Redmi Pad 2 9.7 inci langsung menarik perhatian karena menawarkan layar 2K 120Hz di harga Rp2.399.000. Di kelas tablet dua jutaan, kombinasi ini terasa sangat agresif, tetapi ada beberapa kompromi yang perlu diperhatikan sebelum membeli.
Xiaomi memosisikan perangkat ini sebagai solusi produktivitas portabel kelas entri. Untuk kebutuhan belajar, hiburan, dan kerja ringan, paket yang dibawa tablet ini memang terlihat lengkap, terutama bagi pengguna yang mencari perangkat terjangkau dengan layar besar dan konektivitas seluler.
| Aspek | Redmi Pad 2 9.7″ |
|---|---|
| Harga | Rp2.399.000 |
| Layar | 2K 2048 x 1280 piksel, 250 PPI, 120Hz adaptif |
| Kecerahan | 600 nits mode luar ruangan |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2, fabrikasi 6nm |
| RAM / Penyimpanan | 4 GB / 128 GB |
| Baterai | 7.600 mAh |
| Pengisian Daya | 18W |
Layar Tajam, Tapi Sudut Pandangnya Tidak Sempurna
Sektor visual menjadi nilai jual paling kuat dari tablet ini. Panel 2K dengan refresh rate 120Hz adaptif membuat navigasi antarmuka, scrolling media sosial, dan membaca e-book terasa lebih mulus dibanding banyak tablet lain di kelas harga serupa.
Menurut pantauan techno.viva.co.id atas halaman resmi Xiaomi Indonesia, layar ini juga didukung tingkat kecerahan 600 nits serta sertifikasi perlindungan mata TUV Rheinland. Namun, catatan yang muncul dari ulasan pengguna menunjukkan viewing angles atau sudut pandang belum terlalu konsisten.
Artinya, tampilan masih bisa menurun ketika layar dilihat dari kemiringan tertentu. Ketajaman dan akurasi warna memang tetap menjadi daya tarik utama, tetapi kompromi ini cukup wajar untuk panel kelas entri.
Performa Cukup untuk Harian, Bukan untuk Game Berat
Di bagian dapur pacu, Redmi Pad 2 9.7″ menggunakan Snapdragon 6s 4G Gen 2 dengan RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. Konfigurasi ini memadai untuk tugas sekolah, aplikasi kasir UMKM, streaming video, dan aktivitas kasual lain yang tidak menuntut tenaga besar.
Tablet ini juga sudah mendukung konektivitas 4G LTE terintegrasi dan slot MicroSD hingga 2 TB. Namun, kapasitas RAM 4 GB menjadi batas yang terasa saat pengguna membuka banyak aplikasi sekaligus atau menjalankan multitasking berat.
GPU Adreno 610 turut menegaskan batas penggunaan perangkat ini. Untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya tidak dirancang untuk pengalaman mulus, sehingga tablet ini lebih pas dipakai sebagai perangkat harian ketimbang tablet gaming.
Baterai Tahan Lama, Pengisian Masih Pelan
Xiaomi membekali tablet ini dengan baterai 7.600 mAh, dan efisiensi chipset 6nm membantu daya tahannya tetap panjang. Dalam pemutaran video nonstop, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 15 jam.
Kelemahannya ada pada pengisian daya. Dukungan fast charging hanya 18W, sehingga proses isi ulang dari kosong ke penuh membutuhkan waktu relatif lama dan kurang ideal bagi pengguna yang sering bergerak cepat.
Selain itu, paket penjualan standar juga tidak menyertakan lapisan pelindung layar bawaan. Jadi, pengguna yang membeli Redmi Pad 2 9.7 inci perlu menyiapkan perlindungan tambahan jika ingin memakainya dalam jangka panjang.
Dengan harga yang tetap rasional dan fitur yang menonjol di layar, Redmi Pad 2 9.7 inci masih tampak sangat menarik untuk kebutuhan belajar dan hiburan. Tetapi bagi pembeli yang memprioritaskan performa tinggi, multitasking berat, atau pengisian super cepat, ada beberapa batas yang harus diterima sejak awal.
