Xiaomi 17T dan 17T Pro Unjuk Gigi, Kamera Leica Bawa Zoom AI 120X yang Mengejutkan

Xiaomi kembali menekan pasar smartphone fotografi lewat Xiaomi 17T dan 17T Pro. Dua model ini mengandalkan kamera Leica dan AI Super Zoom hingga 120X untuk menarik pengguna yang membutuhkan fleksibilitas tinggi saat memotret.

Daya tarik utamanya bukan hanya angka zoom besar, tetapi juga pendekatan pemrosesan gambar yang lebih serius. Xiaomi menempatkan seri 17T sebagai perangkat yang ditujukan untuk foto, video, dan kebutuhan konten yang lebih beragam.

Potret jadi fokus utama

Pada Xiaomi 17T, kamera utama Leica Light Fusion 800 50MP dipasangkan dengan kamera telefoto periskop 50MP berpanjang fokus 115mm. Kombinasi ini dirancang untuk menghasilkan potret dengan pemisahan subjek yang natural, detail wajah yang tajam, dan warna kulit yang tetap seimbang di berbagai kondisi cahaya.

Xiaomi 17T Pro membawa sensor Leica Light Fusion 950 50MP yang diklaim lebih baik dalam menangkap cahaya. Dukungan rentang panjang fokus Leica dari 23mm hingga 115mm membuatnya lebih fleksibel untuk close-up hingga potret dengan efek bokeh yang lebih artistik.

Zoom 120X jadi sorotan

Kedua perangkat sama-sama memakai kamera telefoto periskop Leica 50MP dengan dukungan AI Super Zoom hingga 120X. Di penggunaan harian, zoom optik dan hybrid pada level yang lebih realistis disebut sebagai kekuatan utamanya.

Foto jarak jauh tetap diupayakan menjaga detail agar cocok untuk objek, bangunan, atau pemandangan yang sulit didekati. Saat pembesaran ekstrem, kecerdasan buatan membantu mempertahankan detail, meski hasil akhirnya tetap sangat dipengaruhi pencahayaan dan kestabilan tangan.

Kinerja untuk lanskap dan arsitektur

Untuk foto lanskap, Xiaomi 17T dibekali kamera utama Leica Light Fusion 800 50MP dengan aperture f/1.7. Hasilnya disebut mampu menampilkan detail tinggi, warna yang seimbang, dan langit yang terlihat natural.

Ketajaman foto juga masih terjaga saat gambar diperbesar atau dipotong untuk kebutuhan media sosial dan dokumentasi. Pada Xiaomi 17T Pro, sensor Light Fusion 950 50MP dan aperture f/1.67 memberi keuntungan tambahan berupa gambar yang lebih bersih dan rentang dinamis yang lebih luas.

Lebih kuat saat malam

Fotografi malam menjadi area penting lain di seri ini. Pada Xiaomi 17T, sensor Light Fusion 800 disebut mampu menangkap cahaya dengan cukup baik saat kondisi minim cahaya.

Foto malam yang dihasilkan tetap terang dengan ketajaman memadai, sementara lampu jalan dan papan reklame dikendalikan cukup baik agar tidak mudah overexposure. Xiaomi 17T Pro menawarkan hasil yang lebih bersih, warna lebih stabil, dan detail area bayangan yang tetap terjaga berkat sensor Light Fusion 950 dan aperture yang lebih besar.

Lebih serius untuk video

Xiaomi 17T Pro juga disiapkan untuk pengguna yang lebih serius membuat konten video. Perangkat ini mendukung perekaman hingga 4K 60fps, yang memberi ruang lebih luas untuk kebutuhan media sosial maupun produksi video yang lebih profesional.

Paduan kamera Leica, AI Super Zoom 120X, dan pemrosesan gambar yang diperbarui membuat seri Xiaomi 17T tampil sebagai salah satu upaya paling ambisius Xiaomi di segmen smartphone fotografi premium. Untuk pengguna yang memprioritaskan kamera di atas banyak hal lain, dua model ini menawarkan paket yang berbeda, dengan 17T sebagai opsi lengkap dan 17T Pro sebagai versi yang lebih matang untuk foto dan video.

Terkait