Xiaomi resmi memperkenalkan “Sky Nomad” sebagai lini otomotif barunya, menandai langkah baru perusahaan ke segmen extended-range electric vehicle atau EREV. Di pasar China, lini ini akan memakai nama Xiaomi Pengcheng.
Pengumuman tersebut langsung menarik perhatian karena memberi identitas resmi pada proyek kendaraan baru Xiaomi yang sebelumnya lama beredar dalam rumor. Kehadiran Sky Nomad juga menunjukkan bahwa ekspansi Xiaomi di industri mobil tidak berhenti pada sedan SU7 dan SUV YU7.
Nama baru itu diumumkan melalui akun WeChat yang baru diluncurkan untuk merek tersebut. Hingga saat pengumuman muncul, akun itu disebut belum memuat konten lain, sementara Xiaomi juga mulai menggoda kehadiran merek ini lewat iklan layar kota di China.
Fokus ke pasar EREV
Sky Nomad diarahkan untuk masuk ke pasar EREV, segmen yang menggabungkan penggerak listrik dengan mesin pembangkit jarak tempuh. Skema ini berbeda dari mobil listrik murni karena mesin bensin tidak menggerakkan roda secara langsung, melainkan bertugas mengisi baterai dan mendukung motor listrik.
Langkah ini memperluas strategi otomotif Xiaomi yang sejauh ini sudah mencakup SU7, SU7 Ultra, dan YU7. Dengan Sky Nomad, Xiaomi tampak ingin menjangkau kebutuhan yang berbeda, terutama untuk SUV keluarga berukuran besar dengan jangkauan perjalanan panjang.
Model pertama dari lini baru ini disebut sebagai N90. Kendaraan tersebut dikabarkan hadir sebagai SUV full-size dengan sistem penggerak EREV.
Berdasarkan laporan sebelumnya, N90 memakai range extender 1,5 liter turbocharged. Mesin itu tidak menyalurkan tenaga langsung ke roda, tetapi berfungsi untuk mengisi baterai sekaligus menopang kerja motor listrik.
Spesifikasi awal yang mencuat
N90 disebut akan membawa baterai berkapasitas di atas 70 kWh. Dengan paket baterai sebesar itu, kendaraan ini diperkirakan mampu menempuh jarak 400 hingga 500 km dalam mode listrik murni.
Untuk jangkauan total, angkanya disebut bisa melampaui 1.500 km. Angka ini menjadi salah satu daya tarik utama EREV, terutama bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas perjalanan jauh tanpa bergantung sepenuhnya pada pengisian baterai.
Ukuran bodinya juga tergolong besar. N90 disebut memiliki panjang 5,3 meter dengan wheelbase 3,1 meter.
Konfigurasi kabin yang disiapkan mencakup versi lima kursi dan tujuh kursi. Hal ini menguatkan posisi model tersebut sebagai SUV yang menyasar kebutuhan keluarga atau perjalanan dengan kapasitas penumpang lebih banyak.
Desain dan detail kendaraan
Dari sisi desain, N90 disebut mengusung tampilan yang tegas dan kotak. Bagian depan menampilkan lampu utama bergaya blocky, saluran udara berbentuk trapesium, serta inlet udara di sisi bumper.
Garis kap mesinnya dibuat tinggi, memperkuat kesan SUV besar. Di bagian atas, mobil ini juga disebut memakai LiDAR yang dipasang di atap.
Fitur lain yang muncul pada detail awal adalah electric doorsteps. Kehadiran komponen ini sejalan dengan postur bodi yang tinggi dan ukuran kendaraan yang besar.
Foto mata-mata sebelumnya juga memperlihatkan varian lebih besar dengan setup tenda atap. Detail ini memberi sinyal bahwa Xiaomi mungkin ingin menambahkan karakter petualangan atau penggunaan rekreasi pada model barunya.
Walau begitu, detail lengkap desain dan fitur belum seluruhnya dibuka. Informasi lebih rinci diperkirakan akan muncul mendekati waktu peluncuran.
Konteks ekspansi Xiaomi di bisnis mobil
Pengumuman Sky Nomad datang saat bisnis otomotif Xiaomi terus tumbuh di pasar domestik. Pada Mei 2026 saja, Xiaomi mencatat pengiriman 32.759 unit di China.
Portofolio yang saat ini dijual mencakup SU7 sedan, SU7 Ultra, dan YU7 SUV. Dengan tambahan lini baru berbasis EREV, Xiaomi memperluas cakupan produknya dari mobil performa dan SUV listrik ke kendaraan keluarga jarak jauh.
Langkah ini juga menempatkan Xiaomi pada jalur persaingan yang lebih langsung di segmen SUV keluarga premium dan besar. Sky Nomad disebut akan berhadapan dengan model seperti Li Auto L9 dan AITO M9.
Bagi Xiaomi, kehadiran merek baru ini bukan sekadar penambahan nama. Sky Nomad menjadi sinyal bahwa perusahaan sedang menyiapkan strategi multi-lini untuk pasar otomotif China, dengan fokus baru pada SUV besar berpenggerak listrik yang didukung mesin penambah jarak tempuh.
Source: www.gizmochina.com





