Huawei MatePad Pro Max Cuma 4,7 Mm, Tablet Tipis Ini Serius Mau Gantikan Laptop

Huawei kembali menarik perhatian pasar tablet premium lewat MatePad Pro Max yang tampil ekstrem di bodi setipis 4,7 mm. Perangkat ini langsung diposisikan sebagai penantang laptop untuk produktivitas harian, terutama bagi pengguna yang ingin perangkat kerja ringkas tanpa mengorbankan fitur kelas atas.

Yang membuatnya menonjol bukan hanya tipisnya, tetapi juga cara Huawei mengemas spesifikasi tinggi ke dalam sasis yang nyaris tak masuk akal. Dari layar besar, stylus dengan latensi rendah, hingga baterai jumbo, MatePad Pro Max datang dengan ambisi yang jelas: menggantikan peran laptop di banyak skenario kerja mobile.

Layar besar dengan bezel nyaris hilang

Huawei MatePad Pro Max membawa panel Flexible OLED 13,2 inci dengan resolusi 3.000 x 2.000 piksel. Refresh rate adaptifnya mencapai 144 Hz, sehingga pengalaman visualnya ditujukan untuk terasa mulus saat dipakai bekerja maupun menikmati konten.

Desain layarnya juga dibuat sangat simetris tanpa notch. Kamera depan disembunyikan rapi di bezel yang sangat tipis, sementara lapisan matte PaperMate membantu meredam pantulan cahaya hingga mendekati 100%.

Stylus dan keyboard makin responsif

Untuk input, Huawei memakai teknologi Nearlink pada M-Pencil Pro dan keyboard case bawaan. Teknologi nirkabel ini diklaim menawarkan latensi jauh lebih rendah dibanding Bluetooth konvensional, sehingga penulisan dan navigasi terasa lebih cepat.

Saat dipakai di aplikasi ilustrasi profesional Go Paint, coretan disebut terasa instan dan responsif tanpa efek ghosting. Stylus ini juga mendukung haptic feedback saat ditekan untuk memicu menu pintasan, fitur yang memperkuat kesan produktivitasnya.

Siap untuk meeting dan kerja jarak jauh

Di bagian depan, tablet ini dibekali kamera 12 MP yang mampu merekam video hingga 4K 60 FPS. Mikrofon internalnya juga dirancang untuk menangkap suara dengan jernih, sehingga cocok untuk rapat daring dan kebutuhan remote working.

Huawei juga menanamkan enam speaker di dalam bodi tipis tersebut. Karakter suaranya disebut sedikit lebih flat dibanding generasi sebelumnya karena keterbatasan ruang, tetapi output audio tetap tergolong lantang, jernih, dan berimbang di kelas tablet premium.

Pendinginan diatur ulang, baterai tetap besar

Menjaga perangkat setipis itu tetap dingin bukan tugas mudah. Huawei memindahkan posisi prosesor ke bagian tengah tablet agar penyebaran suhu lebih merata dan area yang sering disentuh tangan tetap terasa adem.

Di balik bodi 4,7 mm, tersimpan baterai 9.760 mAh dengan dukungan pengisian cepat 66W Fast Charging. Menariknya, tablet ini juga mendukung reverse charging via kabel Type-C hingga 40W, sehingga bisa dipakai mengisi daya smartphone saat darurat.

Ekosistem aplikasi makin terbuka

Bagi pengguna yang khawatir soal aplikasi, Huawei menyebut ekosistem software MatePad Pro Max sudah semakin ramah. Meski berbasis AppGallery, perangkat ini dapat menjalankan aplikasi penting seperti YouTube, Gmail, Google Drive, Google Maps, hingga Gemini dengan lancar.

Paket penjualannya juga ikut memperkuat posisinya sebagai perangkat kerja. Huawei menyertakan keyboard case magnetik, dan selama masa peluncuran ada bonus stylus yang membuatnya semakin menarik bagi pengguna yang mencari tablet ultra-portabel untuk menggantikan laptop konvensional.

Terkait