Pantai Sunrise Berubah Mencekam, Turis Australia Dicabuli Remaja 17 Tahun dan iPhone Dirampas

Seorang turis wanita asal Australia mengalami peristiwa mengerikan saat berwisata di Pantai Pailiang, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Korban berinisial IMC (30) diduga dicabuli remaja berusia 17 tahun yang juga merampas iPhone 14 Pro miliknya.

Kasus ini langsung menyita perhatian karena pelaku yang berinisial AH ternyata masih berstatus pelajar. Polisi kini sudah mengamankan remaja tersebut dan menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Kronologi serangan di pantai

Kasatreskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus Sanam, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat korban sedang menikmati matahari terbit di Pantai Pailiang, Desa Bondo Kodi. Di saat itulah AH disebut mendekati korban sambil menuntun kuda lalu menyapa IMC.

Menurut polisi, pelaku kemudian menarik kerah baju korban dan menjegal kakinya hingga perempuan asal Australia itu terjatuh telentang di bibir pantai. Setelah itu, AH diduga melucuti pakaian bawah korban dan berupaya mencabulinya.

Saat korban melawan, pelaku disebut mencengkeram dan menekan kepala IMC ke dalam air laut berulang kali. Korban sempat kesulitan bernapas sebelum mencoba mengangkat kepalanya kembali.

Korban sempat ditarik ke semak-semak

Yakobus menyebut AH juga diduga menyeret tubuh korban ke area semak-semak di kawasan pesisir. Dalam kondisi ketakutan, IMC sempat menawarkan ponsel dan sejumlah uang agar tidak diperkosa.

Namun, pelaku justru memukuli korban. Saat kesempatan muncul, IMC melepaskan bajunya lalu kabur dari lokasi kejadian dalam keadaan tanpa busana.

Ponsel iPhone 14 Pro milik korban ikut dirampas dalam peristiwa itu. Barang tersebut kemudian menjadi salah satu bukti yang diamankan polisi.

Korban lari ke hotel dan melapor

Setelah berhasil menyelamatkan diri, IMC bergegas menuju hotel tempatnya menginap. Di sana, ia bertemu staf hotel dan menceritakan seluruh kejadian yang baru saja dialaminya.

Polisi menyebut korban baru melaporkan dugaan percobaan pemerkosaan dan penganiayaan itu pada Senin (22/6). Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan terhadap korban, pelapor, dan saksi-saksi di lokasi.

Selain mengamankan AH, polisi juga menyita celana pendek hitam, celana dalam, dan iPhone 14 Pro warna hitam dalam kondisi rusak. Korban pun sudah menjalani visum et repertum untuk kepentingan penyidikan.

Pelaku masih pelajar

Iptu Yakobus Sanam mengatakan terduga pelaku sudah diamankan oleh polisi. Ia menegaskan bahwa AH masih berstatus pelajar.

Korban diketahui merupakan seorang pengembang properti di Sydney, Australia. Hingga kini, polisi masih memproses kasus tersebut berdasarkan keterangan para pihak dan barang bukti yang telah dikumpulkan.

Terkait