Honor X70 Pro Max Resmi, Baterai 8.560 mAh dan 90W Bikin Mid-Range Terasa Tidak Masuk Akal

Author: Qoo Media

Honor kembali menarik perhatian pasar smartphone dengan merilis X70 Pro Max di China. Ponsel kelas menengah ini menonjol bukan karena satu fitur, melainkan paket lengkap yang menggabungkan baterai jumbo, pengisian super cepat, layar sangat terang, dan ketahanan ekstrem.

Kombinasi tersebut membuat perangkat ini terasa mendekati kelas flagship dalam hal daya tahan dan kepraktisan harian. Di tengah persaingan ponsel menengah yang ketat, Honor tampaknya menargetkan pengguna yang ingin perangkat awet dipakai seharian tanpa sering mencari colokan.

Baterai besar yang jadi sorotan utama

Daya tarik terbesar Honor X70 Pro Max ada pada baterai 8.560 mAh. Kapasitas ini jauh di atas rata-rata ponsel Android saat ini yang umumnya berada di kisaran 6.000 hingga 7.000 mAh.

Honor mengeklaim baterai sebesar itu mampu mendukung pemakaian hingga 2–3 hari untuk penggunaan normal. Untuk aktivitas berat seperti gaming intensif atau streaming 4K, perangkat ini tetap dirancang bisa bertahan seharian penuh.

Pengisian dayanya juga dibuat agresif lewat teknologi SuperCharge 90W. Honor menyebut pengisian dari 0% ke 100% bisa selesai dalam sekitar 45 hingga 50 menit.

Layar AMOLED yang terang dan ramah mata

Honor X70 Pro Max membawa layar AMOLED 6,79 inci dengan resolusi 2.640 x 1.200 piksel atau FHD+. Panel ini memakai rasio aspek 20:9 dan mendukung refresh rate adaptif, yang kemungkinan mencapai 120 Hz.

Sorotan lain ada pada kecerahan puncak 6.000 nits. Angka ini membuat layar tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari langsung, sekaligus menempatkannya di jajaran panel yang sangat terang di kelasnya.

Honor juga menambahkan PWM Dimming 3.840 Hz untuk mengurangi kelelahan mata. Fitur perlindungan mata lain seperti saringan cahaya biru bersertifikasi TÜV Rheinland dan mode baca malam juga ikut disediakan.

Performa mid-range dengan memori lega

Di sektor mesin, ponsel ini ditenagai Qualcomm Snapdragon 6 Gen 4 Enhanced Edition. Chipset tersebut memakai CPU octa-core berbasis ARM Cortex-A78 dan A55, serta GPU Adreno generasi baru dengan efisiensi daya yang ditingkatkan.

Honor memadukan chipset itu dengan RAM 8 GB LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1 hingga 512 GB. Kombinasi ini ditujukan untuk multitasking berat, editing foto atau video ringan, serta game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Genshin Impact pada pengaturan medium-high.

Kamera sederhana, fokus pada hasil stabil

Sektor kamera tidak menjadi fokus utama perangkat ini, tetapi Honor tetap membekalinya dengan kamera belakang 50 MP f/1.8 yang dilengkapi Electronic Image Stabilization atau EIS. Di bagian depan, tersedia kamera 8 MP untuk swafoto dan panggilan video.

Honor mengandalkan pemrosesan AI untuk menghasilkan potret dengan bokeh realistis, HDR yang lebih dinamis, dan mode malam dengan noise yang lebih minim. Tidak adanya lensa ultrawide atau telefoto sejalan dengan prioritas Honor pada ketahanan dan baterai.

Ketahanan ekstrem untuk penggunaan berat

Salah satu keunggulan paling unik dari Honor X70 Pro Max adalah sertifikasi ketahanannya. Perangkat ini membawa IP66, IP68, IP69, dan IP69K sekaligus, sesuatu yang jarang ditemui pada ponsel lain.

IP66 membuatnya tahan semburan air deras dari segala arah, sedangkan IP68 memungkinkan perangkat tahan rendaman hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Sertifikasi IP69 dan IP69K menambah kemampuan menghadapi semburan air bertekanan tinggi dan suhu ekstrem.

Dengan kombinasi tersebut, Honor menargetkan pengguna lapangan, petualang, dan mereka yang sering berada di lingkungan kerja berat. Bodi ponsel juga disebut tetap ramping meski membawa baterai besar, dengan desain yang dibuat nyaman digenggam dan tahan benturan ringan.

MagicOS 10.0 dan harga di China

Honor X70 Pro Max menjalankan MagicOS 10.0 berbasis Android 16. Antarmuka ini membawa tampilan minimalis tanpa iklan sistem, integrasi ekosistem Honor, mode hemat daya cerdas berbasis AI, serta privasi data dengan sandbox aplikasi.

Honor juga menjanjikan pembaruan keamanan dan OS selama 3 tahun, dengan patch bulanan. Di pasar China, varian 8 GB/256 GB dijual seharga 1.999 yuan atau sekitar Rp5,2 juta, sementara versi 8 GB/512 GB dibanderol 2.399 yuan atau sekitar Rp6,2 juta.

Perangkat ini belum diumumkan untuk pasar global, termasuk Indonesia. Namun dengan popularitas seri X di Asia Tenggara, kehadiran internasionalnya disebut cukup mungkin dalam beberapa bulan ke depan.

Terbaru