Samsung Galaxy A27 5G semakin dekat ke pasar Indonesia setelah lolos sertifikasi wajib pemerintah. Keberadaan perangkat dengan nomor model SM-A276B di daftar Kemenperin dan Postel Komdigi menjadi sinyal kuat bahwa peluncurannya tinggal menunggu waktu.
Yang membuat perangkat ini menarik bukan sekadar status lolos izin edar. Samsung membawa perubahan yang cukup besar di lini Galaxy A, mulai dari chipset baru, layar lebih modern, hingga janji pembaruan software jangka panjang.
Izin edar sudah beres, peluncuran tinggal menunggu waktu
Berdasarkan data resmi Kemenperin per Juli 2026, Samsung SM-A276B sudah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN dengan nilai interkoneksi 40,30 persen. Perangkat yang sama juga tercatat di database Postel Komdigi dengan nomor sertifikat 123112/DJID/2026 sejak 19 Juni lalu.
Di pasar global, ponsel ini sudah lebih dulu debut di Jerman dan Amerika Serikat pada akhir Juni. Karena itu, kehadirannya di Indonesia terlihat semakin dekat dan hanya menunggu pengumuman resmi dari Samsung Electronics Indonesia.
Perubahan paling besar ada di dapur pacu
Samsung Galaxy A27 5G disebut membawa lompatan arsitektur yang cukup terasa dibanding generasi sebelumnya. Samsung meninggalkan chipset Exynos kelas menengah dan menggantinya dengan Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 yang dibuat dengan fabrikasi 4 nm.
Perubahan ini ditujukan untuk efisiensi daya yang lebih baik dan peningkatan performa grafis untuk kebutuhan harian. techno.viva.co.id mencatat, langkah tersebut menjadi salah satu pembeda utama Galaxy A27 5G di kelas menengah tahun ini.
Layar lebih luas, desain kamera ikut berubah
Di bagian depan, ponsel ini memakai layar Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz. Samsung juga meninggalkan desain poni Infinity-U dan beralih ke kamera depan berlubang atau Infinity-O punch-hole.
Untuk perlindungan layar, Samsung membekalinya dengan Gorilla Glass Victus Plus. Kombinasi ini membuat perangkat terlihat lebih modern sekaligus lebih siap dipakai untuk konsumsi konten harian.
Kamera, software, dan daya tahan
Sektor kamera mengandalkan tiga lensa di belakang, yaitu sensor utama 50 MP dengan OIS, lensa ultrawide 5 MP, dan lensa makro 2 MP. Di bagian depan tersedia kamera swafoto 12 MP.
Seluruh perangkat berjalan di Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5. Samsung juga menjanjikan update Android hingga 6 generasi dan pembaruan keamanan selama 6 tahun, sebuah komitmen yang cukup panjang untuk kelas mid-range.
Dari sisi ketahanan, Galaxy A27 5G membawa baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 25 Watt dan sertifikasi IP64. Dukungan ini menempatkannya sebagai perangkat yang tidak hanya mengejar performa, tetapi juga durabilitas dan umur pakai software yang panjang.
Harga global, harga Indonesia masih menunggu
Samsung belum mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia. Namun, di Amerika Serikat perangkat ini dijual mulai 350 Dollar AS atau setara dengan Rp6,2 jutaan.
Dengan kombinasi Snapdragon 6 Gen 3, layar 120 Hz, kamera utama 50 MP OIS, dan janji update panjang, Galaxy A27 5G datang dengan bekal yang lebih serius dari sekadar penyegaran nama. Tinggal menunggu kapan Samsung benar-benar membawanya masuk ke etalase Indonesia.
