POCO kembali menaruh perhatian besar pada pasar Indonesia lewat kehadiran POCO X8 Pro Yellow. Varian warna ini bukan sekadar opsi baru, melainkan upaya mempertegas identitas POCO yang selama ini lekat dengan warna kuning, performa tinggi, dan gaya yang lebih ekspresif.
Bagi banyak penggemar POCO, kabar ini juga memunculkan harapan lama: semoga varian spesial ini tidak sesulit seri lain saat diburu di pasaran. Apalagi POCO mengarahkan perangkat ini sebagai senjata untuk gamer dan anak muda yang ingin ponsel kencang sekaligus tampil beda.
Desain kuning khas dengan pendekatan yang lebih agresif
POCO X8 Pro Yellow membawa konsep Racetrack Aesthetics pada sisi belakangnya. Corak garis balap dibuat dinamis dan dipadukan dengan Dynamic RGB Light yang dapat dikustomisasi secara interaktif oleh pengguna.
Identitas warna kuning juga ditekankan oleh POCO sebagai bagian dari DNA merek. PR Manager POCO Indonesia, Novita Krisutami, menyebut warna tersebut sebagai simbol dorongan untuk mendobrak batasan inovasi.
Di sisi konstruksi, perangkat ini memakai rangka berbasis metal dan kaca pelindung Corning Gorilla Glass 7i. POCO juga membekalinya dengan empat sertifikasi ketahanan sekaligus, yaitu IP66, IP68, IP69, dan IP69K.
Kombinasi itu membuat perangkat diklaim tahan terhadap debu, rendaman air, hingga semprotan air bertekanan dan bersuhu tinggi. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa POCO tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga daya tahan untuk pemakaian harian yang lebih ekstrem.
Performa kelas berat untuk gim dan multitasking
Sektor performa menjadi fokus utama POCO X8 Pro Yellow. Ponsel ini memakai chipset MediaTek Dimensity 8500-Ultra dengan fabrikasi 4 nanometer.
POCO mengklaim perangkat ini mampu meraih skor AnTuTu hingga 2,2 juta poin. Perusahaan juga menyebut performa GPU meningkat 25 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Untuk menjaga stabilitas saat bermain gim, POCO menyiapkan sistem pendingin POCO 3D Dual-layer IceLoop dengan luas penampang 5.300mm². Perangkat ini juga dibekali WildBoost Optimization, RAM LPDDR5X, dan penyimpanan UFS 4.1.
Kombinasi tersebut ditujukan agar FPS tetap stabil dan potensi throttling akibat panas bisa ditekan. Dengan susunan ini, POCO jelas menempatkan seri Yellow sebagai perangkat yang siap dipacu dalam sesi bermain gim berat.
Layar terang dan baterai besar dalam bodi ringkas
Di bagian depan, POCO X8 Pro Yellow memakai layar AMOLED 1.5K. Panel ini memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits agar tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari langsung.
Untuk menopang kebutuhan daya, POCO menanamkan baterai Silikon-Karbon berkapasitas 6.500 mAh. Teknologi ini membuat baterai besar bisa tetap dimasukkan ke bodi yang ringkas dan ergonomis.
Pengisian dayanya mengandalkan 100W HyperCharge yang diklaim mampu mengisi dari 1 persen ke 100 persen dalam 48 menit. Ada juga fitur wired reverse charging 27W yang membuat ponsel ini bisa berfungsi seperti power bank portabel.
Kamera, AI, dan komunikasi tanpa sinyal
Di sektor kamera, perangkat ini membawa sensor utama 50MP Sony IMX882 dengan OIS. Fitur ini membantu meredam guncangan saat merekam video dan membuat hasil tangkapan lebih stabil.
POCO X8 Pro Yellow berjalan di atas Xiaomi HyperOS 3. Sistem ini terhubung dengan ekosistem kecerdasan buatan HyperAI dan Google Gemini untuk mendukung produktivitas harian.
Salah satu fitur yang menonjol adalah Xiaomi Offline Communication. Fitur ini memungkinkan panggilan suara ke perangkat yang kompatibel hingga radius 1 kilometer tanpa pulsa, kuota internet, atau sinyal seluler konvensional.
Kemampuan itu bisa berguna dalam kondisi darurat atau ketika pengguna berada di area blank spot. Fitur semacam ini memberi nilai tambah di luar kebutuhan standar sebuah ponsel gaming.
Ketersediaan di Indonesia
POCO X8 Pro Yellow dijadwalkan mulai tersedia untuk konsumen Tanah Air pada 25 Juni 2026. Penjualannya akan dibuka melalui Mi.com dan POCO Official Store di berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, dan Akulaku.
Kehadiran jalur penjualan yang luas memberi sinyal positif bagi calon pembeli. Harapannya, varian Yellow ini bisa lebih mudah didapat dibanding beberapa seri lain yang kerap cepat habis saat diminati pasar.
