Kenaikan harga MacBook Air M5 di Indonesia terjadi saat perangkat ini justru belum bisa dibeli. Di toko online distributor resmi Apple, seluruh varian yang sudah memakai harga baru tercantum berstatus “stok habis”.
Situasi ini membuat calon pembeli menghadapi dua kabar sekaligus. Harga melonjak hingga Rp 8 juta dari harga peluncuran di Indonesia pada Mei 2026, tetapi unitnya belum tersedia untuk ditebus.
Apple tercatat menaikkan harga jajaran laptop Mac di Indonesia, termasuk MacBook Air M5 dan MacBook Neo. Untuk lini MacBook Air M5, kenaikan paling rendah berada di kisaran Rp 4,5 juta, sementara yang tertinggi menyentuh Rp 8 juta.
Varian yang mengalami lonjakan terbesar adalah model berkapasitas 1 TB dengan RAM 24 GB. Kenaikan ini berlaku untuk MacBook Air M5 ukuran 13 inci maupun 15 inci.
Per 2 Juli 2026, harga MacBook Air M5 termurah yang sebelumnya Rp 20.499.000 naik menjadi Rp 25.249.000. Model ini adalah versi 13 inci dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB, memakai CPU 10-core dan GPU 8-core.
Pada konfigurasi lebih tinggi, harga naik lebih tajam. MacBook Air M5 13 inci 16 GB/1 TB kini dibanderol Rp 31.499.000, naik Rp 7.500.000 dari harga awal Rp 23.999.000.
Varian 13 inci 24 GB/1 TB kini dijual Rp 35.499.000. Saat pertama dipasarkan di Indonesia, model ini dibanderol Rp 27.499.000, sehingga selisih kenaikannya mencapai Rp 8.000.000.
Pola serupa terlihat pada model 15 inci. MacBook Air M5 15 inci 16 GB/512 GB kini dipatok Rp 28.999.000, naik Rp 4.500.000 dari sebelumnya Rp 24.499.000.
Untuk model 15 inci 16 GB/1 TB, harga terbaru tercatat Rp 35.499.000. Angka ini naik Rp 7.500.000 dari harga peluncuran Rp 27.999.000.
Kenaikan tertinggi juga menimpa varian 15 inci 24 GB/1 TB. Harganya kini menjadi Rp 39.499.000, atau naik Rp 8.000.000 dari posisi awal Rp 31.499.000.
Daftar harga terbaru MacBook Air M5
| Varian | Harga terbaru | Kenaikan |
|---|---|---|
| 13 inci 16 GB/512 GB | Rp 25.249.000 | Rp 4.750.000 |
| 13 inci 16 GB/1 TB | Rp 31.499.000 | Rp 7.500.000 |
| 13 inci 24 GB/1 TB | Rp 35.499.000 | Rp 8.000.000 |
| 15 inci 16 GB/512 GB | Rp 28.999.000 | Rp 4.500.000 |
| 15 inci 16 GB/1 TB | Rp 35.499.000 | Rp 7.500.000 |
| 15 inci 24 GB/1 TB | Rp 39.499.000 | Rp 8.000.000 |
Di saat daftar harga baru sudah dipasang, ketersediaan barang belum mengikuti. Pantauan KompasTekno pada Kamis (2/7/2026) di beberapa distributor resmi Apple di Indonesia menunjukkan semua varian MacBook Air M5 dan MacBook Neo sama-sama berstatus habis.
Artinya, konsumen belum dapat menyelesaikan pembelian meski halaman produk sudah menampilkan banderol terbaru. Hingga kini belum ada keterangan dari Apple maupun distributor resminya di Indonesia soal kapan stok akan kembali tersedia.
Kondisi serupa juga terjadi pada MacBook Neo, laptop Mac yang sebelumnya diposisikan sebagai model paling terjangkau. Kedua variannya kini sama-sama naik Rp 2.750.000 dibanding harga saat pertama kali dipasarkan di Indonesia.
MacBook Neo 13 inci 8 GB/256 GB dengan chip Apple A18 Pro, CPU 6-core, dan GPU 5-core kini dijual Rp 13.499.000. Varian 8 GB/512 GB naik menjadi Rp 15.749.000 dari sebelumnya Rp 12.999.000.
MacBook Neo ikut naik
| Varian | Harga terbaru | Kenaikan |
|---|---|---|
| 13 inci 8 GB/256 GB | Rp 13.499.000 | Rp 2.750.000 |
| 13 inci 8 GB/512 GB | Rp 15.749.000 | Rp 2.750.000 |
Di tengah kosongnya stok MacBook Air M5, opsi lain dengan chip M5 masih tersedia di pasar Indonesia. Saat berita ini ditulis, beberapa varian MacBook Pro M5 dan MacBook Pro M5 Pro masih dapat dibeli.
Penyesuaian harga ini terjadi setelah Apple sebelumnya mengumumkan kenaikan harga sejumlah produk Mac dan iPad secara global pada Jumat (26/6/2026). Langkah itu disebut menyusul meningkatnya biaya komponen memori, terutama DRAM dan NAND flash, yang dalam beberapa bulan terakhir naik di pasar global.
Bagi konsumen Indonesia, dampaknya kini terlihat jelas di etalase resmi. Harga MacBook Air M5 sudah bergerak naik tajam, sementara unitnya sendiri belum kembali tersedia untuk dibeli.
Source: tekno.kompas.com






