HP 1 Jutaan 2026 Tak Lagi Murahan, 7 Pilihan Ini Bikin Kelas Entry-Level Naik Derajat

Author: Qoo Media

Pasar HP 1 jutaan pada 2026 bergerak jauh lebih cepat dari dugaan banyak orang. Di kelas harga yang dulu identik dengan spesifikasi pas-pasan, kini konsumen bisa menemukan layar 120Hz, baterai besar, RAM lega, hingga jaminan pembaruan sistem operasi jangka panjang.

Persaingan ketat dari Samsung, Xiaomi lewat Redmi, Infinix, itel, OPPO, dan Tecno membuat pilihan di segmen ini makin menarik. Untuk pelajar, mahasiswa, pekerja lapangan, hingga pengguna yang butuh HP cadangan, ada banyak perangkat yang menawarkan kombinasi performa harian, daya tahan, dan fitur modern.

Samsung Galaxy A07: unggul di umur pakai

Samsung Galaxy A07 menonjol lewat pendekatan yang aman untuk pemakaian jangka panjang. Layarnya berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 90Hz, sementara chipset MediaTek Helio G99 membantu menjaga kelancaran aktivitas harian.

Nilai jual utamanya ada pada dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga 6 tahun. Ponsel ini juga membawa Samsung Knox Vault, baterai 5.000 mAh dengan pengisian 25W, serta harga termurah Rp1.599.000.

Redmi 14C: layar besar dan memori lapang

Redmi 14C tampil agresif dengan layar 6,88 inci dan refresh rate 120Hz. Xiaomi juga memberi perhatian pada kenyamanan mata melalui sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan Flicker Free.

Untuk performa, perangkat ini memakai Helio G81-Ultra dengan pilihan RAM 6GB atau 8GB dan storage hingga 256GB. Harga termurahnya Rp1.289.000 untuk varian 6GB/128GB, lalu ada kamera utama 50 MP, kamera depan 13 MP dengan soft-light ring, NFC, dan baterai 5.160 mAh.

itel S25: AMOLED 120Hz di kelas murah

itel S25 menjadi salah satu opsi paling mencuri perhatian karena membawa layar AMOLED 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Panel ini memberi kontras yang lebih hidup, hitam yang pekat, dan efisiensi daya yang lebih baik dibanding IPS.

Di bagian dapur pacu, itel memakai Unisoc T620 dengan RAM 8GB dan ROM 128GB. HP ini dibekali kamera utama 50 MP, kamera depan 32 MP, NFC, baterai 5.000 mAh, dan harga termurah Rp1.649.000.

Infinix Hot 50: seimbang untuk hiburan harian

Infinix Hot 50 membawa layar IPS LCD 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Kombinasi ini membuat pengalaman menonton dan berpindah aplikasi terasa lebih responsif.

Ponsel ini ditenagai Helio G100, tersedia dalam opsi RAM 6GB atau 8GB, dan storage hingga 256GB. Harga termurahnya Rp1.650.000 untuk varian 6GB/256GB, dengan baterai 5.000 mAh, pengisian 18W, dan klaim daya tahan baterai hingga empat tahun atau 1.600 siklus pengisian.

OPPO A3x: tangguh untuk aktivitas luar ruangan

OPPO A3x mengandalkan daya tahan fisik sebagai nilai utama. Bodinya memakai material kaca tempered ganda, lolos uji MIL-STD 810H, mengantongi sertifikasi SGS, dan punya IP54 untuk perlindungan dari debu serta percikan air.

Fitur Splash Touch juga membuat layar tetap responsif saat basah. Perangkat ini memakai Snapdragon 6s 4G Gen1, baterai 5.100 mAh, pengisian 45W SUPERVOOC, dan harga termurah Rp1.309.000.

Infinix Hot 40 Pro: fokus pada performa dan kamera

Infinix Hot 40 Pro masih relevan bagi pengguna yang mencari performa gaming di budget terbatas. Ponsel ini memakai Helio G99, RAM fisik 8GB yang bisa ditambah Virtual RAM hingga 8GB, serta layar 6,78 inci Full HD+ 120Hz.

Sisi fotografi juga menonjol lewat kamera utama 108 MP dengan sensor Samsung HM6. Harga termurahnya Rp1.800.000, dengan baterai 5.000 mAh, pengisian 33W, kamera depan 32 MP, NFC, dan fitur Magic Ring.

Tecno Spark Go 3: paling ekonomis dengan layar 120Hz

Tecno Spark Go 3 hadir sebagai pilihan paling terjangkau di daftar ini. Meski murah, perangkat ini tetap membawa layar 6,75 inci 120Hz, baterai 5.000 mAh, dan sistem pengisian pintar berbasis AI untuk menjaga kesehatan baterai.

Tecno juga membekali perangkat ini dengan ketahanan jatuh hingga 1,2 meter dan sertifikasi IP64. Harga termurahnya Rp1.349.000, dengan Unisoc T7250, RAM 4GB plus Virtual RAM 4GB, storage eMMC 5.1, kamera utama 13 MP, dan kamera depan 8 MP.

Pilihan HP 1 jutaan pada 2026 kini makin bergantung pada kebutuhan utama pengguna. Ada yang unggul di pembaruan software, ada yang kuat di layar, ada yang menonjol di kamera, dan ada pula yang diprioritaskan untuk ketahanan fisik serta efisiensi biaya.

Terbaru