Pergerakan dua raksasa ponsel premium kini terlihat makin berbeda di segmen ponsel tipis. Samsung disebut menghentikan lini Galaxy S26 Edge setelah Galaxy S25 Edge dilaporkan mencatat penjualan yang mengecewakan, sementara Apple justru tetap melanjutkan pengembangan iPhone Air 2.
Arah ini menarik karena menunjukkan respons yang kontras terhadap pasar yang sama. Di satu sisi, Samsung dikabarkan tidak hanya membatalkan Galaxy S26 Edge, tetapi juga belum berencana merilis Galaxy S27 Edge, sedangkan Apple menyiapkan model lanjutan untuk peluncuran musim semi 2027.
Menurut laporan baru dari Bloomberg, Apple tengah mengembangkan iPhone Air 2. Model ini disebut berpotensi hadir dengan kamera belakang kedua, chip seri A20, dan daya tahan baterai yang lebih panjang dibanding iPhone Air.
Jika informasi itu akurat, peningkatan kamera akan menjadi salah satu perubahan paling penting. iPhone Air saat ini hanya memiliki satu kamera belakang 48MP, sehingga kehadiran kamera kedua akan mengubah posisi perangkat ini secara signifikan dalam jajaran iPhone.
Berdasarkan pola perangkat Apple sebelumnya, kamera kedua itu disebut bisa berupa kamera ultrawide 48MP. Pendekatan seperti ini disebut mirip dengan konfigurasi yang digunakan pada iPhone 17.
Namun, detail teknis lengkapnya belum dijabarkan. Belum diketahui apakah peningkatan daya tahan baterai akan datang dari kapasitas baterai yang lebih besar, efisiensi chip yang lebih baik, atau gabungan keduanya.
Apple lanjut, Samsung ubah strategi
Keputusan Apple untuk tetap mengembangkan iPhone Air 2 menandakan perusahaan itu masih melihat ruang bagi ponsel tipis di pasar premium. Fokusnya tampak bukan sekadar pada desain ramping, tetapi juga pada perbaikan area yang paling mudah dirasakan pengguna, terutama kamera dan baterai.
Sebaliknya, kubu Samsung tampaknya memilih pendekatan yang lebih hati-hati. Setelah Galaxy S25 Edge dilaporkan tidak memenuhi harapan penjualan, perusahaan disebut mengganti rencana Galaxy S26 Edge dengan Galaxy S26+.
Langkah itu menunjukkan perubahan strategi produk, bukan sekadar penyesuaian nama. Dengan meniadakan model Edge dalam dua generasi berturut-turut menurut laporan yang beredar, Samsung terlihat mengurangi prioritas pada format tersebut.
Perbedaan strategi ini bisa menjadi penanda penting bagi arah pasar ponsel flagship. Saat satu merek mundur dari kategori tertentu, merek lain justru mencoba memperkuatnya lewat pembaruan yang lebih praktis.
Detail yang mulai muncul
Sorotan terbesar pada iPhone Air 2 sejauh ini ada pada sistem kamera belakang ganda. Karena iPhone Air hanya dibekali satu kamera 48MP, penambahan kamera kedua akan memberi fleksibilitas lebih untuk pemotretan, sekaligus menjawab salah satu keterbatasan model saat ini.
Chip seri A20 juga menjadi bagian penting dari bocoran tersebut. Meski belum ada rincian performa, kehadiran chip baru biasanya berkaitan dengan peningkatan efisiensi dan kemampuan pemrosesan yang lebih baik.
Aspek baterai juga patut dicermati karena sering menjadi titik sensitif pada perangkat yang mengejar bodi tipis. Peningkatan masa pakai baterai akan menjadi faktor kunci bila Apple ingin menjaga desain ramping tanpa mengorbankan pengalaman harian.
Untuk saat ini, informasi soal iPhone Air 2 masih berada pada tahap pengembangan awal yang dilaporkan media. Karena itu, spesifikasi akhir dan posisi produknya dalam lini iPhone masih dapat berubah.
Samsung siapkan pengganti arah
Di saat model Edge disebut menghilang dari rencana Samsung, perhatian beralih ke model lain dalam seri Galaxy S berikutnya. Samsung dikabarkan sedang menyiapkan Galaxy S Pro untuk hadir bersama seri Galaxy S27 pada awal tahun depan.
Galaxy S27 Pro dirumorkan membawa layar OLED 6,5 inci 120Hz dengan Privacy Display. Perangkat itu juga disebut akan memakai tiga kamera belakang, termasuk kamera telefoto, prosesor Snapdragon, dan baterai 5.000mAh.
Menariknya, model ini juga dirumorkan tidak membawa S Pen. Jika benar, langkah itu dapat menunjukkan bahwa Samsung ingin membedakan model Pro lewat kombinasi layar, kamera, dan baterai, bukan lewat fitur stylus.
Dengan kata lain, Samsung tampak mengalihkan fokus dari eksperimen desain Edge menuju konfigurasi yang lebih konvensional namun kaya fitur. Sementara itu, Apple masih mendorong gagasan ponsel tipis melalui iPhone Air 2, dengan pembaruan yang diarahkan pada hal-hal yang paling berpengaruh bagi pengguna seperti kamera tambahan dan baterai yang lebih tahan lama.
Source: www.sammobile.com






