7 HP Kamera Terbaik Juli 2026, Saat Lensa Tambahan Mulai Menggeser Kamera Saku

Kamera ponsel premium kini tidak lagi sekadar berlomba pada jumlah megapiksel. Tujuh model pilihan Juli 2026 menawarkan sensor besar, lensa periskop, pemrosesan AI, hingga aksesori fisik yang membuat pengalaman memotret semakin mendekati kamera saku.

Persaingan paling menarik datang dari ponsel yang mendukung grip dan teleconverter eksternal. Pendekatan ini memberi pengguna kontrol lebih nyata untuk memotret jarak jauh, sekaligus memperluas fungsi ponsel tanpa harus membawa kamera terpisah.

ModelKamera UtamaKeunggulan Menonjol
Vivo X300 Ultra200MP 35mmTeleconverter hingga 400mm
Oppo Find X9 Ultra200MPZoom optik 10x Hasselblad
iPhone 17 ProTiga kamera 48MPVideo 4K Dolby Vision 120fps
Samsung Galaxy S26 Ultra200MP f/1.4Low-light dan video APV
Xiaomi 17 UltraSensor tipe 1 inciApertur variabel Leica
Google Pixel 10 Pro XL50MPAI Camera Coach dan 100x zoom
Vivo X300 Pro50MP Sony LYT828Telefoto periskop 200MP

1. Vivo X300 Ultra

Vivo X300 Ultra menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan pendekatan paling dekat ke kamera modular. Ponsel ini membawa kamera utama Sony LYTIA 901 200MP berfokal 35mm, telefoto periskop 200MP 85mm dengan gimbal, serta ultrawide 50MP 14mm berlabel Zeiss.

Vivo menyediakan Professional Imaging Kit berupa grip kamera dan dua modul teleconverter Zeiss. Modul 200mm menawarkan zoom optik 8,7x pada ekuivalen 200mm, sementara opsi 400mm ditujukan untuk pemotretan dengan jangkauan lebih jauh.

2. Oppo Find X9 Ultra

Oppo Find X9 Ultra mengandalkan kolaborasi Hasselblad melalui susunan kamera yang mencakup sensor utama 200MP, telefoto 200MP, dan lensa zoom optik 10x. Lensa Hasselblad tersebut disebut dapat mempertahankan kualitas optik hingga 20x.

Teknologi zoom internal LUMO diklaim membantu mempertahankan detail melalui peningkatan jumlah piksel pada rentang 2x dan 6x. Mode Hasselblad Master juga menyediakan keluaran foto 8K serta profil Original Film, sedangkan Earth Explorer Kit membawa teleconverter, grip, dan adaptor filter 67mm.

3. Apple iPhone 17 Pro

Apple iPhone 17 Pro memakai tiga kamera belakang 48MP yang terdiri dari Fusion camera, ultrawide, dan telefoto dengan sensor lebih besar. Kamera telefotonya menjangkau zoom optik 4x pada 100mm dan 8x pada 200mm.

Chip A19 Pro menangani pembaruan pada Photonic Engine, sementara Camera Controls fisik memberi akses cepat ke eksposur, depth, dan photographic styles. Di sisi video, perangkat ini mendukung 4K Dolby Vision hingga 120fps dan perekaman spatial audio.

4. Samsung Galaxy S26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra menempatkan kemampuan cahaya rendah sebagai fokus utama melalui lensa f/1.4 pada kamera utama 200MP dan f/1.9 pada ultrawide 50MP. Konfigurasi zoomnya mencakup telefoto 10MP 3x dan periskop 50MP 5x.

Menurut Gizmochina, bukaan yang lebih lebar membantu kamera menangkap lebih banyak cahaya secara alami untuk foto serta video Nightography yang lebih bersih. Galaxy ini juga mendukung Advanced Professional Video atau APV, Super Steady yang diperbarui, dan alat penyuntingan AI bawaan.

5. Xiaomi 17 Ultra

Xiaomi 17 Ultra mempertahankan modul kamera bundar dengan sistem empat kamera hasil kerja sama Leica. Kamera utamanya memakai sensor tipe 1 inci dengan apertur variabel, ditemani tiga kamera 50MP untuk ultrawide, telefoto 3x, dan periskop 5x.

Chip Surge milik Xiaomi menangani pemrosesan gambar dengan karakter warna serta kontras khas Leica dan minim shutter lag. Photography Kit tambahan menyediakan casing dengan tombol rana dua tahap, tuas zoom, serta ulir filter 67mm.

6. Google Pixel 10 Pro XL

Google Pixel 10 Pro XL mengusung kamera utama 50MP, ultrawide 48MP, dan telefoto 48MP dengan zoom optik 5x. Kekuatan utamanya berada pada fotografi komputasional melalui chip Tensor G5 dan imaging signal processor khusus.

Fitur Camera Coach memberi saran komposisi dan pencahayaan secara langsung di perangkat, sementara Auto Best Take dan Magic Cue membantu penyempurnaan foto grup maupun aksi. Ponsel ini turut mendukung 100x Pro Res Zoom serta video 8K lewat pemrosesan Video Boost.

7. Vivo X300 Pro

Vivo X300 Pro menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan kemampuan telefoto kelas tinggi tanpa memilih varian Ultra. Ponsel ini menjadi perangkat pertama dengan sensor utama Sony LYT828 50MP, dipadukan dengan ultrawide 50MP dan telefoto periskop 200MP yang sama seperti X300 Ultra.

Chip pencitraan ganda V3+ dan VS1 digunakan untuk perekaman video portrait sinematik 4K HDR. Perangkat ini juga kompatibel dengan teleconverter Zeiss 2,35x, sehingga aksesori lensa fisik tetap dapat dimanfaatkan pada model yang lebih ringkas.

Source: www.gizmochina.com
Terkait