Xiaomi kembali mengisi lini ponsel murahnya lewat Redmi 17C yang resmi diperkenalkan di China pada 23 Juni 2026. Ponsel ini hadir sebagai penerus Redmi 15C 4G dan sekaligus menandai tidak adanya Redmi 16 series.
Posisinya jelas menyasar pasar entry level, tetapi Xiaomi tetap membekalinya dengan sejumlah fitur yang membuatnya tidak sekadar jadi perangkat paling murah di kelasnya. Kombinasi layar besar, baterai di atas 5.000 mAh, dan harga yang relatif rendah menjadi daya tarik utamanya.
Layar besar, refresh rate tinggi
Redmi 17C memakai layar LCD 6,88 inci dengan resolusi 720 x 1640 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120 Hz, touch sampling rate 240 Hz, dan kecerahan puncak 600 nit.
Di bagian atas layar, Xiaomi menempatkan poni tetesan air untuk kamera swafoto 5 MP. Kamera depan ini juga berfungsi sebagai sensor pemindai wajah, sementara bingkai layarnya dibuat cukup tebal seperti kebanyakan ponsel murah.
Performa mengandalkan Helio G81 Ultra
Untuk dapur pacu, Xiaomi memilih MediaTek Helio G81 Ultra yang dirilis pada Agustus 2024. Chip 12 nm ini mengandalkan dua Cortex-A75 berkecepatan 2,0 GHz dan enam Cortex-A55 berkecepatan 1,7 GHz.
Prosesor tersebut dipasangkan dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan internal eMMC 5.1. Redmi 17C tersedia dalam dua konfigurasi, yaitu 4/64 GB dan 4/128 GB.
Baterai besar, tetapi turun dari pendahulu
Sektor daya menjadi salah satu poin yang cukup menarik karena Redmi 17C membawa baterai 5160 mAh. Pengisiannya mendukung 18 W melalui port USB Type-C.
Meski kapasitasnya masih tergolong besar, angka itu justru lebih kecil dibanding baterai 6000 mAh milik Redmi 15C. Dukungan pengisian dayanya juga lebih pelan karena pendahulunya sudah sanggup sampai 33 W.
Kamera belakang sederhana
Di belakang, Redmi 17C memakai modul berbentuk lingkaran dengan empat lubang. Namun, hanya satu lubang yang benar-benar berisi kamera, yakni kamera utama 13 MP, sedangkan dua lubang lain hanya dekorasi.
Pendekatan ini membuat sektor kamera terlihat lebih ramai dari kemampuan sebenarnya. Sebagai perbandingan, Redmi 15C sebelumnya membawa kamera utama 50 MP.
Fitur harian tetap lengkap
Xiaomi tetap menambahkan speaker mono, audio jack 3,5 mm, pemindai sidik jari di tombol daya, dan tiga slot kartu. Ponsel ini juga menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16.
Bodi belakangnya memakai material plastik dengan tiga pilihan warna. Varian merah hadir dengan tekstur seperti kulit, sedangkan warna hitam dan putih dibuat mengilap.
Harga dan ketersediaan
Di China, Redmi 17C dibanderol 799 yuan untuk varian 4/64 GB dan 899 yuan untuk varian 4/128 GB. Harga itu setara sekitar Rp2,1 juta dan Rp2,3 juta.
Sampai saat ini, Xiaomi belum mengumumkan jadwal kehadiran Redmi 17C di luar China. Dengan spesifikasi yang cenderung turun dari pendahulunya, perangkat ini tampak diposisikan sebagai opsi murah dengan spek yang masih cukup andal di tengah kenaikan harga komponen ponsel.
