Apple mulai memberi sinyal bahwa harga iPhone bisa ikut naik di tengah lonjakan biaya chip memori dan penyimpanan. Tim Cook mengakui tekanan biaya itu sudah terlalu besar untuk diserap sepenuhnya oleh perusahaan, sehingga sebagian beban berpotensi diteruskan ke konsumen.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena Apple selama ini dikenal menjaga harga produknya tetap stabil sejauh mungkin. Namun, Cook menyebut kondisi pasar saat ini sudah tidak berkelanjutan, terutama ketika pasokan chip memori tidak mampu mengejar permintaan yang terus meningkat.
Lonjakan biaya chip memori menekan Apple
Cook menjelaskan bahwa produsen memori meneruskan kenaikan harga yang sangat besar kepada perusahaan teknologi, termasuk Apple. Ia juga menyebut pasokan yang makin sedikit terjadi saat konsumen tetap menginginkan perangkat baru dalam jumlah besar.
Dalam kondisi seperti itu, Apple membutuhkan harga dan pasokan memori yang kembali ke tingkat lebih wajar agar perangkat konsumen tidak semakin mahal. Cook bahkan mengatakan kenaikan harga sayangnya tidak dapat dihindari.
Tekanan ini tidak datang dari satu faktor saja. Permintaan chip memori yang sangat besar dari perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan membuat pasokan global semakin ketat.
Produsen seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron memang menambah kapasitas produksi. Tetapi sebagian besar tambahan produksi itu diprioritaskan untuk server AI, bukan untuk kebutuhan perangkat konsumen.
Apple sendiri ikut membutuhkan memori dalam jumlah lebih besar untuk mendukung fitur-fitur AI generasi baru pada produknya. Cook menggambarkan situasi tersebut sebagai kondisi yang sangat langka.
“Saya belum pernah melihat kondisi seperti ini di bidang apa pun selama lebih dari 40 tahun,” kata Cook kepada The Wall Street Journal. Pernyataan itu memperlihatkan seberapa serius tekanan biaya yang sedang dihadapi Apple.
iPhone 18 masuk daftar yang paling berisiko terdampak
Apple belum mengumumkan produk mana yang akan mengalami penyesuaian harga maupun kapan kebijakan itu diterapkan. Meski begitu, lini iPhone 18 yang dijadwalkan meluncur pada September mendatang dipandang sebagai salah satu kandidat paling mungkin terkena dampaknya.
The Wall Street Journal melaporkan Apple kemungkinan perlu menaikkan harga perangkatnya secara signifikan untuk mempertahankan margin keuntungan di tengah mahalnya chip memori dan SSD. Bagi Apple, menjaga profitabilitas di tengah komponen yang semakin mahal menjadi tantangan yang tidak mudah.
Firma riset TechInsights memperkirakan iPhone 18 Pro perlu dibanderol sekitar 270 dolar Amerika Serikat lebih mahal dibanding pendahulunya jika Apple ingin menjaga tingkat profitabilitas yang sama. Jika mengacu pada kurs sekitar Rp17.823 per dolar Amerika Serikat, angka itu setara sekitar Rp4,8 juta.
Meski begitu, estimasi tersebut belum mencerminkan keputusan resmi Apple. Artinya, skenario kenaikan harga masih berada pada level proyeksi analis, bukan pengumuman final perusahaan.
Tekanan harga meluas ke industri teknologi
Gejolak biaya komponen tidak hanya dirasakan Apple. BBC melaporkan harga RAM yang biasanya menjadi salah satu komponen komputer paling murah telah naik lebih dari dua kali lipat sejak Oktober 2025.
Selain ledakan permintaan AI, gangguan rantai pasok global juga memperparah situasi. Kombinasi dua tekanan itu membuat biaya produksi perangkat elektronik naik di banyak lini.
Sejumlah perusahaan besar sudah mulai menyesuaikan harga produknya. Samsung sebelumnya memperingatkan bahwa kelangkaan chip memori dapat membuat perangkat elektronik semakin mahal.
Pada April lalu, Sony menaikkan harga konsol PlayStation 5 sebesar 90 pound sterling di Inggris dan 100 dolar di Amerika Serikat. Nintendo juga mengumumkan kenaikan harga Switch 2 yang mulai berlaku pada September karena perubahan kondisi pasar dan meningkatnya biaya produksi.
Omdia bahkan memperkirakan harga jual rata-rata smartphone global akan naik sekitar 20 persen dan mencapai rekor tertinggi baru tahun ini. Jika pasokan chip memori belum kembali normal, tekanan harga seperti ini berpotensi terus menjalar ke lebih banyak perangkat teknologi.
