Android 17 Diam-Diam Naikkan Kualitas Audio Pixel, Pengguna Earbud Non-Sony Akhirnya Diuntungkan

Google diam-diam menambahkan dukungan codec audio Bluetooth LHDC ke ponsel Pixel lewat pembaruan Android 17 stabil. Tambahan ini menarik karena membuka opsi audio nirkabel berkualitas lebih tinggi untuk pengguna Pixel yang memakai earbud atau headphone kompatibel.

Fitur itu tidak diumumkan sebagai sorotan utama saat Android 17 dirilis pekan lalu. Namun, temuan baru ini langsung penting bagi pengguna yang peduli pada kualitas suara, terutama karena sebelumnya pilihan audio lossless nirkabel di Pixel lebih terbatas.

Dukungan LHDC pertama kali terlihat oleh pengguna Reddit @QuantumCatalyz. Ia mendapati Pixel 9 Pro miliknya kini mendukung codec LHDC, sehingga fitur Hi-Res Audio bisa berjalan dengan OnePlus Buds yang digunakan.

Temuan tersebut menguatkan bahwa Google memang menyisipkan dukungan LHDC pada Pixel melalui Android 17. Dengan begitu, Pixel kini tidak hanya mengandalkan codec lama untuk memutar audio Bluetooth berkualitas tinggi.

Apa itu LHDC

LHDC merupakan singkatan dari Low-Latency Hi-Definition Audio Codec. Codec ini dirancang untuk menghadirkan audio berkualitas tinggi melalui perangkat nirkabel sekaligus menekan latensi.

Dalam spesifikasi yang disebutkan, LHDC dapat menangani audio hingga 24-bit/192 kHz. Angka itu berada di atas kemampuan codec SBC dan AAC yang umum dipakai pada banyak perangkat Bluetooth.

Bagi pengguna Pixel, dampak praktisnya adalah kompatibilitas yang lebih luas dengan perangkat audio non-Sony yang mendukung LHDC. Ini menjadi perubahan penting karena pengalaman audio berkualitas tinggi tak lagi terlalu bergantung pada satu ekosistem tertentu.

Sebelumnya, pemutaran musik lossless di Pixel memang sudah dimungkinkan lewat LDAC. Namun, karena LDAC adalah teknologi proprietary milik Sony, pengguna tanpa headphone Sony sering kali harus kembali ke AAC atau SBC.

Pada kondisi itu, kualitas audio Bluetooth biasanya mentok di 256 Kbps. Kehadiran LHDC memberi jalur alternatif bagi pengguna Pixel yang memiliki earbud atau headphone dari merek lain, termasuk perangkat seperti OnePlus Buds yang disebut dalam temuan awal.

Manfaat untuk pengguna Pixel

Dengan Android 17, pengguna Pixel yang memiliki perangkat audio kompatibel LHDC bisa menikmati audio nirkabel lossless dari layanan yang didukung. Contoh layanan yang disebut antara lain Apple Music dan Spotify.

Tambahan ini berpotensi membuat pengalaman mendengarkan musik di Pixel terasa lebih premium tanpa harus beralih ke koneksi kabel. Bagi pengguna yang rutin memakai earbud Bluetooth untuk streaming musik, codec baru ini dapat menjadi peningkatan yang nyata.

Meski begitu, dukungan codec saja bukan berarti semua konten akan selalu diputar pada kualitas maksimum. Pengalaman akhir tetap bergantung pada kompatibilitas perangkat audio, layanan musik yang digunakan, dan batas teknis koneksi Bluetooth itu sendiri.

Masih ada batas teknis Bluetooth

LHDC tetap bekerja dalam keterbatasan bandwidth Bluetooth. Audio yang melampaui batas maksimum dukungan LHDC, yaitu 24-bit/192 kHz dengan bitrate 1 Mbps, akan diturunkan kualitasnya saat diputar.

Artinya, tambahan ini memang meningkatkan fleksibilitas dan kualitas audio nirkabel di Pixel, tetapi belum bisa menyamai koneksi kabel. Untuk materi audio dengan kualitas sangat tinggi, koneksi kabel masih menjadi jalur yang lebih unggul.

Ada konsekuensi lain yang juga patut diperhatikan pengguna. Mendengarkan audio nirkabel pada bitrate lebih tinggi dapat membuat baterai earbud lebih cepat habis.

Fakta itu membuat dukungan LHDC lebih tepat dilihat sebagai opsi tambahan yang memberi kendali lebih besar kepada pengguna Pixel. Mereka bisa memilih prioritas antara kualitas suara, kenyamanan nirkabel, dan daya tahan baterai perangkat audio.

Google sendiri tampaknya tidak menempatkan fitur ini sebagai pengumuman besar saat Android 17 meluncur. Namun, bagi pengguna Pixel yang selama ini menunggu dukungan codec Bluetooth hi-res yang lebih luas, penambahan LHDC bisa menjadi salah satu perubahan paling berarti dalam pembaruan ini.

Temuan seperti ini juga menunjukkan bahwa pembaruan Android besar sering membawa fitur tersembunyi yang baru terlihat setelah dipakai lebih jauh. Dalam kasus Android 17, salah satu tambahan yang paling relevan justru datang untuk segmen pengguna yang sangat spesifik, yaitu pencinta audio Bluetooth berkualitas tinggi.

Source: gadgets.beebom.com

Terkait