Oppo Reno16 Pro Versi Global Malah Turun Kelas, Chip dan Baterainya Dipangkas

Oppo mulai membawa Reno16 dan Reno16 Pro ke pasar global, tetapi peluncuran ini datang dengan perubahan spesifikasi yang cukup penting dibanding versi yang lebih dulu hadir di China. Perubahan paling menonjol ada pada chipset dan kapasitas baterai, terutama untuk model Pro.

Bagi calon pembeli, ini berarti nama produknya tetap sama, tetapi konfigurasi perangkat kerasnya tidak sepenuhnya identik di semua pasar. Di sisi lain, Oppo juga membawa peningkatan tertentu, termasuk layar 144Hz pada Reno16 Pro global.

Perubahan utama pada versi global

Reno16 Pro global memakai MediaTek Dimensity 8550 Super. Chip ini lebih rendah dibanding versi China yang menggunakan Dimensity 9500s.

Reno16 versi standar justru hadir dengan Snapdragon 7 Gen 4. Untuk memori, Reno16 Pro global tersedia dalam konfigurasi 12GB RAM dan 512GB penyimpanan.

Reno16 non-Pro ditawarkan dalam dua varian, yaitu 8GB/256GB dan 8GB/512GB. Perbedaan ini menempatkan model standar sebagai opsi yang lebih fleksibel dari sisi kapasitas penyimpanan.

Perubahan lain juga terjadi pada baterai Reno16 Pro global. Oppo membekalinya dengan baterai Si-C 6.700mAh, lebih kecil dari unit 7.000mAh pada versi China.

Reno16 standar juga memakai baterai Si-C 6.700mAh di beberapa wilayah. Namun untuk unit Eropa, kapasitasnya lebih kecil lagi, yakni 6.000mAh.

Seluruh lini Reno16 tetap mendukung pengisian daya kabel 80W SuperVOOC. Artinya, meski kapasitas baterai berubah antarwilayah, standar pengisian cepatnya tetap sama di seluruh seri.

Layar jadi nilai jual penting

Di tengah penyesuaian chipset dan baterai, Reno16 Pro global justru membawa layar dengan refresh rate lebih tinggi. Model ini menggunakan panel AMOLED 6,32 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 144Hz.

Reno16 standar memakai ukuran dan resolusi layar yang sama, tetapi refresh rate-nya dibatasi di 120Hz. Kedua panel sama-sama mendukung kecerahan puncak lokal hingga 3.600 nits.

Oppo juga menyematkan sensor sidik jari optik di dalam layar pada kedua model. Kombinasi ini menjaga identitas Reno sebagai ponsel yang tetap menonjol di sektor tampilan.

Kamera tetap jadi andalan

Untuk kamera, Reno16 Pro global mempertahankan susunan kamera yang sama seperti model China. Ponsel ini membawa kamera utama 200MP dengan sensor Samsung S5KHP5.

Kamera itu ditemani kamera ultrawide 50MP dengan sensor GC50F6. Oppo juga menambahkan kamera telefoto 50MP berbasis Samsung JN5 dengan zoom optik 3,5x.

Reno16 non-Pro membawa pendekatan yang sedikit berbeda pada kamera utama. Model ini memakai sensor Sony LYT-600 50MP, sementara kamera telefoto dan ultrawide-nya tetap sama seperti milik Reno16 Pro.

Dengan demikian, perbedaan terbesar di sektor kamera ada pada sensor utama. Reno16 Pro tetap diposisikan sebagai opsi yang lebih tinggi untuk pengguna yang mengejar resolusi besar pada kamera utama.

Perangkat lunak dan ketahanan

Kedua ponsel langsung menjalankan Android 16. Di atasnya, Oppo memasang antarmuka ColorOS 16.

Oppo juga membekali keduanya dengan perlindungan IP68, IP69, dan P69K. Sertifikasi ini menegaskan fokus pada daya tahan terhadap debu dan air, yang kini semakin sering menjadi nilai tambah di kelas premium.

Warna, harga, dan penjualan

Reno16 hadir dalam warna Pop White, Twilight Violet, dan Dream Purple. Untuk pasar Eropa, Reno16 dibanderol mulai €899 untuk varian 8GB/512GB.

Oppo memberi potongan harga €100 untuk pemesanan yang dilakukan hingga 31 Juli. Penawaran ini membuat harga awalnya sedikit lebih kompetitif bagi pembeli awal.

Reno16 Pro tersedia dalam pilihan warna Pop White dan Starlight Black. Varian putihnya juga dipromosikan dengan desain 3D Pop Planet Design.

Harga awal Reno16 Pro di Eropa dipatok €1,099 untuk konfigurasi 12GB/512GB. Pemesanan hingga 31 Juli mendapat diskon €200.

Seri Reno16 mulai dijual secara terbuka pada 3 Juli. Dengan kombinasi perubahan chipset, baterai yang berbeda antarwilayah, serta layar dan kamera yang tetap menonjol, versi global Reno16 dan Reno16 Pro tampil sebagai rilisan yang tidak sepenuhnya sama dengan model yang lebih dulu meluncur di China.

Source: www.gsmarena.com

Terkait