Cinta Laura mengakhiri tahun 2025 dengan cara yang berbeda dari biasanya. Ia memilih menghabiskan tujuh hari terakhir tahun itu untuk bermeditasi di sebuah pusat meditasi di Thailand Utara.
Meditasi yang dijalani Cinta Laura bertujuan menemukan kedamaian dan kebahagiaan dari dalam diri. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan bagian dari praktik agama tertentu, melainkan sebuah upaya universal untuk menenangkan pikiran.
Selama bermeditasi, Cinta Laura duduk bersama orang-orang dari berbagai latar belakang dan negara. Ia menyampaikan bahwa yang menyatukan peserta adalah keinginan untuk berhenti sejenak dan meningkatkan kesadaran diri.
Menurut Cinta, meditasi adalah momen refleksi dan perbaikan diri. Ia berharap praktik ini dapat menumbuhkan kasih sayang, kebijaksanaan, serta ketenangan batin meskipun kemampuannya dalam meditasi belum sempurna.
Cinta Laura juga memberi pesan kepada publik agar memasuki tahun baru dengan kesadaran yang lebih jelas. Ia mengajak orang-orang untuk berani berhenti sejenak dan mendengarkan suara dari dalam diri.
Ia menambahkan bahwa kedamaian dunia sebenarnya berawal dari kedamaian pikiran masing-masing individu. Oleh sebab itu, penting untuk memulai perubahan dengan mengontrol diri sendiri terlebih dahulu.
Pemilihan Thailand Utara sebagai tempat bermeditasi juga menunjukkan tren meningkatnya minat terhadap praktik mindfulness dan kesehatan mental di kalangan artis. Lokasi ini dikenal menawarkan suasana sepi dan alami yang mendukung proses meditasi.
Berikut detail aktivitas Cinta Laura selama tujuh hari di pusat meditasi Thailand Utara:
1. Pelatihan teknik meditasi untuk menenangkan pikiran
2. Berdiam diri dalam keheningan tanpa gangguan teknologi
3. Diskusi bersama peserta dari berbagai negara mengenai makna kedamaian
4. Praktik pernapasan dan fokus pada kesadaran saat ini
5. Refleksi diri setiap hari untuk mengamati perubahan emosi dan pikiran
6. Makan makanan sederhana yang mendukung kekhusyukan meditasi
7. Mengakhiri sesi dengan berbagi pengalaman dan niat positif untuk tahun depan
Dengan cara ini, Cinta Laura tidak hanya sekadar berlibur, tetapi juga menjalani proses pengembangan diri yang mendalam. Metode seperti ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan mental dan mengurangi stres di tengah kesibukan.
Pilihan publik figur seperti Cinta Laura menunjukkan bahwa pencarian ketenangan bukan lagi hal tabu. Justru meditasi dan mindfulness kini jadi kebutuhan universal tanpa batasan agama atau budaya.
Melalui pengalamannya, Cinta Laura mengingatkan masyarakat bahwa kebahagiaan sejati berasal dari kedamaian hati. Kegiatan sederhana seperti berhenti sejenak dan mengamati diri sendiri menjadi kunci untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com