RAM Mahal Membunuh CMF Phone 3 Pro, Nothing Pilih Tunda Daripada Naikkan Harga

Nothing kembali menahan ekspektasi soal lini murah CMF setelah co-founder Akis Evangelidis menyebut CMF tidak akan merilis Phone 3 Pro tahun ini. Alasan utamanya bukan soal strategi pemasaran, melainkan lonjakan harga RAM yang membuat perusahaan sulit menghadirkan penerus yang terasa benar-benar naik kelas tanpa mengorbankan harga.

Pernyataan itu muncul saat banyak konsumen masih menunggu kelanjutan CMF Phone 2 Pro, yang disebut mendapat sambutan baik di kelasnya. Evangelidis menegaskan bahwa tim sebenarnya sudah mengerjakan penerus, tetapi kondisi harga memori saat ini membuat target harga CMF tidak lagi masuk akal untuk sebuah ponsel yang dianggap layak disebut langkah maju yang nyata.

RAM menjadi beban utama

Nothing menempatkan masalah ini langsung pada lonjakan biaya komponen memori. Carl Pei, CEO Nothing, menyebut memori sebagai komponen paling mahal di sebuah smartphone, dan menurut datanya RAM kini menyumbang 50% dari biaya perangkat keras ponsel.

Pei juga mengatakan harga RAM sempat naik dua kali lipat saat Phone 4a meluncur pada Maret, lalu kembali “doubled again since”. Ia menilai kenaikan itu berlangsung lebih cepat dari perkiraan sebelumnya dan bisa mendorong harga ponsel naik lebih tinggi lagi pada tahun depan.

Bagi CMF, situasi ini memukul jantung identitas merek. Lini tersebut selama ini diposisikan sebagai produk budget yang tetap terasa menarik tanpa kompromi besar, sehingga kenaikan biaya yang tajam berisiko memaksa harga jual naik jauh dari level yang diharapkan konsumen.

Keputusan yang disengaja, bukan sekadar menunda

Evangelidis mengatakan perusahaan tidak ingin merilis sesuatu yang tidak mereka banggakan. Dalam penjelasannya, Nothing memilih untuk tidak meluncurkan ponsel baru ketimbang memaksakan produk yang tidak bisa memenuhi standar CMF sebagai merek terjangkau.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan ini berarti tidak akan ada CMF phone baru tahun ini. Dengan kata lain, rumor tentang CMF Phone 3 Pro yang sempat beredar kini praktis dipatahkan oleh pernyataan langsung dari internal perusahaan.

Pernyataan tersebut terasa kontras dengan bocoran yang muncul sebelumnya. Pada akhir bulan lalu, rumor menyebut ada CMF Phone 3 Pro yang tertunda tetapi masih dalam jalur pengembangan, dengan detail yang mengarah pada ponsel murah berbasis Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4, bukan chipset MediaTek Dimensity.

Bocoran itu juga menyebut kemungkinan baterai 5.400mAh atau 5.500mAh dan kamera 50MP. Namun, penjelasan terbaru dari Nothing membuat spekulasi itu kehilangan pijakan, setidaknya untuk peluncuran dalam waktu dekat.

CMF tetap jalan, hanya bukan lewat ponsel

Meski tidak akan ada ponsel baru dari CMF tahun ini, Evangelidis mengatakan merek tersebut masih mengerjakan beberapa produk baru. Nothing tidak merinci produk apa yang dimaksud, tetapi penekanannya jelas: jalur pengembangan CMF tetap aktif, hanya saja bukan di kategori smartphone.

Nada serupa juga terdengar dari lini utama Nothing. Menurut Evangelidis, masih ada lebih banyak hal yang akan datang dari merek utama perusahaan, sejalan dengan sinyal Carl Pei sebelumnya yang bicara soal rencana merebut pengguna iPhone sedikit demi sedikit.

Bagi Nothing, menjaga identitas CMF tampaknya jauh lebih penting daripada mengejar kehadiran cepat di pasar. Dalam kondisi harga RAM yang terus naik, perusahaan memilih menahan diri agar lini budget mereka tidak berubah menjadi produk yang mahal dan kehilangan alasan keberadaannya.

Terkait