Setelah satu bulan penggunaan intensif, Infinix Hot 60 Pro menunjukan performa yang cukup mengejutkan di kelas harga Rp2 jutaan. Dilengkapi dengan layar AMOLED berukuran 6,67 inci dan refresh rate 144Hz, smartphone ini memberikan pengalaman visual yang lebih unggul dibanding pesaing di rentang harga yang sama. Namun, bagaimana kualitas layar serta performa keseluruhan setelah pemakaian jangka panjang?
Dari pengalaman nyata reviewer kanal YouTube HI TEKNOZZA, Infinix Hot 60 Pro memberikan nilai lebih terutama dari sisi tampilan dan daya tahan baterai. Meski ada beberapa keterbatasan dan bug pada fitur refresh rate, ponsel ini tetap relevan sebagai pilihan mid-range yang menguntungkan.
Desain dan Build Quality yang Ringan
Infinix Hot 60 Pro hadir dengan desain bodi plastik yang tipis dan ringan, memberikan kenyamanan saat digenggam. Susunan kamera belakang dibuat minimalis dan rapi, tanpa mengganggu tampilan. Sayangnya, case bawaan yang hard dan licin kurang memuaskan karena mudah retak meski tidak pernah terjatuh. Pengguna disarankan untuk membeli casing tambahan guna proteksi optimal.
Fitur-Fitur Unggulan yang Jarang Ditemukan di Kelas Harga Ini
Smartphone ini menawarkan empat fitur spesial yang tidak banyak tersedia di segmen Rp2 jutaan. Pertama, adanya infrared blaster yang memudahkan kontrol perangkat elektronik lain seperti TV. Kedua, jack audio 3,5 mm yang kini semakin jarang hadir. Ketiga, triple slot dedicated memungkinkan penggunaan dua SIM card dan microSD secara simultan. Terakhir, fitur one tap button multifungsi yang memudahkan akses berbagai fungsi dengan cepat, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna.
Layar AMOLED 6,67 Inci Cerah dengan Resolusi Full HD+
Layar AMOLED smartphone ini cukup cerah dan nyaman dipakai di luar ruangan berkat mode outdoor khusus. Meski klaim resolusi 1,5K muncul, sebenarnya resolusi yang digunakan hanya Full HD+ (1080 x 2400 piksel). Resolusi 1,5K dicapai melalui teknologi upscale berbasis perangkat lunak yang kurang sempurna. Namun, kualitas visualnya cukup memuaskan untuk kebutuhan sehari-hari.
Refresh Rate 144Hz: Potensi dan Tantangan
Refresh rate 144Hz hanya aktif di beberapa bagian sistem seperti menu pengaturan, SMS, dan panggilan telepon. Saat menjalankan aplikasi umum seperti game dan media sosial, refresh rate maksimal hanya 90Hz saja. Pengaturan dynamic refresh rate masih belum optimal dan terdapat bug yang mengganggu kestabilan tampilan. Developer diharapkan memberikan pembaruan perangkat lunak untuk memperbaiki masalah ini.
Performa Gaming dan Multitasking yang Memadai
Mengandalkan chipset Helio G200, Infinix Hot 60 Pro tampil dengan performa yang mirip dengan generasi sebelumnya, Helio G100. Device ini sanggup menjalankan game ringan hingga menengah dengan lancar. Contohnya, game berat seperti Delta Force dan Genshin Impact mampu berjalan pada kisaran frame rate antara 40 hingga 47 fps. Suhu ponsel saat gaming hanya mencapai sekitar 40 derajat Celsius, menandakan sistem pendingin cukup efisien.
Kualitas Kamera yang Bersahaja
Kamera utama 48 MP menghasilkan foto dengan warna natural dan nyaman dijadikan koleksi. Namun, dynamic range dan detail foto perlu peningkatan, khususnya dalam kondisi pencahayaan minim. Video dapat direkam hingga resolusi 2K pada 30 fps, meski stabilisasi video hanya tersedia pada Full HD 30 fps. Penggunaan mikrofon tunggal menyebabkan kualitas suara saat merekam video kurang maksimal.
Kesimpulan Sementara Tanpa Kata Penutup
Infinix Hot 60 Pro menghadirkan kombinasi fitur andal seperti layar AMOLED cerah, refresh rate tinggi, baterai tahan lama, dan fitur lengkap dalam harga yang sangat kompetitif sekitar Rp2 jutaan. Keterbatasan dalam hal bug refresh rate dan kualitas kamera standar masih bisa dimaklumi mengingat segmen harga yang dituju. Smartphone ini tetap menjadi opsi menarik yang layak dipertimbangkan oleh konsumen yang mencari ponsel mid-range dengan performa seimbang dan fitur unik.







