Honor Diduga Siapkan Ponsel Baterai 14.000mAh, Bobotnya Malah Tetap Terlihat Masuk Akal

Honor disebut-sebut sedang menyiapkan ponsel dengan baterai 14.000mAh, kapasitas yang sangat tidak biasa untuk smartphone arus utama. Bila perangkat ini benar-benar meluncur, kapasitas tersebut akan menempatkannya di jajaran ponsel dengan baterai terbesar yang pernah dipakai di segmen mainstream.

Informasi ini menarik karena Honor baru saja meluncurkan Honor X80 Pro Max di India dengan baterai silicon-carbon 11.000mAh. Perangkat itu dipromosikan mampu bertahan hingga 42 hari dalam mode siaga dengan sekali pengisian daya.

Kabar soal ponsel 14.000mAh ini muncul dari unggahan tipster Digital Chat Station di Weibo. Tipster itu tidak menyebut nama merek secara gamblang, tetapi ia menyertakan emoji yang diasosiasikan dengan Honor, sehingga memunculkan dugaan bahwa perusahaan tersebut berada di balik proyek ini.

Di kolom komentar lanjutan, Digital Chat Station menyebut bobot perangkat itu berada di kisaran 220 gram. Angka itu tergolong menarik karena hanya sedikit lebih berat dibanding Honor X80 Pro Max yang memiliki bobot 203 gram.

Masih tahap awal pengembangan

Ponsel ini disebut masih berada dalam fase New Product Introduction atau NPI. Tahap tersebut menunjukkan bahwa perangkat masih berada di fase awal sebelum validasi akhir dan pengujian lebih lanjut, sehingga peluncurannya masih terbilang jauh.

Status pengembangan yang masih dini juga berarti detail final perangkat belum bisa dipastikan. Karena itu, informasi yang beredar saat ini lebih tepat dibaca sebagai indikasi arah pengembangan Honor ketimbang spesifikasi resmi yang sudah final.

Jika kapasitas 14.000mAh ini dipertahankan sampai produk jadi, perangkat tersebut berpotensi mencetak tolok ukur baru untuk daya tahan baterai di smartphone mainstream. Kapasitas ini akan melampaui baterai 11.000mAh milik Honor X80 Pro Max yang baru diperkenalkan.

Dengan kapasitas sebesar itu, ponsel ini disebut dapat menawarkan pemakaian sekitar tiga hingga empat hari dalam sekali pengisian daya. Klaim tersebut belum datang dari Honor secara resmi, tetapi memberi gambaran soal sasaran utama perangkat ini, yakni ketahanan baterai ekstrem.

Tren baterai jumbo makin jelas

Kemunculan bocoran ini juga sejalan dengan tren baru di industri smartphone. Sejumlah produsen kini mulai mendorong kapasitas baterai jauh melampaui kisaran umum 5.000mAh hingga 6.000mAh.

Realme misalnya telah meluncurkan P4 Power 5G dengan baterai 10.001mAh. Di sisi lain, Honor juga sudah memiliki Win dan Win RT yang sama-sama dibekali baterai 10.000mAh.

Langkah itu menunjukkan bahwa persaingan tidak lagi hanya berpusat pada kamera, performa, atau desain tipis. Daya tahan kini mulai diperlakukan sebagai nilai jual utama, terutama untuk pengguna yang ingin mengurangi frekuensi pengisian daya.

Dalam konteks itu, ponsel 14.000mAh dari Honor akan menjadi lompatan yang cukup besar. Perbedaan kapasitas dari 10.000mAh ke 14.000mAh bukan sekadar peningkatan kecil, melainkan perubahan yang berpotensi mengubah ekspektasi pasar terhadap ponsel berdaya tahan lama.

Honor sudah punya modal pembanding

Honor X80 Pro Max memberi gambaran awal soal ambisi perusahaan di sektor baterai besar. Selain mengusung baterai silicon-carbon 11.000mAh, ponsel itu juga diklaim mampu menghasilkan daya tahan yang sangat panjang dalam sejumlah skenario penggunaan.

Untuk Honor X80 Pro Max, perusahaan mengiklankan waktu siaga hingga 42 hari dalam sekali pengisian. Perangkat ini juga disebut mampu mencapai 73,7 jam pemutaran video, 23,9 jam panggilan suara, 21,3 jam bermain gim, dan 18 jam navigasi.

Di bagian lain, perangkat yang sama juga disebut menawarkan hingga 33,5 jam standby time. Perbedaan angka ini menunjukkan bahwa konteks klaim ketahanan baterai dapat bergantung pada skenario penggunaan yang dipakai.

Perbandingan itu penting karena memberi tolok ukur kasar untuk menilai seberapa ambisius proyek 14.000mAh ini. Jika model 11.000mAh saja sudah diposisikan sebagai ponsel dengan daya tahan sangat tinggi, maka versi 14.000mAh jelas menargetkan tingkat ketahanan yang lebih ekstrem lagi.

Meski demikian, tantangan terbesar biasanya bukan hanya menambah kapasitas baterai. Produsen juga harus menjaga bobot, ketebalan, dan kenyamanan pakai agar ponsel tetap masuk akal untuk penggunaan harian.

Di titik ini, bocoran bobot sekitar 220 gram menjadi sorotan tersendiri. Jika angka itu akurat, Honor tampaknya berusaha menahan kenaikan bobot agar tidak terlalu jauh dari perangkat 11.000mAh miliknya.

Untuk saat ini, belum ada nama produk, spesifikasi lain, atau jadwal peluncuran yang dibagikan. Yang sudah terlihat baru arah pengembangan: Honor tampaknya belum selesai bereksperimen dengan baterai jumbo, dan 14.000mAh bisa menjadi langkah berikutnya.

Source: www.gadgets360.com

Terkait