Kabar soal nasib seri Xiaomi Civi kembali mengemuka setelah pembocor teknologi Digital Chat Station menyebut Xiaomi tidak lagi melanjutkan pengembangan lini tersebut. Informasi yang paling menyita perhatian adalah klaim bahwa Xiaomi tidak memiliki rencana menghadirkan Xiaomi Civi 6.
Pernyataan itu juga mengisyaratkan bahwa nama Civi tidak akan dihidupkan lagi pada generasi berikutnya. Namun sampai saat ini, Xiaomi belum mengeluarkan pernyataan resmi soal penghentian lini tersebut.
Digital Chat Station menyampaikan klaim itu melalui unggahan di Weibo. Karena belum ada konfirmasi dari perusahaan, kabar ini masih berada di ranah rumor meski datang dari sumber yang dikenal punya rekam jejak cukup akurat dalam membocorkan produk Xiaomi.
Isu ini menarik karena Civi bukan lini biasa di portofolio Xiaomi. Seri tersebut selama ini menempati posisi yang cukup khas sebagai ponsel kelas menengah premium dengan pendekatan desain tipis, ringan, dan berorientasi gaya hidup.
Posisi unik seri Civi
Xiaomi pertama kali memperkenalkan lini Civi di China pada 2021. Sejak awal, seri ini menonjolkan layar melengkung, bodi yang ramping, serta kemampuan fotografi yang menaruh perhatian besar pada kamera selfie dan portrait.
Pendekatan itu membuat Civi berbeda dari lini Redmi yang identik dengan harga terjangkau. Civi juga punya karakter yang tidak sama dengan seri Xiaomi T yang lebih menonjolkan performa.
Dengan posisi tersebut, Civi banyak diarahkan untuk pengguna muda yang menginginkan desain premium dan pengalaman kamera yang kuat. Identitas inilah yang membuat kabar penghentiannya terasa cukup signifikan bagi pengamat pasar ponsel Xiaomi.
Selama perjalanannya, keluarga Civi telah melahirkan enam model. Daftarnya mencakup Xiaomi Civi, Xiaomi Civi 1S, Xiaomi Civi 2, Xiaomi Civi 3, Xiaomi Civi 4 Pro, dan Xiaomi Civi 5 Pro.
Sebagian besar model itu dipasarkan khusus di China. Meski begitu, beberapa perangkat hadir ke pasar global dengan nama berbeda.
Salah satu contohnya adalah Xiaomi Civi 5 Pro yang dipasarkan di India sebagai Xiaomi 15 Civi. Pola ini menunjukkan bahwa meski nama Civi lebih lekat dengan pasar China, produknya tetap punya kaitan dengan strategi global Xiaomi.
Rumor Civi 6 yang kini terancam gugur
Sebelum klaim terbaru ini muncul, Xiaomi Civi 6 sempat beberapa kali menjadi bahan pembicaraan. Rumor mengenai perangkat tersebut bahkan sempat berubah arah dalam waktu yang relatif singkat.
Pada akhir 2025, sempat beredar informasi bahwa proyek Civi 6 telah dibatalkan. Namun pada Februari 2026, bocoran lain kembali menyebut perangkat itu masih dalam tahap pengembangan.
Saat itu, Civi 6 disebut akan membawa kamera utama 200 MP. Bocoran lain juga mengaitkan ponsel ini dengan chipset Snapdragon 8 Elite, tombol AI khusus, dan sistem kamera hasil kolaborasi dengan Leica.
Rangkaian spesifikasi itu sempat memunculkan ekspektasi bahwa Civi akan naik kelas lebih jauh di segmen menengah premium. Namun klaim terbaru dari Digital Chat Station kini justru mengarah pada kemungkinan bahwa perangkat tersebut tidak akan pernah diluncurkan.
Inikah penggantinya?
Di tengah kabar meredupnya Civi, perhatian kini mengarah ke seri Xiaomi T. Laporan yang beredar menyebut salah satu alasan penghentian Civi adalah penjualan yang dinilai kurang konsisten di berbagai pasar.
Sebagai langkah lanjutan, Xiaomi disebut akan lebih memfokuskan seri T sebagai lini ponsel kelas menengah premium dengan jangkauan pasar yang lebih luas. Jika arah ini benar, maka peran yang dulu diisi Civi bisa bergeser ke keluarga Xiaomi T.
Indikasi strategi tersebut mulai terlihat pada peluncuran Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro pada Mei 2026. Untuk pertama kalinya, seri T diluncurkan hampir bersamaan di pasar global dan China.
Langkah itu memperlihatkan posisi seri T yang makin penting dalam peta produk Xiaomi. Seri ini kini menawarkan spesifikasi kelas atas dengan harga di bawah flagship utama.
Dengan kombinasi itu, Xiaomi T dinilai lebih mudah dipasarkan lintas wilayah dibanding Civi yang selama ini lebih kuat sebagai identitas produk khusus China. Jika Xiaomi benar-benar mengonsolidasikan lini menengah premiumnya, seri T tampak menjadi kandidat paling masuk akal untuk mengambil alih ruang tersebut.
Meski demikian, masih belum ada kepastian apakah Xiaomi akan menghadirkan kembali konsep ponsel bergaya Civi dengan nama baru. Untuk saat ini, arah masa depan lini tersebut masih bergantung pada keputusan resmi perusahaan yang belum diumumkan.
