Vivo X Fold 6 Datang dengan Baterai 7.000mAh, Foldable Tipis yang Terasa Sulit Diabaikan

Vivo resmi meluncurkan X Fold 6 di China sebagai ponsel lipat model buku terbaru dalam lini X series. Sorotan utamanya datang dari baterai 7.000mAh, kapasitas besar yang masih jarang terlihat di segmen foldable premium.

Perangkat ini juga langsung menarik perhatian karena harga awalnya dibuka di CNY 7,999. Dengan kombinasi baterai besar, layar lipat 8,02 inci, dan chipset kelas atas, Vivo menempatkan X Fold 6 sebagai penantang serius di pasar ponsel lipat.

Harga dan varian

Vivo X Fold 6 dijual mulai CNY 7,999 untuk varian 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Varian 12GB + 512GB dibanderol CNY 8,999, sedangkan model 16GB + 512GB dipatok CNY 9,999.

Untuk konfigurasi 16GB + 1TB, harganya mencapai CNY 10,999. Vivo juga menyiapkan Black Gold Edition dengan harga CNY 11,299.

Penjualan di China dijadwalkan mulai 1 Juli melalui toko online Vivo. Pilihan warnanya mencakup Blue Hole, Polar Night, dan Salt Lake, yang merupakan terjemahan dari penamaan dalam bahasa China.

Fokus pada baterai dan pengisian cepat

Baterai 7.000mAh menjadi salah satu nilai jual paling kuat pada Vivo X Fold 6. Kapasitas ini dipadukan dengan dukungan pengisian cepat 80W via kabel dan 40W nirkabel.

Kombinasi tersebut membuat Vivo mencoba menjawab dua keluhan umum di pasar ponsel lipat, yakni daya tahan baterai dan kepraktisan pengisian ulang. Di atas kertas, perangkat ini menawarkan paket yang agresif untuk pengguna yang menginginkan foldable tanpa terlalu sering bergantung pada charger.

Layar besar di dalam, layar penuh fitur di luar

Vivo X Fold 6 mengusung layar lipat AMOLED 8,02 inci dengan resolusi 2.504 x 2.312 piksel. Panel ini memakai material luminescent Samsung M14 dan mendukung refresh rate hingga 120Hz.

Layar utamanya juga menawarkan kerapatan 424 ppi, 1,07 miliar warna, cakupan warna 100 persen DCI-P3, touch sampling rate 300Hz, serta dukungan konten HDR. Spesifikasi serupa juga hadir pada layar penutup AMOLED 6,51 inci beresolusi 1.120 x 2.528 piksel.

Vivo menyematkan sertifikasi IP58 dan IP59 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Klaim ini memberi nilai tambah penting bagi perangkat lipat yang biasanya lebih sensitif terhadap faktor lingkungan.

Chipset 3nm dan memori hingga 1TB

Di sektor performa, Vivo X Fold 6 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500 Super berbasis 3nm. Prosesor octa-core ini memiliki empat inti efisiensi 2,7GHz, tiga inti performa 3,5GHz, dan satu prime core dengan kecepatan puncak 4,21GHz.

Pengolah grafis yang digunakan adalah ARM Mali G1-Ultra. Vivo memasangkannya dengan RAM LPDDR5x Ultra hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.

Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan OriginOS 6 Fold. Untuk keamanan, tersedia sensor sidik jari di samping bodi dan fitur face unlock.

Kamera Zeiss dan kemampuan video 8K

Pada bagian belakang, Vivo X Fold 6 membawa modul kamera melingkar dengan tiga kamera yang disetel Zeiss. Kamera utamanya memakai sensor 200 megapiksel dengan aperture f/1.68 dan dukungan optical image stabilisation.

Kamera lainnya terdiri dari ultrawide 50 megapiksel dengan aperture f/2.05 dan periskop telefoto 50 megapiksel dengan aperture f/2.57. Kamera telefoto ini mendukung hingga 100x digital zoom.

Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia dua kamera depan 20 megapiksel. Satu kamera ditempatkan di layar bagian dalam dan satu lagi di cover screen.

Vivo juga membekali perangkat ini dengan kemampuan perekaman video hingga 8K. Kehadiran dua kamera depan memberi fleksibilitas lebih saat ponsel digunakan dalam kondisi terlipat maupun terbuka.

Konektivitas dan desain

Vivo X Fold 6 mendukung 5G, 4G LTE, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan USB Type-C. Sistem navigasinya mencakup GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS, dan NavIC.

Sensor yang tersedia meliputi gravity sensor, ambient light sensor, proximity sensor, gyroscope, e-compass, dan IR blaster. Paket ini menunjukkan bahwa Vivo tidak memangkas fitur penting meski fokus utama produk berada pada desain lipat dan baterai besar.

Dalam kondisi terbuka, dimensinya 157,16 x 145,66 x 4,40 mm. Saat dilipat, ukurannya menjadi 157,16 x 74,26 x 9,40 mm dengan bobot sekitar 228 gram.

Dengan spesifikasi tersebut, Vivo X Fold 6 hadir sebagai foldable yang menonjolkan daya tahan baterai tanpa mengorbankan layar besar, performa tinggi, dan kamera kelas flagship. Di pasar China, perangkat ini masuk dengan positioning premium yang jelas, sekaligus memperlihatkan arah baru persaingan ponsel lipat yang kini tidak hanya bertumpu pada desain tipis, tetapi juga kapasitas daya yang besar.

Source: www.gadgets360.com

Terkait