Pengguna Galaxy Z Fold 5 dan Galaxy Z Fold 6 yang masih ingin memakai S Pen kini menghadapi masalah baru: aksesori itu makin sulit ditemukan. Di pasar utama seperti Amerika Serikat, Samsung bahkan tidak lagi menampilkan S Pen Fold Edition atau stylus Fold kompatibel lain di toko resminya.
Situasi ini membuat pemilik Fold generasi lama berada dalam posisi serba tanggung. Ponselnya masih dijual, termasuk dalam program Re-Newed, tetapi aksesori penting untuk fitur pena digital justru nyaris lenyap dari etalase resmi.
Aksesori khusus untuk Fold makin langka
Berbeda dari lini Galaxy lain, perangkat Galaxy Z Fold membutuhkan S Pen khusus. Samsung merancang stylus ini dengan ujung yang lebih lembut dan frekuensi digitizer yang berbeda agar aman dan kompatibel dengan layar lipat.
Karena itu, pengguna tidak bisa begitu saja mengganti stylus dengan S Pen biasa. Ketika stok aksesori khusus Fold menipis, pilihan pengguna ikut menyusut dengan cepat.
Saat ini, di Samsung USA, jejak hubungan antara Galaxy Z Fold dan S Pen hampir benar-benar hilang. Satu-satunya sisa yang masih terlihat hanyalah listing casing S Pen untuk Galaxy Z Fold 5, tetapi statusnya sudah habis stok dan kecil peluangnya untuk kembali tersedia.
Kondisi ini terasa janggal karena perangkatnya sendiri masih bisa dibeli. Konsumen yang membeli Galaxy Z Fold 5 atau Fold 6 versi Re-Newed dari Samsung USA sekarang pada dasarnya hanya mendapatkan ponsel tanpa opsi aksesori pena yang dulu menjadi nilai tambah.
Dari fitur unggulan menjadi nyaris ditinggalkan
S Pen dan Galaxy Z Fold sempat terlihat sebagai pasangan ideal. Namun pada tahun-tahun awal sejak Fold generasi pertama meluncur, Samsung belum berhasil menyatukan keduanya secara penuh.
Perubahan penting baru datang saat Galaxy Z Fold 3 menjadi Fold pertama yang mendukung S Pen. Itu menjadi langkah besar karena akhirnya perangkat lipat Samsung bisa dipakai untuk menulis, menggambar, dan navigasi presisi dengan stylus.
Meski begitu, integrasi tersebut tidak pernah benar-benar terasa utuh. S Pen tidak pernah sepenuhnya menyatu dengan pengalaman Fold, dan pada akhirnya dukungan itu kini praktis menghilang dari arah pengembangan terbaru.
Galaxy Z Fold 7 menjadi titik balik paling jelas. Model itu menghapus dukungan S Pen sepenuhnya dan menandai identitas baru untuk ponsel lipat flagship Samsung.
Dengan keputusan itu, keberadaan S Pen di keluarga Fold berubah dari fitur tambahan menjadi elemen yang semakin ditinggalkan. Hilangnya stok aksesori resmi di pasar besar memperkuat kesan bahwa era Fold dengan stylus memang sedang ditutup.
Pengguna lama kini punya opsi yang sangat terbatas
Bagi pengguna yang masih mengandalkan stylus untuk produktivitas, catatan cepat, atau anotasi dokumen, kondisi ini bisa menjadi masalah nyata. Tanpa pasokan resmi yang mudah diakses, mencari pengganti S Pen untuk Fold lama menjadi semakin sulit.
Masalahnya bukan hanya soal kenyamanan belanja. Karena Fold membutuhkan stylus dengan karakteristik khusus, kelangkaan stok berarti pengguna tidak punya banyak alternatif yang setara.
Situasi ini juga memunculkan pertanyaan tentang dukungan jangka panjang terhadap ekosistem aksesori. Ketika perangkat masih beredar tetapi aksesori resminya nyaris hilang, pengalaman penggunaan untuk sebagian pemilik menjadi tidak lagi lengkap.
Di sisi lain, arah pasar tampaknya tidak menunjukkan penolakan besar terhadap hilangnya S Pen. Penjualan awal Galaxy Z Fold 7 disebut menunjukkan bahwa kebanyakan pembeli tidak terlalu meratapi absennya stylus tersebut.
Samsung bergerak ke arah baru
Samsung kini disebut sedang bersiap untuk Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra. Keduanya diperkirakan diperkenalkan dalam beberapa minggu lagi di ajang Unpacked.
Dengan kedatangan generasi berikutnya, S Pen berpotensi menjadi bagian yang semakin jauh dari identitas lini Fold. Fokus Samsung tampaknya bergeser ke eksperimen bentuk perangkat lipat yang berbeda, bukan lagi memaksakan stylus masuk ke bodi Fold yang sangat tipis.
Perubahan ini menunjukkan prioritas baru dalam pengembangan perangkat lipat Samsung. Perusahaan terlihat lebih terbuka untuk mengeksplorasi form factor baru dibanding terus mencoba menyempurnakan integrasi S Pen di Fold selama beberapa generasi.
Bagi pengguna setia stylus, kabar ini jelas tidak menggembirakan. Namun untuk pasar yang lebih luas, strategi baru Samsung tampaknya dianggap cukup berhasil, terutama jika melihat penerimaan positif terhadap Galaxy Z Fold 7.
Yang paling terdampak saat ini adalah pengguna Fold 5 dan Fold 6 yang belum sempat membeli stylus cadangan. Jika masih ingin mempertahankan pengalaman memakai S Pen di perangkat lipat lama, pilihan resmi yang tersedia sekarang sudah sangat sedikit.
