Meski bentuk smartphone dan laptop terlihat sangat berbeda, keduanya ternyata berbagi banyak komponen inti yang sama. Perbedaannya ada pada cara tiap komponen disusun, dibatasi, dan disesuaikan dengan ukuran serta fungsi perangkat.
Itulah yang membuat dua perangkat ini tidak bisa diperlakukan sama meski sama-sama dipakai untuk bekerja, bermain gim, dan mengakses konten. Dari prosesor sampai baterai, ada banyak persamaan di nama dan fungsi, tetapi detail teknisnya tetap berbeda.
Prosesor menjadi pusat kendali
Prosesor atau CPU berperan sebagai otak perangkat di smartphone maupun laptop. Komponen ini menjalankan tugas dan mengeksekusi perintah yang diberikan pengguna.
Perbedaannya cukup jelas pada tenaga dan arsitektur yang dipakai. Prosesor smartphone biasanya punya tenaga lebih rendah karena sistem membatasi performa agar tidak overheat, sementara laptop umumnya memakai arsitektur x86 seperti Intel dan AMD, sedangkan smartphone memakai ARM seperti Snapdragon dan MediaTek.
Penyimpanan punya fungsi yang sama, tetapi bentuknya berbeda
Storage dipakai untuk menyimpan foto, video, dan aplikasi di kedua perangkat. Smartphone dan laptop sama-sama bisa memakai eMMC, dan iPhone juga menggunakan SSD NVMe.
Di sisi lain, ada jenis storage yang hanya umum di smartphone, yaitu UFS. Laptop juga lebih fleksibel karena storage bisa dibongkar pasang dan ditingkatkan kapasitasnya, sedangkan storage smartphone sudah tertanam sehingga pengguna harus menyesuaikan diri dengan kapasitas bawaan pabrik.
RAM menentukan kelancaran multitasking
RAM juga menjadi komponen penting yang sering jadi sorotan saat orang membandingkan perangkat. Kapasitas yang lebih besar membuat smartphone atau laptop lebih lancar saat membuka aplikasi, bermain gim, dan melakukan multitasking.
Pada smartphone, RAM yang umum dipakai adalah LPDDR. Jenis ini lebih kecil, efisien, dan hemat daya, sementara laptop biasanya memakai DDR yang lebih kencang tetapi lebih boros daya.
Layar sama-sama penting untuk pengalaman visual
Panel layar menjadi penentu utama tampilan visual pada smartphone dan laptop. Panel dengan warna kaya, kecerahan tinggi, resolusi tinggi, dan fitur yang lengkap akan memberi pengalaman yang lebih imersif.
Beberapa jenis panel yang sering dipakai adalah TN, OLED, IPS, dan mini LED. OLED disebut punya warna terbaik, respons cepat, hitam pekat, dan refresh rate tinggi, sedangkan mini LED mirip OLED tetapi hitamnya tidak sepekat itu.
Baterai tampak mirip, tetapi dihitung dengan format berbeda
Baterai laptop dan smartphone sama-sama berbentuk pipih, tidak bisa dibongkar pasang, dan memiliki daya tahan yang relatif serupa. Namun, kapasitasnya ditulis dengan format yang berbeda.
Laptop biasanya memakai Wh, sedangkan smartphone memakai mAh. Format Wh disebut lebih akurat, sementara mAh lazim muncul dalam angka besar seperti 3000, 5400, atau 7000 mAh, dan Wh biasanya ditulis dalam angka puluhan seperti 60 atau 99 Wh.
Persamaan komponen di smartphone dan laptop menunjukkan bahwa keduanya dibangun dari fondasi teknologi yang mirip. Namun, setiap komponen tetap dibuat berbeda agar sesuai dengan ukuran, bentuk, fungsi, dan performa masing-masing perangkat.
Source: www.idntimes.com






