Infinix kembali menarik perhatian di pasar perangkat rumah dengan menghadirkan Google TV X5L 43 inci yang dibanderol di kisaran Rp2 jutaan. Di kelas harga ini, TV pintar tersebut mencoba menawarkan kesan premium lewat desain frameless, bingkai metal, dan dukungan fitur suara yang biasanya lebih identik dengan produk papan atas.
Model ini hadir saat Infinix makin agresif memperluas lini produknya di luar smartphone. Kehadirannya menyasar pengguna yang ingin TV fungsional untuk ruang tamu atau kamar, tanpa harus masuk ke kelas harga yang lebih tinggi.
Desainnya tampil lebih mahal dari banderolnya
Infinix memakai material metal pada bingkai tiga sisi TV ini. Sentuhan itu membuat tampilannya terasa lebih kokoh dan modern dibanding banyak TV murah yang masih didominasi plastik.
Konsep frameless juga memberi kesan layar lebih luas saat dinyalakan. Kaki penyangga masih menggunakan plastik, tetapi TV ini tetap mendukung pemasangan bracket dinding untuk tampilan yang lebih rapi dan minimalis.
Panel Full HD dan HDR10 jadi daya tarik utama
Untuk urusan visual, X5L membawa panel 43 inci dengan resolusi Full HD. Meski belum 4K, kombinasi ini dinilai cukup menarik untuk penggunaan harian di rumah, terutama di kelas harga Rp2 jutaan.
Tingkat kecerahannya mencapai 250 nits dan disebut sudah memadai untuk ruangan indoor atau kamar. Dukungan HDR10 juga aktif saat memutar konten di YouTube atau Netflix, sehingga kontras warna terasa lebih luas.
TV ini juga sudah mengantongi Widevine L1. Artinya, pengguna dapat menikmati streaming film di platform legal dengan resolusi maksimal tanpa hambatan yang umum terjadi pada perangkat tanpa sertifikasi tersebut.
Perintah suara menjadi nilai jual yang menonjol
Sebagai Google TV, X5L datang dengan smart remote minimalis yang punya tombol pintasan ke YouTube, Netflix, dan Prime Video. Fitur ini mempersingkat akses ke layanan hiburan yang paling sering dipakai pengguna.
Yang paling menonjol, TV ini mendukung perintah suara lewat Google Assistant. Pengguna bisa meminta TV memutar lagu, mengecek cuaca, hingga mematikan perangkat hanya dengan suara.
Respons sistemnya disebut sangat cepat berkat penggunaan chipset MediaTek MT5867 Quad Core terbaru. Kombinasi ini membuat pengalaman navigasi terasa lebih gesit untuk kelas TV murah.
Cukup untuk kebutuhan harian dan hiburan ringan
Di bagian dapur pacu, Infinix membekali TV ini dengan RAM 1GB dan storage 4GB. Kapasitas itu memang tidak besar, tetapi masih cukup untuk navigasi menu dan berpindah aplikasi secara lancar dalam penggunaan normal.
TV ini juga dilaporkan mampu menjalankan game ringan dengan mulus saat dicoba menggunakan controller Xbox. Dukungan Bluetooth 4.2 memudahkan penyambungan perangkat audio tambahan maupun controller game.
Selain itu, Chromecast built-in ikut hadir untuk memudahkan mirroring layar ponsel ke TV tanpa kabel tambahan. Fitur ini membuat X5L lebih praktis untuk presentasi ringan, menonton konten pribadi, atau berbagi tampilan dari smartphone.
Pilihan rasional di kelas harga Rp2 jutaan
Di tengah banyaknya TV murah yang tampil seadanya, Infinix Google TV X5L 43 inci mencoba menonjol lewat kombinasi desain metal, panel Full HD, HDR10, dan kontrol suara. Paket fiturnya membuat perangkat ini terlihat lebih lengkap dibanding harga jualnya.
Meski belum menawarkan resolusi 4K, TV ini diarahkan untuk konsumen yang mengutamakan fitur, tampilan, dan kemudahan penggunaan. Dengan karakter seperti itu, X5L menjadi salah satu opsi yang cukup menarik bagi pengguna yang ingin TV terjangkau tanpa terasa murahan.
