Pemilik Sepakat Dua Nama Ini Paling Awet, Android yang Tahan Dipakai Bertahun-Tahun

Bagi banyak pengguna Android, ukuran “reliabel” ternyata bukan cuma soal bodi yang kokoh atau performa cepat. Faktor yang paling sering muncul justru umur pakai, dukungan software, dan seberapa lama ponsel tetap nyaman dipakai tanpa terasa tertinggal.

Dari percakapan para pemilik, dua nama paling konsisten muncul di atas: Samsung dan Google Pixel. Keduanya dinilai kuat di sisi hardware dan software, sementara OnePlus dan Motorola masih dianggap layak masuk radar untuk pengguna yang mencari alternatif di luar dua merek besar itu.

Samsung paling sering dipuji karena tahan lama

Di berbagai thread Reddit, Samsung mendapat banyak pujian dari pemiliknya. Ada pengguna Pixel yang mengakui perangkat Samsung bertenaga Snapdragon memberi performa terbaik, sementara yang lain menyoroti bahwa ponsel yang sudah tidak didukung pun masih terasa bertenaga.

Daya tahan itu juga didorong oleh kebiasaan Samsung merilis pembaruan keamanan darurat saat ada eksploit yang sudah diketahui. Sejumlah pemilik bahkan mengatakan mereka tetap memakai Samsung selama bertahun-tahun tanpa masalah berarti, termasuk pengguna yang setia sejak seri Note 2.

Secara umum, usia pakai rata-rata ponsel Samsung Galaxy disebut berada di kisaran tiga sampai lima tahun. Itu selaras dengan janji Samsung yang menawarkan tujuh tahun pembaruan, sebuah angka yang membuat banyak orang lebih tenang jika ingin memakai ponsel dalam jangka panjang.

Google Pixel mengejar dengan dukungan software yang kuat

Google Pixel juga disebut punya masa pakai yang mirip, yakni sekitar tiga sampai lima tahun. Google pun menawarkan jadwal pembaruan yang sama panjangnya dengan Samsung, sehingga keduanya sering dipandang sebagai pilihan paling aman untuk urusan software.

Beberapa pemilik Pixel menilai perangkat Google menjadi yang pertama menerima update karena memang dibuat oleh Google. Ada juga pengguna yang menyebut pengalaman Pixel paling mendekati iPhone dari sisi keseluruhan rasa pakai, terutama karena tampilannya dianggap paling murni sebagai Android.

Seorang pengguna bernama Crysqo merangkum pandangan itu dengan menyebut Pixel menawarkan pengalaman Android paling bersih dengan dukungan jangka panjang yang solid. Dalam pandangan yang sama, Samsung unggul jika prioritasnya ada pada hardware terbaik dan tampilan yang lebih mencolok.

OnePlus dan Motorola jadi opsi menarik, tapi belum sekuat dua besar

Di luar Samsung dan Pixel, OnePlus tampak mulai mendapat perhatian. Seorang pengguna menyebut OnePlus 13 “criminally underrated”, sementara ada juga pemilik yang menjual iPhone 17 Pro Max lalu beralih ke OnePlus 15 dan merasa puas.

Meski begitu, penilaian terhadap OnePlus tidak sepenuhnya seragam. Pemilik yang sama menilai kameranya rata-rata, dan untuk fotografi mereka masih lebih memilih Samsung, Pixel, atau iPhone.

Motorola juga mendapat banyak sebutan positif, terutama untuk model seperti Motorola G85 dan Motorola ThinkPhone. Namun, salah satu pemilik mengatakan Motorola cukup lambat merilis pembaruan OS, sehingga reputasinya di sisi software belum sekuat para pesaing utama.

Software masih jadi pembeda terbesar

Di atas kertas, hardware yang bagus memang penting, tetapi dukungan software sering jadi penentu utama reliabilitas. Motorola disebut hanya memberi tiga tahun pembaruan software untuk ponsel baru, sedangkan OnePlus umumnya memberi empat pembaruan OS besar untuk ponsel flagship.

Untuk perangkat budget, OnePlus bahkan hanya menjanjikan satu pembaruan Android dan tiga tahun dukungan keamanan. Perbedaan ini membuat Samsung dan Google Pixel, terutama di kelas flagship, terlihat lebih aman bagi pengguna yang ingin ponselnya tetap relevan lebih lama.

Pada akhirnya, pilihan paling meyakinkan menurut para pemilik tetap mengerucut ke Samsung dan Google Pixel. OnePlus dan Motorola masih punya penggemar, tetapi ketika ukuran utamanya adalah daya tahan jangka panjang dan konsistensi update, dua merek besar itu masih memimpin.

Terkait