Kemunculan Vivo X500 Pro Max di database IMEI global menjadi sinyal paling kuat sejauh ini bahwa flagship anyar Vivo itu sedang dipersiapkan untuk pasar yang lebih luas. Jika jejak ini akurat, seri X500 tidak hanya meluncur di Tiongkok, tetapi juga akan dibawa ke panggung internasional.
Temuan ini ikut mempertegas bahwa Vivo sedang menyiapkan lini X500 dengan susunan model yang lebih lengkap dari biasanya. Sebelumnya, nama Vivo X500, X500 Pro, dan X500e sudah lebih dulu terdeteksi di database IMEI global, sehingga kehadiran varian Pro Max membuat daftar calon perangkat flagship ini semakin ramai.
Nomor model terungkap, spesifikasi masih tertutup
Menurut laporan PassionateGeekz, Vivo X500 Pro Max tercatat dengan nomor model V2610. Dokumen sertifikasi seperti ini umumnya tidak memuat rincian spesifikasi, tetapi keberadaannya menjadi petunjuk bahwa proses persiapan peluncuran sudah berjalan.
Bocoran yang beredar juga menyebut pasar global berpotensi menerima empat hingga lima model dalam keluarga Vivo X500. Susunan itu kemungkinan terdiri dari Vivo X500e, X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max, dengan kemungkinan tambahan varian Vivo X500 FE yang belum mendapat konfirmasi.
Fokus utama ada di kamera
Daya tarik terbesar dari Vivo X500 Pro Max justru ada pada sektor kameranya. Ponsel ini dikabarkan memakai sensor utama Sony LYT-838 50 megapiksel yang didukung teknologi LOFIC untuk membantu meningkatkan rentang dinamis dan kualitas gambar.
Sistem kameranya juga disebut membawa kamera ultra-wide 50 megapiksel dari seri Sony IMX8. Di sisi lain, ada kamera telefoto periskop 200 megapiksel yang diproyeksikan untuk menghadirkan kemampuan zoom jarak jauh lebih agresif.
Kombinasi tersebut membuat Vivo X500 Pro Max diposisikan sebagai flagship kamera yang menonjolkan fleksibilitas pemotretan. Dengan komposisi lensa utama, ultra-wide, dan telefoto beresolusi tinggi, perangkat ini terlihat disiapkan untuk bersaing di kelas premium yang makin ketat.
Layar besar dan refresh rate tinggi
Di bagian depan, Vivo X500 Pro Max dikabarkan menggunakan panel OLED BOE berukuran 6,85 inci. Layar itu disebut hadir dengan resolusi 2K dan refresh rate hingga 144Hz.
Kombinasi tersebut berpotensi menghadirkan tampilan yang lebih tajam dan pergerakan visual yang lebih mulus. Karakter ini biasanya dicari untuk konsumsi multimedia, navigasi antarmuka, dan gaming.
Performa dan baterai ikut jadi sorotan
Untuk dapur pacu, perangkat ini dirumorkan akan memakai chipset Dimensity 9600 series generasi terbaru. Chipset itu disebut dipasangkan dengan baterai berkapasitas sekitar 8.000mAh, angka yang tergolong sangat besar untuk sebuah smartphone flagship.
Jika bocoran ini tepat, Vivo X500 Pro Max berpeluang menawarkan daya tahan yang jauh lebih panjang dibandingkan generasi sebelumnya. Kombinasi performa tinggi dan baterai jumbo juga akan memperkuat posisinya sebagai model paling ambisius di keluarga X500.
Antarmuka global masih mengikuti strategi Vivo
Di sisi perangkat lunak, Vivo X500 Pro Max diperkirakan menjalankan Android 17 dengan OriginOS 7 untuk pasar Tiongkok. Untuk versi global, Vivo kemungkinan membawa Funtouch OS seperti strategi yang dipakai pada lini flagship sebelumnya.
Meski begitu, semua detail spesifikasi tersebut masih berada di level bocoran dan belum dikonfirmasi oleh Vivo. Dengan kemunculannya di database IMEI global, perangkat ini kini tampak semakin dekat menuju pengenalan resmi, meski rincian finalnya masih harus menunggu pengumuman berikutnya.






