Xiaomi telah menyelesaikan pengembangan HyperOS 2 dan kini mengalihkan seluruh fokusnya ke sistem operasi generasi berikutnya, HyperOS 3. Informasi ini pertama kali terungkap melalui aplikasi umpan balik pengguna Xiaomi, di mana seorang anggota tim pengembang mengonfirmasi bahwa tidak akan ada lagi pembaruan penyempurnaan untuk HyperOS 2. Perusahaan kini mengarahkan seluruh sumber dayanya untuk memastikan peluncuran HyperOS 3 tepat waktu dan sesuai ekspektasi pengguna.
Perpindahan Fokus ke HyperOS 3 dan Android 16
HyperOS 3 dikabarkan akan dibangun di atas basis Android 16, menjadikannya salah satu pembaruan sistem paling signifikan dari Xiaomi. Beberapa peningkatan utama yang disebutkan oleh tim pengembang meliputi peningkatan kelancaran animasi dan efek visual, responsivitas sistem yang lebih cepat, antarmuka pengguna yang lebih halus, serta pengalaman pengguna yang dioptimalkan. Meskipun sebagian dari deskripsi tersebut terdengar abstrak, pengguna berharap pembaruan ini membawa perbaikan nyata terhadap performa dan stabilitas sistem.
Menariknya, Xiaomi juga mempertimbangkan untuk menamai sistem operasi baru ini sebagai HyperOS 26, agar sejalan dengan tahun peluncurannya, yakni 2026. Hal ini bisa menjadi bagian dari strategi branding jangka panjang untuk menyelaraskan nama OS dengan tahun perilisannya.
HyperOS 2 Dinyatakan Selesai
HyperOS 2 telah dianggap rampung karena semua perangkat yang memenuhi syarat telah menerima pembaruan tersebut. Oleh karena itu, Xiaomi tidak lagi akan memberikan pembaruan fungsional atau peningkatan pada versi ini. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan kini bergerak lebih agresif dalam pengembangan OS berikutnya, tanpa mempertahankan dukungan panjang terhadap versi sebelumnya.
Keputusan ini juga berimbas pada penonaktifan dukungan perangkat lama. Xiaomi telah mengumumkan bahwa sembilan perangkat akan menerima pembaruan keamanan terakhirnya pada September tahun ini. Setelah itu, dukungan resmi untuk perangkat-perangkat tersebut akan dihentikan.
Daftar 9 Perangkat Xiaomi yang Akan Berakhir Dukungan Resminya:
Redmi A1
Redmi A1+
Poco C50
Xiaomi 11T
Xiaomi 11T Pro
Mi 11 Lite 5G NE
Mi 11 LE
Poco M5
Redmi 11 Prime 4G
Perangkat-perangkat ini tidak akan menerima pembaruan sistem atau patch keamanan setelah bulan September 2025. Keputusan ini sejalan dengan siklus hidup perangkat Android pada umumnya, yang umumnya menerima dukungan perangkat lunak selama dua hingga tiga tahun setelah peluncuran.
Belum Ada Jadwal Peluncuran Resmi
Meski pengembangan HyperOS 3 telah menjadi prioritas utama, hingga kini Xiaomi belum mengumumkan secara resmi kapan sistem operasi tersebut akan dirilis. Hal ini memunculkan sejumlah spekulasi di kalangan pengguna dan komunitas teknologi mengenai perangkat mana yang akan mendapatkan pembaruan pertama. Jika mengacu pada kebiasaan sebelumnya, lini flagship seperti Xiaomi 14 series atau model terbaru dari sub-brand Redmi dan Poco kemungkinan besar akan menjadi yang pertama merasakan sistem operasi baru ini.
Pergeseran Strategi Sistem Operasi
Langkah Xiaomi untuk beralih cepat dari HyperOS 2 ke HyperOS 3 menunjukkan arah baru dalam strategi sistem operasi perusahaan. Sebelumnya, MIUI menjadi antarmuka utama Xiaomi selama bertahun-tahun, sebelum digantikan oleh HyperOS yang mulai diluncurkan pada akhir 2023. Dengan pengembangan HyperOS yang lebih agresif dan pemusatan sumber daya, Xiaomi tampaknya ingin memastikan sistem operasinya tetap kompetitif di tengah dominasi Android dan semakin meningkatnya inovasi dari pesaing seperti Samsung dan Oppo.
Dengan berbagai peningkatan yang dijanjikan di HyperOS 3, pengguna setia Xiaomi menaruh harapan besar terhadap stabilitas dan pengalaman pengguna yang lebih mulus. Bagi pemilik perangkat yang tidak lagi mendapatkan dukungan, momen ini mungkin menjadi pertimbangan untuk beralih ke perangkat baru yang siap menerima pembaruan sistem terbaru dari Xiaomi.






