Samsung memanfaatkan panggung ISTE Live 26 di Amerika Serikat untuk memperkenalkan rangkaian solusi baru bagi guru. Fokus utamanya adalah membantu pengajar memakai papan tulis elektronik pendidikan secara lebih praktis, personal, dan didukung fitur AI.
Langkah ini menonjol karena menyasar kebutuhan yang sangat spesifik di ruang kelas modern, terutama saat satu perangkat dipakai bergantian oleh banyak guru. Dengan pendekatan itu, Samsung tidak hanya menampilkan perangkat, tetapi juga sistem yang dirancang untuk mempermudah aktivitas mengajar sehari-hari.
ISTE Live 26 sendiri merupakan konferensi teknologi pendidikan terbesar di Amerika Serikat. Acara ini berlangsung selama empat hari mulai 28 Juni 2026 di Orange County Convention Center, Orlando, Florida.
Konferensi tersebut diselenggarakan oleh International Society for Education. Lebih dari 500 perusahaan ikut berpartisipasi, bersama lebih dari 17.000 pejabat pendidikan dari 80 negara.
Di forum sebesar itu, Samsung membawa solusi yang dipasang pada educational electronic blackboard miliknya. Perusahaan menekankan bahwa pembaruan ini ditujukan untuk membantu meningkatkan hasil pembelajaran.
Fokus pada kebutuhan guru
Salah satu yang dipamerkan adalah Samsung Account Management Solution. Solusi ini memungkinkan terciptanya lingkungan belajar yang disesuaikan untuk masing-masing guru melalui profil personal berbasis cloud.
Dengan sistem itu, guru dapat masuk ke profil mereka secara mudah dan aman. Caranya melalui penempelan kartu NFC atau pemindaian kode QR.
Setelah masuk, tiap guru bisa langsung memunculkan lingkungan mengajar pribadinya di papan tulis elektronik pendidikan. Skema ini dirancang untuk menyederhanakan penggunaan perangkat di kelas yang dipakai bersama oleh beberapa pengajar.
Kemudahan seperti ini menjadi penting dalam pengelolaan kelas yang dinamis. Guru tidak perlu mengatur ulang perangkat dari awal setiap kali berganti pengguna.
Model berbasis profil juga memberi alur kerja yang lebih konsisten. Saat identitas dan pengaturan pribadi tersimpan di cloud, pengalaman mengajar dapat dipanggil kembali dengan lebih cepat.
AI untuk konsentrasi dan aksesibilitas
Selain sistem manajemen akun, Samsung juga memperkenalkan Samsung AI Assistant App. Aplikasi ini disebut membantu meningkatkan konsentrasi belajar sekaligus memperluas aksesibilitas pendidikan.
Fitur AI yang dibawa cukup beragam dan langsung menyentuh kebutuhan pembelajaran di kelas. Samsung menyertakan Circle to Search, Live Transcript, AI Summary, dan AI Quiz.
Live Transcript memungkinkan suara guru diubah menjadi teks secara real-time. Fitur ini juga dapat menerjemahkan suara pengajar ke dalam bentuk teks saat proses belajar berlangsung.
Fungsi itu relevan untuk mendukung akses materi secara lebih cepat dan lebih mudah diikuti. Dalam konteks kelas, transkripsi langsung dapat membantu siswa menangkap isi pelajaran tanpa harus bergantung penuh pada catatan manual.
Samsung juga menyertakan AI Summary untuk merangkum konten kelas secara otomatis. Dengan begitu, materi yang disampaikan dapat dipadatkan menjadi ringkasan yang lebih mudah ditinjau ulang.
Sementara itu, AI Quiz ditujukan untuk meningkatkan hasil belajar. Fitur ini memberi dukungan tambahan agar materi yang sudah diajarkan bisa diperkuat melalui evaluasi atau latihan yang lebih terarah.
Circle to Search turut menjadi bagian dari paket AI tersebut. Kehadiran fitur ini menunjukkan upaya Samsung untuk membuat proses pencarian informasi di kelas menjadi lebih cepat dan lebih terintegrasi dengan perangkat pembelajaran.
Strategi yang melampaui perangkat keras
Pendekatan Samsung di ISTE Live 26 memperlihatkan bahwa persaingan di teknologi pendidikan tidak lagi hanya bertumpu pada layar atau perangkat keras. Nilai tambah kini juga datang dari perangkat lunak, pengelolaan identitas pengguna, dan integrasi AI ke dalam alur mengajar.
Bagi sekolah, kebutuhan seperti login cepat, keamanan akses, dan personalisasi lingkungan kerja bisa sangat menentukan efisiensi penggunaan perangkat bersama. Di sisi lain, fitur transkripsi, terjemahan, ringkasan, dan kuis otomatis memberi lapisan dukungan baru untuk kegiatan belajar.
Konferensi seperti ISTE Live 26 menjadi tempat penting bagi perusahaan teknologi untuk menunjukkan arah pengembangan produk pendidikan. Dengan audiens global yang mencakup ribuan pejabat pendidikan dan ratusan perusahaan, solusi yang dipamerkan di sana berpotensi memengaruhi cara sekolah memilih teknologi kelas berikutnya.
Dalam konteks itu, Samsung datang dengan pesan yang cukup jelas: papan tulis elektronik pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai layar interaktif, tetapi juga sebagai pusat pengalaman mengajar yang dipersonalisasi. Kombinasi manajemen akun berbasis cloud dan fitur AI menjadi inti dari penawaran baru perusahaan untuk para guru.
Source: www.sammobile.com





