Perk pre-order yang selama ini paling menarik dari Samsung tampaknya akan berubah pada lini foldable terbarunya. Untuk Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8, pembeli tak lagi mendapat upgrade storage gratis penuh seperti sebelumnya.
Menurut laporan dari Korea yang dikutip www.gsmarena.com, Samsung akan memperkenalkan ketentuan baru saat tiga perangkat itu diumumkan pada 22 Juli. Alih-alih menanggung seluruh selisih harga, perusahaan hanya akan menutup 50% selisih antara varian 256GB dan 512GB.
Perubahan pada bonus pre-order
Skema baru itu berarti konsumen tetap harus membayar sebagian biaya tambahan jika ingin naik ke kapasitas penyimpanan yang lebih besar saat pre-order. Ini jelas lebih kecil dibandingkan promo yang selama ini dikenal sebagai salah satu alasan utama untuk memesan lebih awal.
Sebelumnya, pembeli bisa membayar satu tier penyimpanan dan mendapatkan tier yang lebih tinggi tanpa biaya tambahan. Kini, nilai bonus itu dipangkas, dan Samsung memilih memberi potongan yang lebih kecil untuk membantu menahan tekanan biaya komponen.
| Model | Varian Storage | Skema Pre-Order Baru |
|---|---|---|
| Galaxy Z Fold8 | 256GB ke 512GB | Samsung menutup 50% selisih harga |
| Galaxy Z Fold8 Ultra | 256GB ke 512GB | Samsung menutup 50% selisih harga |
| Galaxy Z Flip8 | 256GB ke 512GB | Samsung menutup 50% selisih harga |
Tekanan biaya memori mulai terasa
Alasan utama di balik perubahan ini adalah krisis harga memori yang sedang berlangsung. Samsung disebut berusaha mengimbangi lonjakan biaya komponen dengan mengurangi nilai bonus yang sebelumnya jauh lebih besar.
Dampaknya tidak hanya terasa pada konsumen, tetapi juga pada bisnis mobile Samsung. Divisi ponsel perusahaan itu diperkirakan mencatat rugi operasional KRW 1,5 triliun atau sekitar $1 miliar pada kuartal kedua tahun ini.
Jika benar terjadi, itu akan menjadi kali pertama dalam sejarah unit mobile Samsung yang mencatat kerugian kuartalan. Laporan tersebut menyebut kenaikan harga memori sebagai penyebab utamanya.
Masih belum dikonfirmasi resmi
Meski begitu, Samsung belum mengonfirmasi perubahan bonus pre-order tersebut secara resmi. Seorang pejabat Samsung menyatakan bahwa perusahaan belum bisa memastikan perubahan manfaat pre-order pada saat ini.
Artinya, kabar ini masih perlu diperlakukan sebagai informasi yang belum final, meski arah kebijakannya terdengar masuk akal jika melihat tekanan biaya yang sedang dihadapi perusahaan. Jika skema ini benar diberlakukan, pre-order Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8 tidak akan lagi semurah yang biasa dinanti para pembeli awal.
