Yamaha 135LC model 2026 resmi meluncur di Malaysia dengan harga yang membuat nama Jupiter MX 135 kembali ramai dibicarakan. Varian termahalnya, 20th Anniversary Limited Edition, dipasarkan 8.798 ringgit atau sekitar Rp38 jutaan, lebih tinggi dari harga saat model ini masih dijual di Indonesia.
Di pasar Malaysia, versi standar Yamaha 135LC 2026 dijual 8.298 ringgit atau sekitar Rp36 jutaan. Selisih harga itu langsung menegaskan bahwa motor bebek sport legendaris ini kini masuk kategori premium di Negeri Jiran.
Penerus Jupiter MX 135 yang masih punya basis kuat
Yamaha 135LC adalah penerus Jupiter MX 135 yang lama dikenal di Indonesia. Meski sudah tidak dijual lagi di Tanah Air, nama Jupiter MX masih punya tempat tersendiri di kalangan pecinta motor bebek sport.
Popularitas 135LC tidak datang dari nama besar saja. Model ini dikenal sebagai motor kapcai sport yang menggabungkan performa tinggi, bobot ringan, dan desain agresif.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2006, Yamaha terus memberi pembaruan pada 135LC. Langkah itu membuat model ini tetap relevan dan terus diminati sampai sekarang.
Harga tinggi, tetapi pasar tetap ada
Banderol baru Yamaha 135LC 2026 menunjukkan posisinya sebagai salah satu motor bebek premium yang masih punya penggemar loyal. Di Malaysia, segmen ini tampaknya masih hidup berkat kombinasi nilai historis, karakter sport, dan pembaruan produk yang konsisten.
Kehadiran edisi spesial 20th Anniversary Limited Edition juga memperkuat kesan itu. Yamaha memberi sentuhan perayaan pada model ini, sekaligus menjaga daya tariknya di tengah pasar yang masih menerima motor bebek sport.
Apa yang membuatnya tetap menarik
Yamaha 135LC 2026 hadir dengan pembaruan warna dan tetap mempertahankan performa yang selama ini menjadi identitasnya. Kombinasi tersebut membuat model ini tidak sekadar mengandalkan nostalgia, tetapi juga tetap relevan untuk pengguna yang mencari motor harian dengan karakter sporty.
Di Asia Tenggara, nama Jupiter MX dan 135LC memang masih punya nilai emosional yang kuat. Karena itu, kemunculan harga baru yang menembus Rp38 juta bukan hanya soal angka, tetapi juga soal bagaimana sebuah model lama bisa bertahan sebagai produk bernilai tinggi di pasar tertentu.
Status itu juga menunjukkan bahwa motor bebek sport belum sepenuhnya kehilangan tempat di tengah persaingan kendaraan roda dua modern. Selama masih ada basis penggemar yang kuat, Yamaha 135LC tampaknya akan terus dipertahankan sebagai salah satu model legendaris di kawasan ini.







