Bocoran Aksesori Samsung Ungkap Nama Baru Z Fold 8, Qi2 Akhirnya Masuk ke Lini Foldable

Bocoran aksesori terbaru memberi petunjuk kuat bahwa Samsung akan mengubah penamaan lini ponsel lipatnya. Daftar casing yang muncul di basis data Wireless Power Consortium (WPC) menyebut langsung nama Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8.

Temuan ini penting karena menguatkan laporan sebelumnya soal perombakan identitas seri Fold generasi berikutnya. Di saat yang sama, listing itu juga mengisyaratkan peningkatan dukungan pengisian daya nirkabel Qi2 pada perangkat lipat Samsung yang akan datang.

Nama baru mulai terlihat jelas

Menurut temuan yang pertama kali disorot 9to5Google, listing yang tampak resmi itu terdaftar di database WPC. Aksesori tersebut disertifikasi oleh pembuat aksesori Yunchan pada 25 Juni 2026.

Nama perangkat yang tertulis pada daftar kompatibilitas menjadi sorotan utama. WPC mencantumkan casing yang kompatibel dengan Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8.

Dari susunan nama itu, model foldable dengan form factor baru yang sebelumnya sempat bocor sebagai “Wide” kini tampaknya akan dipasarkan sebagai Galaxy Z Fold 8 standar. Sementara model Z Fold reguler yang menjadi penerus langsung Galaxy Z Fold 7 justru muncul dengan nama Galaxy Z Fold 8 Ultra.

Di sisi lain, penamaan Galaxy Z Flip 8 tampaknya tidak berubah. Ini membuat perubahan strategi branding Samsung lebih terfokus pada keluarga Fold dibanding seri Flip.

Bukan cuma nama, fitur pengisian juga ikut terungkap

Listing aksesori itu tidak hanya menampilkan nama perangkat. Detail casing juga memperlihatkan adanya cincin magnet bawaan untuk kompatibilitas Qi2.

Keberadaan elemen ini terlihat makin meyakinkan karena ada logo Qi2 kecil di bagian kiri bawah casing. Dengan begitu, dukungan ekosistem aksesori magnetik tampaknya akan menjadi salah satu peningkatan penting pada generasi baru ponsel lipat Samsung.

Basis data tersebut juga mengindikasikan kemampuan pengisian daya nirkabel 20W. Angka itu disebut sebagai peningkatan 5W dibanding generasi sebelumnya untuk model Fold.

Namun, situasi pada seri Flip belum tentu sama. Galaxy Z Flip 8 disebut masih bisa tetap bertahan di 15W untuk pengisian daya nirkabel.

Apa yang diharapkan dari spesifikasi

Selain perubahan nama dan aksesori, bocoran yang beredar juga memberi gambaran awal soal spesifikasi inti. Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Kedua model Fold itu juga disebut akan hadir dengan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan hingga 1 TB. Ini menunjukkan Samsung masih menempatkan lini Fold sebagai kelas premium dengan konfigurasi memori besar.

Sementara itu, Galaxy Z Flip 8 diperkirakan menggunakan Exynos 2600. Model ini disebut akan membawa RAM 12 GB dan penyimpanan hingga 512 GB.

Seluruh jajaran foldable baru itu juga diharapkan memakai teknologi layar baru dari Samsung. Teknologi ini disebut dirancang untuk mengurangi lipatan layar yang terlihat secara signifikan.

Untuk perangkat lunak, ketiganya diperkirakan hadir dengan One UI 9.0 berbasis Android 17 langsung dari kotak. Jika informasi ini akurat, Samsung akan menyiapkan pembaruan besar baik di sisi perangkat keras maupun pengalaman pengguna.

Mengapa bocoran casing ini relevan

Bocoran dari aksesori kerap dianggap lebih kredibel dibanding rumor umum karena berkaitan dengan proses sertifikasi dan kesiapan rantai pasok. Dalam kasus ini, nama produk yang tercantum langsung di database WPC menjadi petunjuk yang lebih konkret daripada spekulasi sebelumnya.

Perubahan dari nama “Wide” ke Galaxy Z Fold 8 juga berpotensi mengubah cara Samsung memposisikan produknya. Di saat yang sama, penggunaan label “Ultra” pada penerus Fold reguler bisa menandakan strategi pemasaran baru untuk menegaskan status premiumnya.

Bagi konsumen, perubahan itu dapat memengaruhi ekspektasi sebelum peluncuran resmi. Nama “Ultra” biasanya identik dengan fitur lebih tinggi, sehingga keputusan Samsung dalam memberi label baru akan menjadi perhatian pasar.

Bocoran aksesori ini juga memperlihatkan bahwa Samsung tampaknya ingin mengejar tren ekosistem magnetik yang kini makin relevan di perangkat mobile. Dukungan Qi2 dengan cincin magnet bawaan pada casing bisa membuka pengalaman pengisian dan pemasangan aksesori yang lebih praktis.

Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8 diperkirakan meluncur pada 22 Juli 2026 di acara Galaxy Unpacked berikutnya. Menjelang jadwal itu, detail dari sertifikasi dan aksesori kemungkinan akan terus menjadi petunjuk awal paling jelas soal arah baru lini foldable Samsung.

Source: gadgets.beebom.com
Terkait