iQOO resmi meluncurkan iQOO Z11i di China sebagai anggota terbaru lini Z11, dengan daya tarik utama pada baterai besar 6.500mAh dan chipset Snapdragon 4 Gen 2. Ponsel ini langsung dipasarkan sebagai opsi kelas menengah yang mengutamakan daya tahan baterai, layar 120Hz, dan konektivitas 5G.
Di tengah persaingan ponsel menengah, kombinasi baterai besar dan harga awal CNY 1.299 membuat iQOO Z11i menonjol. Perangkat ini juga sudah dijual di China, sehingga konsumen tidak perlu menunggu fase pre-order atau pengiriman berikutnya.
Harga dan varian
iQOO Z11i tersedia dalam tiga konfigurasi memori dan penyimpanan. Model 6GB + 128GB dibanderol CNY 1.299, varian 8GB + 128GB dijual seharga CNY 1.499, sedangkan model tertinggi 8GB + 256GB dipasarkan dengan harga CNY 1.699.
Penjualan dilakukan melalui toko online Vivo di China. Untuk pilihan warna, perangkat ini hadir dalam Desert Gold, Mo Ying, dan Qingfeng.
Fokus pada baterai besar
Salah satu nilai jual terbesar iQOO Z11i ada pada baterai 6.500mAh yang dibawanya. iQOO menyebut ponsel ini mampu bertahan hingga 25,3 hari dalam mode siaga atau hingga 21 jam waktu bicara dalam sekali pengisian.
Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung pengisian kabel 15W melalui port USB Type-C. Angka pengisian ini tidak agresif, tetapi sejalan dengan fokus perangkat pada ketahanan daya jangka panjang.
Layar 120Hz dan desain sederhana
iQOO Z11i memakai layar LCD 6,74 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1.600 piksel. Panel ini mendukung refresh rate hingga 120Hz, rasio aspek 20:9, cakupan warna NTSC 83 persen, serta mampu menampilkan 16,7 juta warna.
Rasio layar ke bodi ponsel ini diklaim mencapai 90,40 persen. Di bagian depan, kamera selfie ditempatkan dalam notch bergaya tetesan air, sementara di belakang terdapat modul kamera persegi yang memuat satu kamera utama dan lampu kilat LED.
Snapdragon 4 Gen 2 jadi otak utama
Dari sisi performa, iQOO Z11i ditenagai Snapdragon 4 Gen 2 octa-core yang dibuat dengan proses 4nm. Chipset ini mengusung enam inti efisiensi dengan kecepatan 1,95GHz dan dua inti performa dengan clock puncak 2,2GHz.
Untuk grafis, ponsel ini menggunakan GPU Adreno 613. Perangkat juga didukung RAM LPDDR4x hingga 8GB dan penyimpanan internal UFS 3.1 hingga 256GB, kombinasi yang biasanya memberi akses data lebih cepat dibanding penyimpanan generasi lama.
Ponsel ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. Sebagai perangkat dual-SIM, iQOO Z11i juga menawarkan fitur keamanan berupa sensor sidik jari di samping dan dukungan face unlock.
Kamera dibuat fungsional
Pada sektor fotografi, iQOO Z11i membawa satu kamera belakang 13 megapiksel dengan aperture f/2.2 dan autofocus. Kamera ini mendukung zoom digital hingga 10x serta perekaman video sampai 1080p.
Di bagian depan, tersedia kamera 5 megapiksel dengan aperture f/2.2 untuk swafoto dan panggilan video. Konfigurasi ini menunjukkan bahwa iQOO lebih menempatkan daya tahan baterai dan kebutuhan harian sebagai prioritas utama perangkat ini.
Konektivitas dan ketahanan
iQOO melengkapi Z11i dengan dukungan 5G, 4G LTE, Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.1, dan USB Type-C. Untuk navigasi, ponsel ini mendukung GPS, BeiDou, GLONASS, Galileo, dan QZSS.
Perangkat ini juga dibekali akselerometer, sensor cahaya sekitar, sensor jarak, e-compass, dan IR blaster. Kehadiran IR blaster bisa menjadi nilai tambah bagi pengguna yang masih memanfaatkan ponsel sebagai pengendali perangkat elektronik rumah.
Dari sisi ketahanan, iQOO mengklaim ponsel ini mengantongi rating IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Selain itu, perangkat disebut telah mendapatkan sertifikasi SGS 5-Star untuk ketahanan jatuh dan benturan.
Dimensi iQOO Z11i tercatat 167,40 x 77,10 x 8,39 mm dengan bobot sekitar 209 gram. Ukuran dan berat ini sejalan dengan penggunaan baterai berkapasitas besar, yang menjadi fitur paling menonjol dari perangkat tersebut.
