Kemunculan ponsel lipat yang diduga Galaxy Z Fold 8 di tangan J-Hope BTS membuat bocoran perangkat Samsung ini mendapat perhatian baru. Perangkat berwarna ungu itu terlihat saat sesi soundcheck BTS World Tour di Paris, menjelang Galaxy Unpacked pada Rabu (22/7/2026).
Video yang beredar di Instagram dan X memperlihatkan J-Hope memegang sekaligus merekam dengan ponsel tersebut dari beberapa sudut. Namun, perangkat tidak terlihat dibuka sehingga tampilan layar utama dan identitas modelnya belum dapat dipastikan.
Desain Lebih Lebar Jadi Perubahan Penting
Bentuk perangkat dalam video itu disebut selaras dengan render yang sebelumnya beredar. Salah satu perubahan yang ramai dibicarakan adalah bodi Galaxy Z Fold 8 yang diperkirakan lebih lebar daripada generasi sebelumnya.
Seri Galaxy Z Fold selama ini dikenal memiliki layar penutup yang relatif sempit bagi sebagian pengguna. Dimensi baru itu dikabarkan akan membuat aktivitas mengetik, membaca dokumen, membalas pesan, dan menjelajah internet lebih nyaman saat ponsel masih terlipat.
Samsung telah lama memiliki kemitraan promosi dengan BTS, sehingga perangkat yang dipakai J-Hope diduga berasal dari kerja sama tersebut. Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung mengenai model ponsel yang muncul dalam rekaman itu.
Menurut 9to5Google yang dikutip Beritasatu, kemunculan perangkat ini terjadi saat latihan konser di Paris. Momen tersebut menambah sinyal bahwa Samsung sedang menyiapkan generasi baru ponsel lipatnya untuk diperkenalkan dalam waktu dekat.
Bocoran Layar, Kamera, dan Performa
Galaxy Z Fold 8 disebut akan membawa layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3 dan resolusi QHD+. Layar penutupnya diperkirakan berukuran 5,5 inci, memakai rasio 16:10, serta tetap mengusung resolusi QHD+.
Di sektor kamera, model reguler disebut memakai dua kamera belakang. Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan bukaan f/1.8, didampingi kamera ultrawide 50 MP dengan bukaan f/1.9.
Kamera depan 10 MP dengan bukaan f/2.2 dikabarkan tersedia pada layar luar dan layar utama. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra diproyeksikan membawa tiga kamera belakang dengan kemampuan fotografi yang lebih lengkap.
Untuk performa, perangkat ini dirumorkan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chip tersebut disebut akan dipadukan dengan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB.
Baterai berkapasitas 4.800 mAh juga dikabarkan akan mendukung Galaxy Z Fold 8. Samsung disebut tetap mempertahankan pengisian daya kabel 45W dan pengisian nirkabel 15W.
| Model/Varian | Penyimpanan | Harga Bocoran Eropa |
|---|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 | 256 GB | 1.999 euro |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 256 GB | 2.199 euro |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 512 GB | 2.399 euro |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 1 TB | 2.799 euro |
Harga Reguler Disebut Lebih Rendah dari Pendahulunya
Bocoran harga Eropa menempatkan Galaxy Z Fold 8 versi 256 GB pada angka 1.999 euro. Angka itu lebih rendah dibanding harga awal Galaxy Z Fold 7 versi 256 GB yang sebelumnya dipasarkan seharga 2.099 euro di Eropa.
Strategi itu berpotensi memisahkan posisi model reguler dan Ultra dengan lebih tegas. Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan menjadi pilihan paling premium, dengan baterai lebih besar serta opsi RAM dan penyimpanan yang lebih tinggi.
Harga tersebut masih berupa bocoran dan dapat berbeda untuk setiap wilayah pemasaran, termasuk Indonesia. Kenaikan biaya memori dan chip berperforma tinggi untuk kebutuhan AI disebut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi harga perangkat premium.
Dimensi Ringkas dan Opsi Warna Ultra
Dalam kondisi terlipat, Galaxy Z Fold 8 diperkirakan memiliki dimensi 123,9 x 81,9 x 9,7 mm. Saat dibuka, perangkat ini disebut setebal sekitar 4,5 mm dengan ukuran 123,9 x 161,4 mm dan bobot sekitar 201 gram.
Untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra, pembocor Setsuna Digital menyebut empat warna yang disiapkan adalah black, white, purple, dan green. Warna hijau disebut akan menjadi pilihan eksklusif yang dijual melalui toko online resmi Samsung.
Rangkaian bocoran ini masih perlu menunggu pengumuman Samsung untuk memperoleh kepastian. Namun, kemunculan perangkat di tangan J-Hope memberi perhatian tambahan pada perubahan desain lebar, segmentasi Ultra, dan kemungkinan harga awal yang lebih rendah untuk model reguler.
