Apple akhirnya bersiap memasuki babak baru di lini laptopnya. Setelah bertahun-tahun menolak layar sentuh di MacBook, perusahaan itu kini dikabarkan menyiapkan MacBook pertama dengan panel sentuh yang akan hadir pada kuartal ketiga 2026.
Perangkat ini disebut MacBook Ultra dan diposisikan sebagai model baru di atas MacBook Pro. Bocoran terbaru dari rantai pasok panel dan analis industri juga memperkuat sinyal bahwa peluncurannya tidak lagi jauh, dengan September 2026 disebut sebagai momen debut yang paling mungkin.
Jadwal rilis bergerak lebih cepat
Sebelumnya, banyak prediksi menyebut MacBook sentuh baru akan meluncur pada awal 2027. Namun, laporan terbaru mengarah ke jadwal yang lebih cepat karena Samsung Display disebut mulai mengirim panel OLED hybrid khusus untuk MacBook Ultra pada Juli 2026.
Setelah itu, fase produksi massal dan finalisasi perangkat diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Jika jadwal ini tepat, Apple berpeluang memperkenalkan perangkat tersebut pada acara Fall Launch yang biasanya digelar pada bulan September.
Desain baru, layar lebih imersif
MacBook Ultra dikabarkan hadir dalam dua ukuran, yakni 14,3 inci dan 16,3 inci. Dua varian ini diperkirakan menjadi penerus langsung MacBook Pro 14 inci dan 16 inci, tetapi dengan pendekatan desain yang jauh lebih agresif.
Apple disebut akan menipiskan bezel di semua sisi untuk meningkatkan rasio layar-ke-bodi. Selain itu, notch yang sejak 2021 dipakai di MacBook Pro kabarnya akan digantikan dengan punch hole yang jauh lebih kecil untuk kamera depan.
OLED hybrid jadi pembeda utama
Perubahan paling besar ada pada panel layar. MacBook Ultra tidak lagi memakai Mini LED, melainkan panel OLED hybrid berbasis oxide TFT dan struktur RGB tandem.
Kombinasi itu dirancang untuk memberi konsumsi daya lebih rendah, warna lebih akurat, dan hitam yang lebih pekat. Teknologi ini juga disebut membantu menjaga kecerahan dan umur pakai panel, dua hal yang penting untuk laptop kelas profesional.
Chip M6 Pro dan M6 Max siap jadi tenaga utama
Di sisi performa, MacBook Ultra diperkirakan membawa chipset M6 Pro dan M6 Max. Keduanya dibangun dengan proses fabrikasi 2 nanometer dari TSMC, yang diklaim memberi peningkatan performa 20–30 persen serta efisiensi daya 25 persen lebih baik dibanding M4 dan M5.
Walau bodinya disebut lebih tipis dan ringan, Apple tetap dikabarkan menyiapkan sistem pendingin aktif. Komponennya mencakup heatpipe ganda dan kipas desain baru untuk menjaga stabilitas saat dipakai mengolah rendering video 8K atau simulasi AI.
Apple mulai melunak soal layar sentuh
Selama ini, Apple dikenal konsisten menolak layar sentuh di MacBook. Filosofi itu kini tampaknya berubah karena ekosistem iPadOS dan macOS makin dekat, termasuk lewat fitur seperti Universal Control.
Kebutuhan pengguna profesional juga ikut mendorong perubahan ini. Desainer, arsitek, dan seniman digital membutuhkan input langsung di layar, sementara kompetitor seperti Microsoft, Dell, dan Lenovo sudah lama menawarkan laptop premium dengan layar sentuh.
Sudah diuji sejak 2024
Mark Gurman dari Bloomberg pada April 2026 menyebut Apple telah menguji prototipe MacBook sentuh sejak 2024. Ia juga melaporkan bahwa respons internal terbilang positif, terutama dari tim yang mengembangkan aplikasi kreatif seperti Final Cut Pro dan Logic Pro.
Posisi produk ini juga jelas: MacBook Ultra bukan pengganti MacBook Pro, melainkan kelas di atasnya. Strategi itu mirip pendekatan Apple pada iPhone Pro Max dan Apple Watch Ultra, dengan target utama profesional kreatif, developer AI, insinyur, dan content creator kelas atas.
Harga dan fitur yang dibidik
MacBook Ultra diprediksi dibanderol mulai dari $2.999 atau sekitar Rp45 juta. Dengan harga tersebut, Apple menyiapkan fitur yang lebih tinggi dari lini Pro, termasuk layar sentuh, panel OLED, chip M6 Max, port Thunderbolt 5, serta dukungan eksternal hingga 4 monitor.
Bila seluruh bocoran ini tepat, September 2026 akan menjadi titik penting bagi MacBook. Untuk pertama kalinya, Apple tampaknya benar-benar siap menghadirkan laptop profesional yang bisa disentuh langsung di layar.







