iQoo Z11i Muncul Diam-Diam, Baterai 6.500 mAh di Kelas Rp 3 Jutaan Sulit Diabaikan

iQoo menambah amunisi di kelas menengah bawah lewat iQoo Z11i yang resmi meluncur di China. Ponsel ini langsung menonjol karena membawa baterai 6.500 mAh di kisaran harga mulai 1.299 yuan atau sekitar Rp 3,4 jutaan.

Di segmen harga tersebut, kombinasi baterai besar, layar 120 Hz, dan konektivitas 5G menjadi daya tarik utama perangkat ini. iQoo juga membekalinya dengan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16 sejak pertama dipasarkan.

Kehadiran iQoo Z11i memperluas lini Z11 yang sebelumnya sudah lebih dulu hadir. Fokus utamanya terlihat jelas, yaitu menawarkan daya tahan baterai panjang tanpa meninggalkan fitur dasar yang kini banyak dicari pengguna.

Untuk pasar China, perangkat ini hadir dalam tiga warna, yaitu Desert Gold, Ink Shadow, dan Qingfeng atau biru muda. Pilihan ini memberi alternatif bagi pengguna yang mencari ponsel dengan tampilan lebih beragam di kelas harga menengah.

Baterai jadi nilai jual utama

Aspek paling menonjol dari iQoo Z11i ada pada sektor daya. Ponsel ini menggunakan baterai 6.500 mAh dan mendukung pengisian daya kabel 15 watt.

Kapasitas tersebut membuat iQoo Z11i berada di posisi menarik untuk pengguna yang mengutamakan pemakaian panjang dalam satu kali pengisian. Strategi ini juga mempertegas bahwa perangkat ini menyasar kebutuhan harian yang praktis, seperti komunikasi, media sosial, dan konsumsi konten.

Layar 120 Hz dan chipset Snapdragon

Di bagian depan, iQoo Z11i membawa layar LCD 6,74 inci. Panel ini memiliki resolusi HD Plus, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.200 nit.

Layar 120 Hz menjadi tambahan penting di kelas ini karena dapat memberi pengalaman gulir yang lebih mulus. Sementara itu, kecerahan puncak 1.200 nit menjadi nilai tambah untuk penggunaan di berbagai kondisi pencahayaan.

Untuk performa, iQoo Z11i ditenagai Snapdragon 4 Gen 2. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X hingga 8 GB dan penyimpanan UFS 3.1 hingga 256 GB.

Kombinasi itu menunjukkan bahwa iQoo tidak hanya menonjolkan baterai besar, tetapi juga berupaya menjaga keseimbangan performa. Penggunaan media penyimpanan UFS 3.1 juga menjadi detail penting karena biasanya dicari pengguna yang ingin akses data lebih responsif.

Jika kapasitas bawaan masih kurang, pengguna masih bisa menambah ruang simpan melalui kartu microSD. Fitur ini semakin relevan karena tidak semua ponsel baru masih menyediakan slot ekspansi memori.

Kamera sederhana, fitur tetap lengkap

Di sektor kamera, iQoo Z11i mengusung pendekatan yang sederhana. Bagian belakang memang memakai modul berbentuk persegi membulat yang sekilas tampak memuat dua kamera, tetapi perangkat ini sebenarnya hanya dibekali satu kamera utama 13 MP.

Lingkaran lain pada modul tersebut diisi LED flash dan RGB ring light. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 5 MP yang ditempatkan pada notch bergaya waterdrop di tengah atas layar.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa iQoo Z11i tidak mengejar konfigurasi kamera yang ramai. Sebaliknya, ponsel ini lebih menekankan kebutuhan dasar fotografi sambil menjaga harga tetap kompetitif.

Fitur pendukung lain juga cukup lengkap untuk kelasnya. iQoo menyematkan pemindai sidik jari di samping, jack audio 3,5 mm, slot microSD, dan dukungan dual SIM 5G.

Perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP65. Artinya, iQoo Z11i memiliki ketahanan terhadap debu dan cipratan air, yang menjadi nilai tambah untuk penggunaan sehari-hari.

Harga iQoo Z11i di China

iQoo Z11i dipasarkan di China dalam tiga varian memori. Berikut rincian harganya:

VarianHarga
6/128 GB1.299 yuan (Rp 3,4 jutaan)
8/128 GB1.499 yuan (Rp 3,9 jutaan)
8/256 GB1.699 yuan (Rp 4,5 jutaan)

Dengan banderol tersebut, iQoo Z11i masuk ke persaingan ponsel Rp 3 jutaan hingga Rp 4 jutaan. Daya tarik terbesarnya bertumpu pada baterai besar, layar 120 Hz, penyimpanan yang masih bisa diperluas, serta dukungan fitur praktis seperti audio jack dan sertifikasi IP65.

Source: tekno.kompas.com

Terkait