Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah membuat daya tahan baterai laptop kembali naik menjadi pertimbangan utama. Bagi pekerja mobile, mahasiswa, dan pelaku usaha, laptop yang sanggup bertahan belasan jam bisa menjaga ritme kerja tetap berjalan meski tanpa akses colokan.
Kebutuhan ini juga sejalan dengan arah pengembangan laptop premium modern yang menekankan efisiensi daya tanpa mengorbankan performa. Intel, misalnya, menyebut perangkat berstandar Evo dirancang untuk menghadirkan pengalaman penggunaan sepanjang hari dengan kombinasi kinerja tinggi dan konsumsi daya yang efisien.
Dalam laman resminya, Intel menyatakan laptop Intel Evo Edition dikembangkan bersama dan diverifikasi untuk memberi pengalaman laptop terbaik. Selain performa, Intel juga menyoroti kemampuan perangkat tersebut dalam mendukung produktivitas dengan daya tahan baterai yang panjang.
Di tengah kebutuhan bekerja dari mana saja, ada tujuh laptop yang menonjol karena baterainya tergolong awet. Rentangnya mulai dari model tipis untuk mobilitas tinggi sampai laptop convertible yang memberi fleksibilitas penggunaan.
Pilihan dengan baterai paling lama
Apple MacBook Air M3 menjadi salah satu opsi terkuat di kategori ini. Berkat efisiensi chip Apple M3 berbasis ARM, laptop ini disebut mampu bertahan sekitar 18 hingga 20 jam untuk penggunaan ringan sampai sedang.
Perangkat ini mengusung layar Liquid Retina 13,6 inci dengan resolusi 2.560 x 1.664 piksel. Spesifikasi lainnya mencakup CPU 8-core, GPU hingga 10-core, RAM mulai 8GB, dan SSD mulai 256GB.
Harga MacBook Air M3 mulai sekitar Rp15 jutaan untuk unit impor. Sementara versi resmi Indonesia dibanderol mulai kisaran Rp21 jutaan.
HP Spectre x360 juga menonjol untuk pengguna yang ingin satu perangkat dengan dua mode pemakaian. Engsel 360 derajat membuatnya bisa dipakai sebagai laptop maupun tablet.
Dalam penggunaan normal, HP Spectre x360 mampu bertahan hingga 17 jam. Laptop ini dibekali layar sentuh OLED 13,3 inci, prosesor Intel Core, RAM 16GB, dan SSD hingga 1TB.
Harga HP Spectre x360 berada di kisaran Rp28,7 jutaan. Opsi ini cocok bagi pengguna yang memprioritaskan fleksibilitas sekaligus daya tahan.
Microsoft Surface Laptop 5 menawarkan pendekatan berbeda lewat desain minimalis dan pengalaman Windows yang bersih. Daya tahan baterainya diklaim berada di kisaran 16 sampai 17 jam dalam penggunaan ringan.
Surface Laptop 5 hadir dengan layar PixelSense 13,5 inci. Perangkat ini memakai prosesor Intel Core generasi ke-12, RAM hingga 16GB, dan SSD hingga 512GB.
Harga Microsoft Surface Laptop 5 berada di kisaran Rp22,4 jutaan. Posisi ini menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang mencari laptop ringkas dengan stamina panjang.
Ultrabook untuk kerja seharian
Dell XPS 13 masih dikenal sebagai salah satu ultrabook Windows premium yang kuat di banyak aspek. Untuk baterai, laptop ini disebut mampu bertahan sekitar 16 jam, cukup untuk mendampingi satu hari kerja penuh.
Spesifikasinya meliputi prosesor Intel Core Ultra, RAM hingga 32GB, dan SSD hingga 1TB. Dell juga menyematkan layar InfinityEdge 13,4 inci beresolusi tinggi serta bodi aluminium yang premium.
Harga Dell XPS 13 berada di kisaran Rp35,6 jutaan. Bagi pengguna yang mengejar desain premium dan kapasitas memori besar, model ini tetap relevan.
Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 12 mengisi segmen profesional yang membutuhkan laptop ringan tetapi tahan dipakai lama. Bobotnya sekitar 1 kilogram, namun daya tahan baterainya tetap berada di kisaran 15 hingga 18 jam.
Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7. Konfigurasinya mencakup RAM hingga 32GB, SSD 1TB, serta layar 14 inci WUXGA atau OLED tergantung varian.
Harga Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 12 mulai sekitar Rp39,7 jutaan. Kombinasi bobot ringan, durabilitas seri ThinkPad, dan baterai panjang menjadi nilai jual utamanya.
Opsi seimbang untuk mobilitas
ASUS Zenbook 14 OLED menjadi salah satu pilihan paling seimbang dari sisi harga, fitur, dan ketahanan baterai. Dalam penggunaan produktif, laptop ini mampu bertahan sekitar 15 jam.
Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra dengan RAM hingga 16GB dan SSD 1TB. Layar OLED 14 incinya juga menjadi daya tarik karena menawarkan visual tajam dan warna akurat.
Harga ASUS Zenbook 14 OLED mulai Rp19,9 jutaan. Untuk pengguna yang ingin laptop kerja dengan layar unggul tanpa masuk ke harga paling tinggi, model ini layak dilirik.
Acer Swift 5 menyasar pengguna yang menginginkan laptop ringan dengan baterai panjang tanpa biaya terlalu besar. Dalam penggunaan normal, daya tahannya berada di kisaran 15 hingga 16 jam.
Spesifikasinya meliputi layar 14 inci, prosesor Intel Core, RAM hingga 16GB, dan SSD hingga 512GB. Bobotnya yang ringan juga membuatnya nyaman dibawa bepergian saat aktivitas menuntut mobilitas tinggi.
Harga Acer Swift 5 berada di kisaran Rp23,2 jutaan. Di tengah kondisi listrik yang tidak selalu stabil, laptop dengan baterai awet seperti ini memberi ruang kerja lebih panjang tanpa ketergantungan pada stopkontak.
