Akuisisi Warner Bros. Discovery oleh Paramount Skydance Ditahan Hakim, Nasib Deal Jadi Tanda Tanya

Rencana Paramount Skydance mengakuisisi Warner Bros. Discovery mendadak tertahan setelah seorang hakim federal di Amerika Serikat mengabulkan permintaan perintah penahanan sementara. Putusan ini menghentikan penutupan transaksi selama 14 hari dan membuka babak baru dalam sengketa antimonopoli di industri hiburan Hollywood.

Penundaan tersebut datang ketika Paramount Skydance sebelumnya disebut telah memenangkan persaingan penawaran atas Warner Bros. Discovery, yang membuat Netflix keluar dari proses. Namun, kemenangan dalam perebutan aset belum berarti merger itu dapat langsung diselesaikan.

Gugatan dari 12 negara bagian

Permintaan untuk menghentikan transaksi diajukan oleh jaksa agung dari 12 negara bagian di AS. Hakim Distrik AS Araceli Martinez-Olguin dari Pengadilan Distrik California Utara kemudian mengabulkan permohonan restraining order sementara itu.

Para penggugat dipimpin oleh Jaksa Agung California Rob Bonta. Mereka mengajukan gugatan untuk memblokir merger pada 13 Juli dengan alasan transaksi tersebut berpotensi menghapus persaingan di Hollywood.

Dalam gugatan itu, kelompok jaksa agung tersebut menilai penggabungan perusahaan dapat memicu harga lebih tinggi, kualitas lebih rendah, serta pilihan konten film dan televisi yang lebih sedikit. Mereka juga berpendapat bahwa kesepakatan ini melanggar hukum federal yang melarang merger yang kemungkinan besar mengurangi persaingan secara substansial.

Pihak atau WilayahStatus Terkait Transaksi
Departemen Kehakiman ASTelah menyetujui transaksi
AustraliaRegulator telah menyetujui transaksi
ChinaRegulator telah menyetujui transaksi
Pengadilan Distrik California UtaraMenahan penutupan transaksi selama 14 hari

Menurut laporan GSMArena, masa penahanan ini akan berlangsung hingga sidang berikutnya yang dijadwalkan pada 3 Agustus. Dalam sidang itu, hakim akan mempertimbangkan permohonan preliminary injunction dari para jaksa agung negara bagian.

Jika preliminary injunction dikabulkan, transaksi dapat dibekukan lebih lama, yakni sampai persidangan selesai. Artinya, proses akuisisi tidak hanya menghadapi penundaan administratif, tetapi juga berisiko masuk ke sengketa hukum yang lebih panjang.

Paramount Skydance Menolak Tuduhan Antikompetitif

Paramount Skydance tidak sependapat dengan dasar gugatan tersebut. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan kepada NBC News bahwa perusahaan yakin bukti yang ada akan menunjukkan argumen antimonopoli para jaksa agung tidak berdasar.

“We are confident the evidence will demonstrate that the state AGs’ antitrust arguments are without merit as their alleged markets and claims of anticompetitive effects are without any basis in modern market realities,” kata juru bicara Paramount Skydance. Pernyataan itu menegaskan perusahaan akan mempertahankan pandangannya bahwa klaim dampak persaingan dari penggugat tidak sesuai dengan kondisi pasar modern.

Persetujuan dari Departemen Kehakiman AS serta regulator di Australia dan China belum cukup untuk menjamin transaksi dapat segera ditutup. Kesepakatan ini juga disebut masih berpotensi menghadapi proses persetujuan yang tidak mudah di Uni Eropa dan Inggris.

Kasus ini membuat arah akuisisi Warner Bros. Discovery bergantung pada perkembangan di pengadilan California dalam waktu dekat. Hasil sidang 3 Agustus akan menentukan apakah penundaan dua pekan berubah menjadi pembekuan transaksi hingga akhir persidangan.

Source: www.gsmarena.com
Terkait