Antusiasme terhadap Samsung Galaxy Watch 9 mulai naik setelah bocoran render memperlihatkan arah desain dan strategi baru yang dibawa seri ini. Informasi awal itu memberi gambaran bahwa Samsung tampaknya memilih jalur evolusi, bukan perubahan ekstrem, sambil menaruh sorotan besar pada kemampuan AI di dalam perangkat.
Render yang beredar juga menunjukkan bahwa desain khas “squircle” masih dipertahankan. Bentuk ini menggabungkan sudut kotak yang melengkung sehingga tetap terasa proporsional dan nyaman di pergelangan tangan, sekaligus menjaga identitas visual seri Galaxy Watch.
Desain yang tetap familiar
Di bagian belakang, susunan Sensor BioActive terlihat tidak berubah besar secara visual. Langkah ini sejalan dengan reputasi sensor tersebut yang sudah dikenal andal untuk fitur pelacakan kesehatan tingkat lanjut.
Sensor itu tetap mendukung fungsi penting seperti ECG, pengukuran tekanan darah di wilayah yang sudah mendukung, analisis komposisi tubuh, dan pemantauan tidur. Dengan pendekatan ini, Samsung tampak ingin mempertahankan fondasi kesehatan yang sudah kuat sambil memperbarui sisi lain perangkat.
Dua ukuran, empat pilihan warna
Galaxy Watch 9 dikabarkan tetap hadir dalam dua ukuran bodi, yaitu 40mm dan 44mm. Untuk varian 40mm, Samsung menyiapkannya dalam warna Cream dan Graphite, meski salah satu render memperlihatkan nuansa kehijauan yang halus.
Varian 44mm disebut hadir dalam pilihan Silver dan Graphite. Keduanya dipadukan dengan strap silikon berdesain kasual dan sporty, sehingga tampilan jam tetap praktis namun tetap terasa premium.
| Varian | Ukuran | Pilihan warna |
|---|---|---|
| Galaxy Watch 9 | 40mm | Cream, Graphite |
| Galaxy Watch 9 | 44mm | Silver, Graphite |
Snapdragon Wear Elite jadi sorotan utama
Bagian paling menarik dari bocoran ini datang dari sektor chipset. Samsung dilaporkan meninggalkan cip internal Exynos dan beralih ke Snapdragon Wear Elite dari Qualcomm.
Chipset itu memakai arsitektur fabrikasi 3nm dan sudah dibekali NPU khusus untuk pemrosesan AI langsung di perangkat. Dukungan ini diperkirakan membuat konsumsi daya lebih hemat, respons gestur lebih cerdas, wawasan kesehatan lebih personal, serta performa sistem terasa lebih cepat dan responsif.
Peralihan ini juga menandai langkah besar bagi Samsung dalam mengubah fokus inovasi. Alih-alih mengandalkan perubahan besar pada bodi, perusahaan tampaknya lebih ingin mendorong pengalaman pengguna lewat perangkat lunak dan fitur berbasis AI.
Masih ada detail yang belum terungkap
Hingga kini, informasi tentang layar dan harga jual Galaxy Watch 9 belum muncul secara lengkap. Meski begitu, bocoran yang sudah beredar cukup kuat untuk menunjukkan arah pengembangan produk ini.
Seluruh detail itu juga sejalan dengan ekspektasi bahwa Galaxy Unpacked akan digelar pada bulan Juli 2026. Di ajang itu, Galaxy Watch 9 diperkirakan meluncur bersama lini ponsel lipat terbaru Samsung, dan kemungkinan juga disertai kemunculan Galaxy Watch Ultra 2.
Melihat pola yang muncul, Galaxy Watch 9 tampak disiapkan sebagai pembaruan yang matang, bukan lompatan desain yang radikal. Samsung terlihat ingin mempertahankan kenyamanan desain yang sudah akrab bagi pengguna, lalu memperkuat nilai jual utama lewat chipset baru dan kemampuan AI yang lebih dalam.
Source: www.gadgetdiva.id






