Smartwatch kini tidak lagi dipilih semata karena fitur kebugaran. Banyak pengguna juga mempertimbangkan desain yang tetap cocok dipakai saat olahraga, bekerja, hingga nongkrong dengan gaya kasual atau lebih rapi.
Di tengah banyaknya pilihan, ada empat model yang menonjol karena memadukan tampilan stylish dengan fungsi yang relevan untuk aktivitas harian. Rentang harganya juga lebar, mulai Rp659 ribu hingga Rp4 jutaan, sehingga memberi opsi untuk kebutuhan dan anggaran yang berbeda.
Kebutuhan itu terlihat jelas dari tren penggunaan smartwatch saat ini. Perangkat di pergelangan tangan bukan hanya alat pelacak aktivitas, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang harus enak dilihat dan nyaman dipakai sepanjang hari.
Karena itu, faktor seperti material bodi, bentuk layar, bobot, pilihan strap, hingga kemampuan pemantauan kesehatan menjadi pertimbangan penting. Daya tahan baterai dan fitur olahraga juga ikut menentukan apakah sebuah smartwatch benar-benar serbaguna atau hanya unggul di satu sisi.
Pilihan premium untuk pengguna aktif
Huawei Watch GT 6 Pro menempati posisi paling premium dalam daftar ini dengan harga mulai Rp4 jutaan. Model ini ditujukan untuk pengguna yang ingin tampilan mewah, tetapi tetap membutuhkan daya tahan tinggi untuk aktivitas luar ruang dan olahraga berat.
Jam ini menggunakan bodi titanium kelas penerbangan dan kaca safir. Desainnya dibuat menyerupai jam tangan mekanik kelas atas, dengan layar AMOLED 1,47 inci yang tingkat kecerahannya disebut mencapai 3.000 nits.
Untuk penggunaan harian, daya tahan baterainya menjadi salah satu nilai jual utama. Varian 46 mm diklaim mampu bertahan hingga 21 hari pemakaian.
Di sisi olahraga, Huawei menyertakan Sunflower Positioning System untuk akurasi GPS yang lebih baik. Ada juga Virtual Power Meter yang bisa membantu pesepeda memantau performa.
Fitur kesehatannya tergolong lengkap. Watch GT 6 Pro mendukung pembacaan EKG, deteksi aritmia, dan pemantauan kualitas tidur yang rinci.
Ketahanannya juga menjadi pembeda penting. Perangkat ini tahan air hingga kedalaman 40 meter, sehingga bisa dipakai untuk free diving.
Desain tipis untuk olahraga dan gaya kasual
Bagi pengguna yang menyukai bentuk layar kotak, Huawei Watch Fit 4 menawarkan pendekatan yang berbeda. Harga smartwatch ini mulai Rp2 jutaan dengan fokus pada desain minimalis, tipis, dan ringan.
Karakter tersebut membuat Watch Fit 4 lebih ramah dipakai bergerak aktif. Perangkat ini disebut tidak mengganggu pergerakan saat lari maraton, tetapi tetap terlihat modis saat dipadukan dengan outfit kasual.
Huawei membekalinya dengan layar AMOLED besar dan bodi ultra-thin. Pilihan warna strap yang cerah dan modern juga memperkuat kesan muda dan fleksibel untuk berbagai suasana.
Dalam sekali pengisian daya, baterainya diklaim bertahan sekitar 10 hingga 14 hari. Angka ini cukup menarik untuk pengguna yang tidak ingin terlalu sering mengisi ulang.
Untuk fitur olahraga, Watch Fit 4 mendukung lebih dari 100 mode. Huawei juga menambahkan animasi panduan gerakan langsung di layar.
Pemantauan kesehatan tetap menjadi bagian penting. Jam ini mendukung pemantauan detak jantung, SpO2, pelacakan siklus tidur, dan stres sepanjang hari.
Selain itu, ada dukungan notifikasi pintar dan kontrol musik dari pergelangan tangan. Fitur ini membuatnya tetap praktis saat dipakai berolahraga maupun saat santai.
Mudah diubah dari sporty ke elegan
Xiaomi Watch S5 hadir sebagai opsi bagi pengguna yang ingin smartwatch dengan karakter lebih fleksibel. Harga perangkat ini mulai Rp2,6 juta.
Salah satu fitur paling menonjol adalah bezel yang bisa dilepas-pasang. Pendekatan ini membuat tampilan jam bisa diubah dengan cepat, dari kesan sporty di pagi hari menjadi lebih elegan saat hang out di malam hari.
Xiaomi memakai layar bundar AMOLED 1,43 inci pada Watch S5. Perangkat ini juga mendukung interchangeable bezel dan strap dengan beragam material.
Baterainya diklaim mampu bertahan hingga 15 hari untuk penggunaan standar. Hal itu membuat Watch S5 masih kompetitif untuk pemakaian rutin tanpa isi daya terlalu sering.
Untuk olahraga, smartwatch ini mendukung lebih dari 150 mode. Xiaomi juga menyematkan GPS dual-band untuk pelacakan rute yang lebih presisi.
Di sektor kesehatan, Watch S5 membawa sensor pemantauan kesehatan 12-saluran. Sensor ini ditujukan untuk pembacaan detak jantung dan saturasi oksigen yang lebih akurat.
Watch S5 juga berjalan di HyperOS. Sistem ini memungkinkan integrasi yang lebih lancar dengan smartphone serta perangkat rumah pintar lain dalam ekosistem Xiaomi.
Pilihan murah untuk fungsi dasar yang lengkap
Jika anggaran menjadi pertimbangan utama, Aolon Mars R4 bisa masuk daftar pendek. Harganya mulai Rp659 ribu, jauh di bawah tiga model lain, tetapi tetap membawa fitur yang cukup beragam.
Jam ini mengusung tampilan bundar yang simpel. Layarnya menggunakan panel sentuh HD yang disebut jernih dan responsif.
Salah satu fitur yang langsung terasa berguna adalah Bluetooth Calling. Pengguna bisa menerima atau melakukan panggilan langsung dari jam tangan.
Untuk aktivitas olahraga, Aolon Mars R4 mendukung mode dasar seperti lari, jalan kaki, dan bersepeda. Fitur penghitung kalori dan langkah juga tersedia untuk pemantauan aktivitas harian.
Di sisi kesehatan, perangkat ini menyediakan cek detak jantung, tekanan darah, dan pemantauan tidur harian. Ketahanan terhadap air juga sudah ada melalui sertifikasi IP67 atau IP68, sehingga aman dari keringat dan percikan hujan.
Empat smartwatch ini menunjukkan bahwa desain stylish tidak harus mengorbankan fungsi olahraga. Pilihan akhirnya bergantung pada prioritas pengguna, apakah lebih mementingkan material premium, desain tipis, tampilan yang mudah diubah, atau harga yang lebih terjangkau.
