Sony kembali menggelar Alpha Festival 2026 di Jakarta sebagai ajang yang menempatkan kamera, kreativitas, dan komunitas dalam satu ruang yang sama. Acara ini berlangsung pada 26 hingga 28 Juni 2026 di Agora Mall, Sports Hall Lantai 11.
Festival ini menyasar fotografer, videografer, filmmaker, content creator, hingga pegiat visual storytelling di Indonesia. Bagi banyak kreator, format seperti ini menjadi menarik karena mereka bisa melihat teknologi digital imaging sekaligus mencoba langsung perangkat yang biasa dipakai dalam produksi konten.
Memasuki penyelenggaraan kelima, Sony membawa Alpha Festival 2026 dengan konsep yang lebih interaktif. Perusahaan menyiapkan experience zone, workshop, talkshow, dan photo walk agar pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk.
Berbeda dari pameran teknologi pada umumnya, pengunjung dapat langsung menjajal jajaran kamera Alpha, Cinema Line, lensa G Master, serta berbagai solusi pendukung untuk fotografi dan videografi. Pendekatan hands-on ini memberi kesempatan untuk memahami performa perangkat dalam skenario yang lebih mendekati kebutuhan kerja nyata.
Sony menilai cara ini penting karena kebutuhan kreator kini semakin beragam. Setiap jenis konten membutuhkan pendekatan berbeda, sehingga pengalaman mencoba perangkat di lapangan memberi nilai tambah yang sulit didapat hanya dari melihat spesifikasi.
Enam zona pengalaman
Alpha Festival 2026 menghadirkan enam experience zone dengan tema berbeda. Zona itu mencakup Wedding, Beauty and Lifestyle, Sports and Motion, Profile Picture, Filmmaking House, serta Indoor Forest dan Camping untuk fotografi wildlife dan macro.
Setiap zona dirancang dengan kondisi pemotretan dan perekaman yang berbeda. Dengan begitu, peserta dapat mengeksplorasi kemampuan kamera dan lensa Sony dalam situasi yang lebih dekat dengan penggunaan sesungguhnya.
Setiap area juga didukung oleh Alpha Team, FX Creators, dan Alpha Adventurers. Selain mendemonstrasikan produk, mereka juga berbagi pengalaman soal proses kreatif di berbagai bidang industri visual.
Ruang belajar bagi kreator
Selain area uji coba produk, Sony juga menyiapkan rangkaian edukasi untuk pengunjung. Ada talkshow, workshop, dan photo walk yang dipandu oleh fotografer, videografer, filmmaker, serta content creator dari berbagai bidang.
Sesi-sesi itu memberi ruang bagi peserta untuk mempelajari perkembangan visual storytelling dan memahami tren industri digital imaging. Pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman praktis langsung dari para profesional yang sudah lama berkarya di bidangnya.
Sony turut menampilkan galeri foto yang berisi karya pengguna kamera Sony dan anggota komunitas Alpha. Area ini menjadi ruang apresiasi sekaligus memperlihatkan perkembangan komunitas kreator visual di Indonesia.
Fokus pada ekosistem kreator
President Director PT Sony Indonesia Motoya Itako mengatakan Alpha Festival tidak hanya dirancang sebagai ajang pameran produk. Ia menekankan bahwa Sony ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan teknologi, kreativitas, dan komunitas dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Motoya Itako menyebut Sony percaya teknologi punya peran penting dalam membantu kreator mewujudkan visi kreatif mereka. Melalui Alpha Festival 2026, perusahaan ingin menciptakan ruang yang dapat menginspirasi kreator untuk menghasilkan karya yang lebih bermakna.
Sony berharap festival ini terus menjadi tempat belajar, berbagi inspirasi, dan membangun kolaborasi di kalangan fotografer, videografer, filmmaker, dan content creator Indonesia. Agenda seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital imaging di Tanah Air.
Source: www.idntimes.com






