Update One UI 8.5 Bikin Layar Galaxy S23 Bergaris, Pengguna Kini Diminta Menahan Diri

Pengguna Samsung Galaxy S23 di India mulai melaporkan kemunculan garis hijau dan merah muda pada layar setelah memasang pembaruan One UI 8.5. Keluhan ini cepat menarik perhatian karena biaya penggantian panel disebut bisa mencapai sekitar INR 19.500 untuk perangkat yang sudah tidak lagi bergaransi.

Laporan tersebut juga memicu peringatan agar pemilik Galaxy S23 menunda pembaruan sistem Android untuk sementara waktu. Imbauan itu muncul di tengah kekhawatiran bahwa masalah layar terjadi tidak lama setelah pembaruan terbaru mulai diterima lebih luas oleh pengguna di India.

Informasi mengenai kasus ini disorot oleh tipster Abhishek Yadav melalui akun X @yabhishekhd. Ia menyebut sejumlah pengguna melaporkan potensi masalah garis hijau atau merah muda pada layar setelah menginstal One UI 8.5.

Masalah yang dibahas bukan berarti terjadi pada seluruh pengguna seri Galaxy S23. Abhishek Yadav juga menegaskan bahwa tidak semua perangkat Galaxy S23 yang menerima pembaruan mengalami gangguan layar tersebut.

Update baru, laporan baru bermunculan

One UI 8.5 sebenarnya telah melalui fase beta selama beberapa waktu sebelum dirilis lebih luas. Pembaruan itu lebih dulu meluncur di Korea Selatan pada Mei 2026, lalu menyusul ke wilayah lain.

Di India, distribusi pembaruan ini berlangsung secara bertahap. Karena itu, tidak semua pengguna menerimanya pada saat yang sama, dan laporan soal garis hijau atau merah muda baru ramai muncul ketika semakin banyak unit mulai mendapat update tersebut.

Pola waktu inilah yang membuat keluhan pengguna menjadi sorotan. Saat pembaruan baru menjangkau lebih banyak perangkat, risiko yang dilaporkan ikut terlihat lebih jelas oleh komunitas pengguna.

Bagi pemilik perangkat yang masa garansinya telah habis, persoalan ini menjadi lebih serius. Sebab, solusi yang disebut paling mungkin adalah penggantian layar, dan ongkosnya tergolong mahal untuk sebuah perbaikan pascapembaruan perangkat lunak.

Biaya perbaikan jadi perhatian utama

Layanan purnajual disebut mematok biaya sekitar INR 19.500 untuk penggantian layar pada sebagian kasus. Angka itu menjadi sorotan karena mayoritas unit Galaxy S23 kini disebut sudah berada di luar masa garansi.

Dengan posisi tersebut, pengguna berisiko menanggung seluruh biaya perbaikan sendiri. Itulah sebabnya isu ini tidak hanya dipandang sebagai gangguan tampilan, tetapi juga potensi beban finansial yang cukup besar bagi pemilik perangkat.

Besarnya biaya itu membuat imbauan untuk menunda update menjadi semakin relevan bagi sebagian pengguna. Selama belum ada kejelasan lebih lanjut, keputusan untuk menahan pembaruan dipandang sebagai langkah pencegahan yang masuk akal.

Namun, situasinya tetap perlu dilihat secara proporsional. Laporan yang beredar menyebut adanya sejumlah kasus, tetapi belum menunjukkan bahwa seluruh lini Galaxy S23 yang menerima One UI 8.5 pasti terdampak.

Mengapa pengguna diminta menunggu

Saran untuk tidak terburu-buru memperbarui sistem datang sebagai langkah kehati-hatian. Fokus utamanya adalah menghindari kemungkinan munculnya masalah layar pada perangkat yang semula tidak mengalami gangguan.

Karena update sistem biasanya dibagikan bertahap, sebagian pengguna masih memiliki waktu untuk menunda pemasangan. Ini memberi ruang bagi pemilik perangkat untuk memantau perkembangan laporan lain sebelum memutuskan menginstal pembaruan.

Kasus seperti ini sensitif karena menyangkut komponen layar, salah satu bagian paling mahal dalam smartphone premium. Jika benar perlu diganti, biaya servis dapat mendekati nilai perbaikan besar yang tidak ringan bagi banyak pengguna.

Di sisi lain, belum ada keterangan bahwa setiap perangkat Galaxy S23 akan menghadapi gejala serupa setelah pembaruan. Karena itu, isu ini saat ini lebih tepat diposisikan sebagai laporan yang sedang berkembang, bukan kepastian merata untuk seluruh pengguna.

Konteks untuk pemilik Galaxy S23 di India

Bagi pengguna Galaxy S23 di India yang belum memasang One UI 8.5, perkembangan ini menjadi informasi penting sebelum menerima notifikasi update. Kehati-hatian menjadi kunci, terutama untuk perangkat yang sudah melewati masa perlindungan garansi.

Bagi mereka yang sudah telanjur memperbarui perangkat, perhatian biasanya tertuju pada kondisi panel setelah update selesai dipasang. Laporan yang muncul menyebut garis hijau atau merah muda terlihat tidak lama setelah pemasangan pembaruan.

Karena pembaruan masih tergolong baru diterima oleh sebagian pengguna India, perkembangan kasus ini kemungkinan masih terus dipantau. Sorotan utama saat ini tetap pada dua hal, yakni dugaan kaitan dengan One UI 8.5 dan mahalnya biaya penggantian layar jika masalah benar terjadi.

Abhishek Yadav sendiri menyarankan pemilik seri Samsung Galaxy S23 untuk menahan pembaruan sistem sampai ada kejelasan lebih lanjut. Saran itu muncul bukan karena semua unit dipastikan bermasalah, melainkan karena risiko perbaikan layar yang dilaporkan bisa menembus lebih dari INR 15.000.

Source: tech.sportskeeda.com

Terkait