Honda Vario Gen 3 bergaya Vietnam Style mencuri sorotan di Black Motodify 2026 setelah tampil dengan spek ekstrem dan biaya pembangunan yang disebut mendekati Rp400 juta. Motor milik King Abraham itu bukan hanya menonjol karena tampilan, tetapi juga karena detail pengerjaan yang dibuat sangat serius.
Kehadiran skutik ini langsung menegaskan bahwa kelas modifikasi nasional masih memberi ruang besar bagi konsep yang berani. Di tengah persaingan kontes, Vario 180 cc ini tampil sebagai proyek yang menggabungkan estetika, teknik, dan presisi pengerjaan dalam satu paket.
Bangunannya dikejar detail khas Vietnam
Proyek ini dikerjakan oleh Toms Gank dengan fokus utama pada karakter modifikasi ala Vietnam. Hampir seluruh komponen yang dipasang memakai produk impor, sehingga wujud akhirnya terlihat sangat berbeda dari Vario standar.
Sektor pengereman menggunakan MFZ, sementara bagian suspensi mengandalkan TBT. Sejumlah komponen titanium custom juga ikut dipasang untuk mendukung konsep total yang dibawa motor ini.
Pendekatan tersebut membuat motor tampil sangat padat detail. Setiap elemen dipilih agar selaras dengan identitas Vietnam Style yang menjadi ruh utama bangunan ini.
Mesin ikut naik kelas ke 180 cc
Perubahan besar tidak berhenti di tampilan luar. Mesin motor ini ikut ditingkatkan hingga mencapai 180 cc melalui penggunaan piston 63 mm BRT dan head 4 klep Moto1.
Dukungan ECU remap membuat karakter mesin menjadi lebih agresif daripada versi standar. Kombinasi ini memberi nilai tambah di mata juri karena motor tidak hanya menonjol secara visual, tetapi juga mendapat sentuhan performa yang serius.
Langkah menaikkan kubikasi membuat proyek ini masuk ke level pengerjaan yang lebih kompleks. Modifikasi seperti ini menuntut ketelitian tinggi agar seluruh komponen tetap bekerja selaras.
Bagasi dibuat ulang dari nol
Salah satu bagian paling rumit ada di area bagasi yang dibuat ulang dari nol. Proses itu dilakukan karena pemasangan sejumlah komponen aftermarket membutuhkan penyesuaian khusus pada struktur motor.
Toms Gank menyebut pengerjaan proyek ini melibatkan banyak detail dan menuntut tim bekerja hingga larut malam. Kondisi itu menunjukkan bahwa motor ini bukan sekadar hasil tempel aksesori, melainkan bangunan yang dirancang lewat banyak tahapan teknis.
Kerja panjang tersebut akhirnya terbayar saat motor ini tampil mencolok di kontes. Hasil akhir membuat Vario milik King Abraham tak hanya enak dipandang, tetapi juga matang dari sisi konstruksi.
Membawa pulang gelar prestisius
Perpaduan konsep ekstrem, komponen impor, dan peningkatan mesin membuat motor ini berhasil merebut gelar juara umum kategori Non Professional. Pencapaian itu menempatkan Vario Vietnam Style ini sebagai salah satu unit paling diperhatikan dalam gelaran tersebut.
Sorotan yang didapat motor ini menunjukkan bahwa kontes modifikasi nasional masih sangat menghargai detail dan keberanian konsep. Dalam kasus ini, biaya besar, pengerjaan rumit, dan hasil akhir yang konsisten justru menjadi kunci utama perhatian publik.







