Obsbot memperkenalkan webcam baru bernama Meet Flip yang menonjol lewat desain lipat, perekaman 4K, dan bodi sangat ringan untuk kebutuhan kerja jarak jauh maupun penggunaan mobile. Perangkat ini juga membawa sensor Sony berukuran 1/2 inci, autofocus berbasis PDAF, serta sistem audio dual-mic dalam satu paket yang ringkas.
Di tengah kebutuhan rapat video, kelas online, dan pembuatan konten yang makin fleksibel, Meet Flip diposisikan sebagai kamera portabel untuk meja kerja maupun setup bergerak. Harga perkenalannya dipatok 599 yuan, lalu akan dijual dengan harga normal 699 yuan.
Fokus pada portabilitas
Salah satu daya tarik utama Meet Flip ada pada rancangan fisiknya yang bisa dilipat. Obsbot menggunakan bodi resin dengan engsel logam, dengan bobot total hanya 37,7 gram.
Engsel itu memungkinkan kamera berputar hingga 180 derajat. Klip bawaannya juga dirancang untuk monitor dengan ketebalan hingga 20,5 mm, sehingga cocok untuk berbagai jenis layar dan meja kerja.
Fleksibilitas pemasangannya cukup luas untuk ukuran webcam ringkas. Sudut pandang dapat diatur antara 0 hingga 77 derajat, dan perangkat bisa dipasang secara horizontal, vertikal, atau bahkan terbalik sesuai kebutuhan setup.
Desain seperti ini membuat Meet Flip tidak hanya menyasar pengguna desktop biasa. Produk ini juga diarahkan untuk pekerja remote, pengajar, dan pengguna yang memerlukan kamera mudah dibawa untuk panggilan video.
Sensor besar dan video 4K
Di sektor gambar, Obsbot menyematkan sensor stacked CMOS Sony 1/2 inci dengan resolusi 48 megapiksel. Kamera ini mendukung output video hingga 4K pada 30 fps, atau 1080p pada 60 fps.
Lensa yang digunakan memiliki bukaan f/1.8. Bukaan tersebut membantu pemasukan cahaya yang lebih baik, sehingga visibilitas di ruangan yang lebih redup tetap terjaga.
Obsbot menyebut desain sensor stacked ini mendukung pembacaan data yang lebih cepat. Efeknya diarahkan untuk menjaga kualitas gambar sekaligus respons kamera saat dipakai dalam panggilan video atau perekaman.
Webcam ini menawarkan field of view 72 derajat dalam mode 16:9 dan 79,1 derajat dalam rasio 4:3. Panjang fokus ekivalennya disebut setara 25 mm, memberi cakupan yang cukup lebar untuk kebutuhan presentasi maupun meeting personal.
Autofocus cepat dan fitur gambar tambahan
Meet Flip mengandalkan sistem phase-detection autofocus atau PDAF. Menurut Obsbot, sistem ini bisa mengunci subjek dalam 0,3 detik.
Fitur itu penting untuk pengguna yang sering berpindah posisi saat berbicara di depan kamera. Respons fokus yang cepat membantu menjaga wajah tetap tajam tanpa perlu banyak penyesuaian manual.
Perangkat ini juga mendukung pemrosesan HDR. Fungsi tersebut dipakai untuk menyeimbangkan kondisi cahaya yang keras, misalnya saat ada sorot cahaya dari belakang atau pencahayaan ruangan yang tidak merata.
Obsbot turut menyertakan digital zoom hingga 4x. Walau berbasis digital, fitur ini bisa berguna saat pengguna ingin mengambil framing lebih dekat tanpa mengubah posisi fisik webcam.
Fitur pintar untuk panggilan video
Seperti banyak webcam modern, Meet Flip dibekali serangkaian fitur berbasis perangkat lunak. Salah satunya adalah auto framing yang menjaga subjek tetap berada di tengah bingkai saat bergerak.
Kontrol tertentu juga dapat dilakukan tanpa menyentuh perangkat. Pengguna bisa memakai gestur tangan untuk mengatur level zoom atau menyalakan dan mematikan framing.
Perangkat lunak pendampingnya menyediakan fitur yang umum dipakai dalam video call. Daftarnya mencakup virtual background, blur latar belakang, dan filter penampilan.
Obsbot juga menambahkan beberapa alat ekstra yang lebih mengarah ke produktivitas. Di antaranya ada koreksi kontak mata, teleprompter bawaan, dan ringkasan rapat yang dihasilkan AI.
Kombinasi itu menunjukkan Meet Flip tidak hanya mengejar kualitas video mentah. Produk ini juga mencoba menjawab kebutuhan presentasi, rapat, dan komunikasi profesional yang kini makin bergantung pada software.
Audio dual-mic dan kompatibilitas
Untuk suara, Meet Flip memakai konfigurasi dua mikrofon. Satu mikrofon bersifat directional, sementara satu lainnya omnidirectional.
Pengguna dapat memilih empat mode penangkapan audio sesuai lingkungan sekitar. Perangkat lunaknya juga menerapkan noise reduction untuk mengurangi suara latar yang mengganggu.
Di sisi konektivitas, webcam ini memakai USB dan bekerja secara plug-and-play. Obsbot menyatakan Meet Flip kompatibel dengan Windows 10 serta macOS 11 atau versi yang lebih baru.
Peluncuran Meet Flip menambah pilihan di lini webcam Obsbot yang sebelumnya juga dikenal lewat seri Tiny. Namun pada model ini, sorotan utamanya ada pada kombinasi desain foldable, bobot ringan, sensor Sony 1/2 inci, autofocus PDAF, dan perangkat lunak produktivitas yang menyasar kebutuhan kerja video sehari-hari.
Source: www.gizmochina.com






