Steam Machine Tembus Rp 18,7 Juta, Lebih Mahal dari PS5 dan Harus Rebutan Stok

Valve akhirnya mengumumkan harga Steam Machine, perangkat gaming mini berbasis SteamOS yang sebelumnya diperkenalkan pada November 2025. Kabar ini langsung menarik perhatian karena harga termurahnya dipatok 1.049 dollar AS, lebih tinggi dari PlayStation 5 Pro 2 TB yang dijual 899 dollar AS.

Bukan hanya mahal, ketersediaan Steam Machine juga dibatasi sejak awal. Valve membuka pembelian lewat sistem reservasi dan undian, bukan penjualan bebas, dengan alasan pasokan perangkat masih terbatas.

Harga Steam Machine juga melampaui Xbox Series X varian 2 TB Galaxy Special Edition yang dibanderol 799 dollar AS. Posisi harga ini membuat perangkat Valve masuk ke wilayah yang lebih dekat ke PC gaming ringkas ketimbang konsol arus utama.

Valve menjelaskan banderol tersebut dipengaruhi kenaikan biaya komponen dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan menyoroti memori RAM dan media penyimpanan sebagai dua faktor utama yang membuat target harga murah awal tidak bisa tercapai.

Dalam pengumuman resminya, Valve menyebut pada 2023 sempat memperkirakan harga komponen akan turun seiring waktu. Namun kondisi yang terjadi justru sebaliknya, dan harga manufaktur naik dalam enam bulan terakhir.

Harga dan varian

Steam Machine hadir dalam empat varian yang dibedakan oleh kapasitas penyimpanan dan bundel aksesori. Dua model dijual tanpa controller, sementara dua model lain disertai Steam Controller.

VarianHarga
Steam Machine 512 GB1.049 dollar AS
Steam Machine 512 GB + Steam Controller1.128 dollar AS
Steam Machine 2 TB1.349 dollar AS
Steam Machine 2 TB + Steam Controller1.428 dollar AS

Khusus model 2 TB, pembeli juga mendapat dua faceplate tambahan. Opsi tambahannya berupa cover warna merah berbahan kain dan motif kayu walnut.

Skema distribusi yang terbatas membuat minat pasar kemungkinan akan terkonsentrasi pada gelombang awal reservasi. Valve juga mencoba menekan praktik calo dan bot lewat mekanisme pemesanan yang lebih ketat.

Program reservasi dibuka hingga 25 Juni 2026. Pengguna yang terpilih lewat sistem undian akan mendapat kesempatan membeli perangkat mulai 29 Juni 2026, sedangkan peserta lain akan masuk daftar tunggu.

Ada sejumlah syarat untuk mengikuti reservasi tersebut. Pengguna harus memiliki akun Steam yang aktif, pernah bertransaksi sebelum 27 April 2026, dan hanya boleh mendaftar satu kali untuk satu alamat rumah.

Pasar yang disasar masih terbatas

Steam Machine belum dipasarkan resmi di Indonesia. Untuk saat ini, Valve hanya membuka reservasi di Amerika Utara, Inggris, Uni Eropa, dan Australia.

Sementara itu, distribusi di Jepang, Taiwan, dan Hong Kong ditangani distributor regional Komodo. Langkah ini menunjukkan peluncuran Steam Machine masih berlangsung secara bertahap dan belum menjadi produk global penuh.

Dari sisi konsep, Valve menegaskan Steam Machine bukan konsol game seperti PlayStation atau Xbox. Perangkat ini diposisikan sebagai komputer gaming mini yang membawa pengalaman bermain game PC ke ruang keluarga dalam bentuk lebih ringkas.

Desainnya berbentuk kubus dan menjalankan SteamOS 3 berbasis Linux. Pendekatan ini membuat Steam Machine berada di tengah antara ekosistem PC dan kenyamanan penggunaan ala konsol.

Spesifikasi inti Steam Machine

Valve membekali Steam Machine dengan chip AMD kustom. Komponennya terdiri dari CPU Zen 4 enam inti dengan kecepatan hingga 4,8 GHz dan GPU RDNA 3 dengan 28 Compute Unit.

Perangkat ini juga membawa RAM DDR5 16 GB dan VRAM GDDR6 8 GB. Opsi penyimpanannya tersedia dalam SSD NVMe 512 GB atau 2 TB, sesuai varian yang dipilih pembeli.

Untuk konektivitas, Steam Machine mendukung WiFi 6E, Bluetooth 5.3, dan Ethernet Gigabit. Di sisi port, tersedia DisplayPort 1.4, HDMI 2.0, USB-C, serta empat port USB-A.

Valve sebelumnya mengklaim performa Steam Machine sekitar enam kali lebih tinggi dibandingkan Steam Deck. Perusahaan juga menyebut perangkat ini sanggup menjalankan game modern pada resolusi tinggi dengan dukungan teknologi FidelityFX Super Resolution milik AMD.

Dengan kombinasi harga premium, stok terbatas, dan posisi produk yang bukan murni konsol, Steam Machine masuk pasar dengan strategi yang cukup berbeda. Fokus Valve kini bukan hanya menjual perangkat baru, tetapi juga mengatur distribusi awal agar penjualan tidak dikuasai bot dan calo.

Source: tekno.kompas.com

Terkait