iQOO disebut sedang menyiapkan Neo 11S untuk kembali menekan pasar smartphone kelas atas yang tetap ramah kantong. Bocoran yang beredar menempatkan ponsel ini sebagai penerus dengan fokus kuat pada performa, daya tahan baterai, dan layar beresolusi tinggi.
Informasi awal datang dari Digital Chat Station di Weibo, yang membeberkan sejumlah spesifikasi kunci dan memberi sinyal bahwa jadwal peluncuran perangkat ini sudah semakin dekat. Walau nama perangkat tidak disebut secara gamblang dalam unggahan itu, spekulasi yang menguat mengarah ke iQOO Neo 11S.
Peluncuran yang diperkirakan tidak lama lagi
Menurut kabar yang beredar, iQOO tengah mengembangkan ponsel baru yang menitikberatkan pada sektor performa. Perangkat ini diprediksi meluncur bertepatan dengan musim liburan musim panas di China.
Karena saat ini sudah memasuki penghujung Juni, banyak pengamat teknologi memperkirakan pengumuman resminya akan terjadi pada Juli atau Agustus. Jadwal itu membuat rumor tentang Neo 11S terasa semakin masuk akal, terutama karena bocoran datang dari sumber yang kerap akurat.
Chipset kelas atas dengan penyesuaian daya
Di sektor dapur pacu, DCS menyebut perangkat ini akan memakai versi underclock dari chipset premium MediaTek Dimensity 9500. Penurunan clock speed itu tidak dipandang sebagai penghambat besar, karena performanya tetap disebut sangat kompetitif di kelasnya.
Dari sini muncul dugaan bahwa chipset tersebut akan hadir dengan nama Dimensity 9500s. Jika skenario itu benar, iQOO Neo 11S akan membawa pendekatan yang akrab di lini Neo, yakni mengejar kencang di performa tanpa harus masuk ke harga flagship penuh.
Baterai jumbo jadi daya tarik utama
Salah satu poin paling mencolok dari bocoran ini ada pada kapasitas baterai. iQOO Neo 11S disebut akan membawa baterai dengan angka yang diawali “8”, yang mengarah pada kapasitas monster 8.000mAh.
Jika benar, kapasitas tersebut akan menjadi lompatan besar untuk standar ketahanan baterai ponsel saat ini. Kombinasi baterai jumbo dan chipset yang disesuaikan bisa membuat perangkat ini menarik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan panjang.
Layar 2K 144Hz dan fitur premium
Di bagian depan, bocoran menyebut layar datar beresolusi 2K dengan refresh rate 144Hz. Kombinasi ini memberi sinyal bahwa iQOO tetap menargetkan pengalaman visual yang halus, baik untuk multimedia maupun gaming kompetitif.
Ponsel ini juga dikabarkan membawa sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar. Teknologi tersebut dikenal lebih cepat dan lebih akurat dibanding sensor optik konvensional yang masih banyak dipakai di kelas menengah.
Tahan air, tahan debu, dan tetap fokus ke harga
Untuk durabilitas, iQOO Neo 11S disebut akan mengusung sertifikasi IP68/IP69. Artinya, perangkat ini diproyeksikan lebih tahan terhadap cipratan air dan kondisi yang lebih berat, termasuk saat terendam secara tidak sengaja.
DCS juga menambahkan bahwa strategi iQOO lewat perangkat ini adalah membawa fitur kelas flagship ke segmen harga yang lebih membumi. Tantangannya ada pada menjaga spesifikasi agar tidak banyak dipangkas sebelum peluncuran resmi.
Jika bocoran ini akurat, Neo 11S hanya akan membawa peningkatan kecil dibanding iQOO Neo 11 yang sudah lebih dulu debut di China pada November 2025. Meski begitu, baterai 8.000mAh dan layar 2K 144Hz sudah cukup untuk membuat perangkat ini masuk radar calon pemburu ponsel performa tinggi.
Source: www.gadgetdiva.id





