Motorola akhirnya membawa Razr Fold ke Indonesia dengan paket yang langsung menantang kelas foldable premium. Perangkat lipat model book-style ini datang dengan layar utama 8,09 inci, Snapdragon 8 Gen 5, baterai 6.000 mAh, dan tiga kamera belakang 50 MP.
Bukan hanya spesifikasinya yang besar, strategi peluncurannya juga agresif. Motorola menawarkan harga pre-order yang jauh lebih rendah dari banderol resminya, ditambah bonus perangkat dan layanan purna jual yang cukup lengkap.
Fokus pada desain tipis dan layar terang
Motorola Razr Fold dirancang dengan bodi 4,55 mm saat dibuka dan 9,89 mm saat dilipat, dengan bobot 243 gram. Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP49, yang memberi perlindungan terhadap debu dan cipratan air.
Perangkat ini tersedia dalam dua warna Pantone, yakni Lily White dan Blackened Blue. Di bagian depan, tersedia layar cover OLED 6,6 inci beresolusi 2.520 x 1.080 piksel dengan refresh rate hingga 165 Hz dan kecerahan puncak 6.000 nits.
Saat dibuka, pengguna akan mendapati layar utama LTPO OLED 8,09 inci beresolusi 2.484 x 2.232 piksel. Panel ini mendukung refresh rate adaptif 1-120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 6.200 nits, membuatnya menjadi salah satu layar foldable yang paling terang di kelasnya.
Performa, kamera, dan fitur yang dibundel
Untuk performa, Motorola menyematkan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 non-Elite yang dipasangkan dengan RAM 12 GB atau 16 GB LPDDR5X. Penyimpanan internalnya tersedia dalam opsi 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.
Razr Fold menjalankan Android 16 dengan antarmuka Hello UI khas Motorola. Ponsel ini mendukung multitasking split-screen, desktop mode lewat USB-C 3.2 Gen 1 dengan DisplayPort 1.2, serta stereo speaker dengan Dolby Atmos.
Motorola juga membundel Moto Pen Ultra dalam paket penjualan. Stylus ini mendukung pressure sensitivity, tilt detection, palm rejection, serta fitur AI seperti Circle to Search, Quick Clips, dan AI Sketch to Image.
Di sektor kamera, terdapat tiga sensor belakang 50 MP yang terdiri dari kamera utama Sony Lytia 828 dengan OIS, kamera ultra-wide 122 derajat yang juga mendukung macro, dan kamera telefoto periskop 3x optical zoom dengan OIS.
Kemampuan videonya mencapai 8K 30fps dan 4K 60fps dengan Dolby Vision. Untuk swafoto, Motorola menyediakan kamera 32 MP pada layar cover dan kamera 20 MP pada layar utama.
| Spesifikasi | Motorola Razr Fold |
|---|---|
| Layar luar | 6,6 inci, 2.520 x 1.080 piksel, 165 Hz, 6.000 nits, Dolby Vision, HDR10+ |
| Layar dalam | 8,09 inci LTPO, 2.484 x 2.232 piksel, 1-120 Hz, 6.200 nits |
| Chipset | Snapdragon 8 Gen 5 (non-Elite) |
| RAM | 12 GB / 16 GB LPDDR5X |
| Memori internal | 256 GB / 512 GB / 1 TB |
| Kamera belakang | 50 MP utama + 50 MP ultra-wide + 50 MP telefoto periskop 3x |
| Kamera depan | 32 MP (cover) + 20 MP (inner) |
| Baterai | 6.000 mAh, 80W TurboPower, 50W wireless, 5W reverse wireless |
| OS | Android 16 |
| Ketahanan | IP49 |
Harga dan promo di Indonesia
Motorola Razr Fold dijual resmi Rp 29.999.000, tetapi selama pre-order 13-20 Juli 2026, harganya menjadi Rp 25.499.000. Selama periode itu, pembeli juga mendapatkan bonus dengan total nilai hingga Rp 10,7 juta.
Bonus tersebut mencakup Moto Watch senilai Rp 1.499.000, Moto Buds Loop senilai Rp 1.099.000, cashback langsung hingga Rp 1,5 juta, cashback trade-in tambahan hingga Rp 1,5 juta, dan cicilan 0% dari bank rekanan. Motorola juga menyiapkan layanan Free Pick Up & Return Service untuk purna jual.
Pre-order Motorola Razr Fold tersedia melalui Shopee, Erafone, dan Digiplus. Dengan kombinasi harga promo, layar besar, baterai 6.000 mAh, serta bundling Moto Pen Ultra, Motorola tampak berusaha memberi alasan kuat bagi konsumen Indonesia untuk melirik foldable pertamanya di kelas book-style.







