Xiaomi resmi memperkenalkan Mijia Instant Hot Water Purifier 2 Pro dalam dua varian baru, yakni 1200G dan 1600G. Perangkat ini sudah masuk masa pre-sale di China dan menarik perhatian karena menggabungkan fungsi pemurni air dengan kemampuan memanaskan air secara instan.
Varian 1200G dipasarkan seharga 3.699 yuan atau sekitar Rp8,9 juta, sedangkan varian 1600G dijual 4.299 yuan atau sekitar Rp10,4 juta. Xiaomi menempatkan produk ini sebagai solusi rumah tangga yang tidak hanya menyediakan air minum bersih, tetapi juga air panas siap pakai dalam satu perangkat.
Air panas tanpa menunggu lama
Fitur utama perangkat ini terletak pada teknologi Dual Instant Heating 3.0. Sistem tersebut memanaskan air secara real time, sehingga pengguna tidak perlu menunggu proses pemanasan yang lama saat membutuhkan air panas.
Xiaomi menyebut aliran air panas yang dihasilkan mencapai 1,5 liter per menit. Kapasitas ini cocok untuk kebutuhan harian seperti menyeduh teh, menyiapkan susu bayi, atau memasak dalam porsi kecil di rumah.
Dalam mode pertukaran panas, perangkat ini juga disebut mampu mengeluarkan hingga 10 liter air bersuhu 95 derajat Celsius tanpa terputus. Kemampuan ini memperlihatkan fokus Xiaomi pada kecepatan dan kestabilan suplai air panas untuk penggunaan keluarga.
Pengaturan suhu lebih presisi
Xiaomi membekali purifier ini dengan teknologi zero cold water untuk menjaga suhu air tetap akurat. Tingkat presisi suhu disebut berada di kisaran plus minus 3 derajat Celsius, sehingga hasil air panas lebih konsisten saat digunakan.
Pengguna mendapatkan empat pilihan suhu bawaan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Selain itu, suhu juga dapat diatur secara manual dari 40 derajat hingga 90 derajat Celsius dengan kenaikan 1 derajat.
Pengaturan detail seperti ini memberi fleksibilitas bagi pengguna yang memerlukan suhu berbeda untuk minuman atau keperluan dapur. Sistem ini membuat perangkat lebih relevan bagi keluarga dengan kebutuhan air yang beragam.
Dua keran, dua jalur air terpisah
Salah satu pembeda utama dari produk ini ada pada sistem dua keran dengan jalur air yang terpisah. Xiaomi merancangnya untuk mengurangi risiko kontaminasi silang antara air minum dan air untuk kebutuhan lain.
Keran bagian atas digunakan khusus untuk air minum dengan tingkat pemurnian kelas bayi. Sementara itu, keran bawah menyalurkan air tersaring untuk memasak dan aktivitas rumah tangga lainnya.
Desain ini memberi pembagian fungsi yang lebih jelas dalam satu perangkat. Dengan begitu, pengguna dapat menyesuaikan jenis air yang diambil tanpa mencampur jalur distribusi.
Sistem filtrasi berlapis
Untuk proses penyaringan, Xiaomi menggunakan membran RO impor dengan tingkat presisi 0,0001 mikron. Teknologi ini diklaim mampu menyaring hingga 145 jenis kontaminan, termasuk logam berat, bakteri, virus, dan polutan organik.
Perangkat ini juga memakai filter karbon aktif dari tempurung kelapa Sri Lanka. Komponen tersebut berfungsi mengurangi bau dan kandungan klorin agar rasa air terasa lebih segar.
Dari sisi daya tahan, filter diklaim mampu digunakan hingga delapan tahun. Kapasitas penyaringannya mencapai sekitar 29,2 ton air, sehingga cocok untuk penggunaan rumah tangga jangka panjang.
Dibuat untuk pemantauan harian
Untuk memudahkan pengguna, Xiaomi menambahkan layar LCD berwarna di bagian depan perangkat. Layar ini menampilkan suhu dan kualitas air secara langsung, sehingga kondisi alat bisa dipantau dengan cepat.
Purifier ini juga mendukung Xiaomi HyperOS Connect. Melalui aplikasi Mijia, pengguna bisa mengatur perangkat, mengecek status filter, dan memantau penggunaan secara lebih praktis dari ponsel.
Xiaomi turut menambahkan panduan suara serta lampu cincin sensitif suhu untuk mendukung kenyamanan penggunaan. Pada varian 1200G, debit air awal tercatat 3,65 liter per menit, sedangkan model 1600G mencapai 4,46 liter per menit, sehingga keduanya menawarkan performa yang berbeda sesuai kebutuhan rumah tangga.







