Vivo resmi meluncurkan X Fold 6 di China dengan sorotan utama yang langsung mencuri perhatian di segmen ponsel lipat. Perangkat ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera utama 200MP, dua spesifikasi yang jarang hadir bersamaan pada foldable.
Langkah ini menempatkan X Fold 6 sebagai penerus X Fold 5 dengan fokus pada daya tahan, fotografi, dan produktivitas. Vivo juga tetap melanjutkan kemitraannya dengan ZEISS untuk sistem kameranya.
Kehadiran baterai silikon-karbon 7.000mAh menjadi salah satu daya tarik terbesar model ini. Vivo juga menyematkan pengisian cepat 80W via kabel dan 40W wireless charging.
Di kelas ponsel lipat, kapasitas tersebut tergolong sangat besar. Ini membuat X Fold 6 menonjol bukan hanya karena desain lipatnya, tetapi juga karena pendekatan yang lebih agresif pada daya tahan pakai harian.
Sektor kamera juga menjadi nilai jual utama lain dari perangkat ini. X Fold 6 memakai tiga kamera belakang rancangan ZEISS yang terdiri dari sensor utama 200MP dengan OIS, kamera ultra-wide 50MP, dan periskop telefoto 50MP.
Vivo turut menambahkan dukungan lensa telefoto eksternal 200mm generasi kedua. Aksesori ini bekerja dengan kamera telefoto 3x untuk menghasilkan zoom native 8,3x dan zoom lossless 17x.
Untuk kebutuhan perekaman, ponsel ini mendukung video hingga 8K. Perekaman 4K 60fps juga sudah didukung Dolby Vision.
Di bagian depan, Vivo menempatkan dua kamera selfie 20MP. Satu kamera ada di layar penutup, sementara satu lagi berada di layar bagian dalam.
Layar besar dan fokus multitasking
X Fold 6 membawa layar utama foldable AMOLED 8,02 inci. Panel ini memakai material luminescent Samsung M14, resolusi QHD+, refresh rate 120Hz, dukungan HDR, cakupan warna DCI-P3, 1,07 miliar warna, touch sampling rate 300Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits menurut Vivo.
Layar luarnya berukuran 6,51 inci dan juga memakai panel AMOLED. Spesifikasinya dibuat serupa, termasuk refresh rate 120Hz, untuk menjaga pengalaman pakai tetap konsisten saat perangkat dibuka maupun ditutup.
Perlindungan layar luar ditingkatkan dengan nanocrystal glass yang disebut lebih baik. Sementara itu, engselnya diklaim mampu bertahan hingga 600.000 kali lipatan.
Di sisi performa, Vivo memakai chipset MediaTek Dimensity 9500 Super berbasis 3nm. Ponsel ini dipasangkan dengan RAM LPDDR5X Ultra hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
Sistem operasinya berbasis Android 16 dengan OriginOS 6 Fold. Vivo juga memperbarui fitur Origin Workbench yang memungkinkan pengguna menjalankan hingga lima aplikasi sekaligus.
Fitur ini menunjukkan bahwa Vivo tidak hanya mengejar desain tipis dan kamera tinggi, tetapi juga pengalaman kerja di layar besar. Pendekatan tersebut relevan untuk pengguna yang ingin memakai foldable sebagai perangkat produktivitas.
Harga dan varian
Vivo membuka X Fold 6 mulai dari CNY 7,999 untuk varian 12GB RAM dan 256GB storage. Varian 12GB + 512GB dibanderol CNY 8,999.
Untuk model yang lebih tinggi, Vivo menjual varian 16GB + 512GB dengan harga CNY 9,999. Sementara versi 16GB + 1TB dipasarkan di CNY 10,999.
Ada juga Black Gold Edition dengan konfigurasi 16GB + 1TB. Edisi khusus ini dibanderol CNY 11,299.
Pilihan warna regulernya mencakup Blue Hole, Polar Night, dan Salt Lake. Finishing Black Gold hanya tersedia untuk edisi spesial.
Desain, ketahanan, dan konektivitas
Vivo X Fold 6 memiliki ketebalan 4,4mm saat dibuka dan 9,4mm saat dilipat. Bobotnya sekitar 228 gram.
Untuk ketahanan, perangkat ini mengantongi rating IP58 dan IP59 terhadap debu dan air. Ini memberi nilai tambah untuk perangkat lipat yang biasanya lebih menantang dari sisi durabilitas.
Fitur konektivitasnya mencakup 5G, Wi‑Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, dan USB Type-C. Sistem navigasinya juga mendukung GPS, NavIC, GLONASS, Galileo, BeiDou, dan QZSS.
Fitur keamanan yang disediakan meliputi sensor sidik jari di samping bodi dan face unlock. Kombinasi ini memberi opsi akses cepat saat ponsel digunakan dalam posisi terbuka maupun tertutup.
Penjualan Vivo X Fold 6 di China dijadwalkan mulai 1 Juli. Hingga saat ini, Vivo belum mengumumkan peluncuran global maupun ke India untuk perangkat tersebut.
