Persija Jakarta memastikan Andritany Ardhiyasa tetap menjadi bagian tim untuk musim 2026/2027. Perpanjangan kontrak satu musim ini mempertahankan sosok kapten sekaligus kiper veteran di tengah persaingan ketat posisi penjaga gawang.
Keputusan tersebut menempatkan Andritany bukan hanya sebagai opsi di bawah mistar, melainkan figur penting untuk stabilitas ruang ganti Macan Kemayoran. Pengalamannya diharapkan membantu pemain muda dan rekrutan baru beradaptasi dengan kebutuhan tim yang memburu target tertinggi.
Pengalaman Panjang di Bawah Mistar Persija
Andritany telah membela Persija sejak 2010 dan menjadi salah satu ikon klub selama 16 tahun pengabdiannya. Dalam periode itu, ia mencatatkan sekitar 278 penampilan pada berbagai kompetisi resmi serta membukukan 94 kali clean sheet.
| Catatan | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Penampilan bersama Persija | Sekitar 278 | Berbagai kompetisi resmi |
| Clean sheet | 94 | Selama membela Persija |
| Penampilan musim 2025/2026 | 11 | Lima kali nirbobol |
| Caps Tim Nasional Indonesia senior | 17 | Level internasional |
Pada musim 2025/2026, Andritany tampil dalam 11 pertandingan meski kompetisi di posisi kiper semakin ketat. Ia menorehkan lima pertandingan tanpa kebobolan, sebuah kontribusi yang tetap dinilai vital bagi skema pertahanan Persija Jakarta.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa perannya tidak semata ditentukan oleh jumlah laga yang dimainkan. Keberadaannya juga memberi Persija pemain berpengalaman yang memahami tekanan dan tuntutan sebagai kapten di klub ibu kota.
Loyalitas dan Kepemimpinan Jadi Pertimbangan
Presiden Persija Mohamad Prapanca menyebut loyalitas, kepemimpinan, dan pengaruh positif Andritany sebagai alasan utama manajemen memperpanjang masa baktinya. Menurut keterangan resmi yang dikutip mediaindonesia.com, kualitas teknis sang kiper berjalan seiring dengan pemahamannya terhadap filosofi klub.
“Andritany adalah sosok yang sangat memahami Persija. Loyalitas, kepemimpinan, dan pengaruh positifnya di dalam tim menjadi alasan kami mempertahankannya untuk satu musim lagi,” ujar Prapanca dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).
Prapanca menilai kiper berusia 34 tahun itu memiliki peran krusial dalam menjaga kondisi ruang ganti. Andritany diharapkan dapat menjadi mentor bagi pemain-pemain muda sekaligus mendukung proses penyesuaian pemain baru di dalam skuad.
Perpanjangan ini juga menjaga kesinambungan karakter tim menjelang musim baru. Persija memiliki pemain yang sudah lama mengenal lingkungan klub, tuntutan suporter, serta dinamika kompetisi yang akan dihadapi sepanjang 2026/2027.
Trofi dan Pengalaman Internasional
Selama kariernya di Jakarta, Andritany ikut mempersembahkan gelar Liga 1 dan Piala Presiden pada 2018. Ia juga menjadi bagian dari tim yang meraih Piala Menpora 2021, menambah daftar pencapaiannya bersama Persija.
Di level internasional, Andritany mengoleksi 17 caps bersama Tim Nasional Indonesia senior. Pengalaman tersebut menambah nilai bagi Persija, terutama dalam perannya sebagai pemain senior yang dapat memberi contoh di dalam maupun di luar lapangan.
Dengan kontrak baru ini, Persija mempertahankan salah satu pemain yang paling lama mengabdi di dalam skuad. Kontribusi Andritany pada musim mendatang akan diharapkan hadir melalui performa di lapangan, kepemimpinan sebagai kapten, dan perannya menjaga kesiapan tim menuju persaingan jalur juara.
Source: mediaindonesia.com






